QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II) header
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II) profile picture

Whoever is happy will make others happy too. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ NKRI โค

Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Joined August 2021
Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)Photo by QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (@quez_II)
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
14
21
1
38
3,673
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Benar benar menyesakkan dada Mereka berfoya foya Rakyat dihina Dan dibuat menderita๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
155
1,730
26
4,167
50,072
Separate page tweeps โ˜•๏ธ๐Ÿšฌ met Hari Minggu & Gbu all...๐Ÿ™๐Ÿ˜‡๐Ÿ™
11
3
23
294
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
DUALISME YURISDIKSI DAN KRISIS SUPREMASI SIPIL Keadilan tidak boleh memiliki dua wajah dalam satu negara hukum. Perdebatan di Mahkamah Konstitusi yang menghadirkan pandangan Zainal Arifin Mochtar dan Al Araf kembali menyoroti persoalan lama yang belum juga tuntas: dualisme yurisdiksi dalam peradilan militer. Persoalan ini bukan sekadar teknis hukum, tetapi menyentuh fondasi relasi antara militer dan sipil dalam negara demokratis. Dalam sistem yang ideal, batasnya seharusnya jelas. Tindak pidana militer diadili di peradilan militer, sementara tindak pidana umum diadili di peradilan umum. Namun dalam praktik, batas ini kerap kabur. Ketika militer terlibat dalam perkara yang bersentuhan dengan masyarakat sipil, terjadi tarik-menarik kewenangan yang membuka ruang tafsir yang tidak seragam. Di sinilah letak masalah utama. Dualisme yurisdiksi bukan hanya menciptakan kebingungan, tetapi juga membuka peluang penyalahgunaan. Ketika forum peradilan dapat ditentukan berdasarkan kepentingan atau tafsir tertentu, maka prinsip kesetaraan di depan hukum menjadi rentan tergeser. Kondisi ini semakin sensitif ketika dihadapkan pada realitas sosial saat ini. Di tengah persepsi publik tentang menguatnya peran militer dalam ruang sipil, ketidakjelasan yurisdiksi hukum justru memperbesar kekhawatiran. Hukum tidak lagi dilihat sebagai batas yang tegas, tetapi sebagai ruang yang dapat dinegosiasikan. Padahal arah reformasi sudah jelas sejak lama. Melalui berbagai ketentuan pascareformasi, militer seharusnya tunduk pada peradilan umum untuk tindak pidana umum. Namun tanpa implementasi yang konsisten, norma tersebut hanya berhenti sebagai prinsip, bukan sebagai praktik. Dalam konteks ini, Mahkamah Konstitusi memiliki peran penting untuk memberikan tafsir yang tegas dan tunggal. Bukan kompromi yang membuka ruang baru, tetapi batas yang jelas antara yurisdiksi militer dan sipil. Tanpa kejelasan ini, dualisme akan terus menjadi celah yang merusak kepercayaan publik. Pada akhirnya, persoalan ini bukan hanya tentang hukum, tetapi tentang arah negara. Supremasi sipil tidak cukup dinyatakan, tetapi harus ditegakkan melalui sistem hukum yang konsisten. Jika tidak, maka keadilan akan terus berada di antara dua pintu, tanpa pernah benar-benar berdiri di satu arah yang pasti. cnnindonesia.com/nasional/20โ€ฆ
4
6
111
Koq bisa sih...?? โ˜๏ธ๐Ÿ™„๐Ÿ‘Œ #MenujuIndonesiaAmbyar ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
2
6
12
188
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Dukungan demo lengserkan Gub Kaltim terus bertambah, kemarin di Untag skrng di Unmul. Sebelumnya hanya aliansi perjuangan masyarakat Kaltim skrng ditambah para mahasiswa. Dari Pati lanjut di Kaltim, Jastip Jokowi hancur.๐Ÿคญ Prakondisi rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang bakal digelar di Kota Samarinda pada Selasa 21 April 2026. Ratusan mahasiswa menyanyikan lagu "buruh tani" untuk membakar semangat para demonstran dan calon demonstran yang akan bergabunng. Nyanyian perjuangan ini dilakukan di kawasan Universitas Mulawarman (Unmul) pada Rabu 15 April 2026 malam.
Pemprov Kaltim gagal menghadang.๐Ÿ˜Š Mahasiswa siap bergabung dgn Aliansi perjuangan masyarakat Kaltim di demo gubernur Kaltim 21 April. Kepala daerah titipan Mulyono satu persatu kena masalah.๐Ÿ”ฅ SAMARINDA - Gelombang pergerakan mahasiswa di Kalimantan Timur kian menguat. Mahasiswa dari berbagai kampus di Samarinda menyatakan sikap tegas untuk bergabung bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim dalam rencana aksi besar yang akan digelar dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan usai konsolidasi yang berlangsung pada Senin malam, 13 April 2026, di Kampus UNTAG Samarinda. Dalam forum tersebut, para mahasiswa sepakat untuk menyatukan barisan dan memperkuat gerakan kolektif sebagai bentuk respons terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Kalimantan Timur. Konsolidasi ini menjadi momentum penting dalam membangun kekuatan bersama antara mahasiswa dan elemen masyarakat sipil.
14
67
4
151
16,542
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Melawan pembully, siswi SMAN 2 Bekasi dijadikan tersangka. Keluarga pembully minta uang damai 200 juta untuk cabut laporan. Kronologi: Korban mengalami perundungan sejak pertama kali masuk sekolah pada Juli 2025. Bentuk perundungan yang dialami meliputi tindakan verbal maupun nonverbal. Insiden memuncak pada 6 Februari 2026 di lingkungan sekolah saat waktu istirahat EQ tibaยฒ dijambak oleh ANF. EQ yang tengah memegang ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) melakukan perlawanan dengan memukul kepala ANF secara spontan untuk melepaskan diri dari jambakan. Tak terima dipukul, pembully (ANF) mengadu ke orang tua dan melaporkan EQ ke polisi. Ini kalo gak viral, EQ tidak akan mendapat keadilan. Bantu sebarkan kawan!! ๐Ÿ™๐Ÿผ
65
501
12
678
13,168
T : Duitnya dari mana...?? J : Pokonyah addaa... Fakk ๐Ÿ–•
3
5
65
Keluarga almarhum tidak hanya berduka atas kepergian Reza, tetapi juga kecewa dengan kondisi barang yang dipulangkan sudah di acak2 dan banyak barang yang hilang. Kalian kalau niat jadi Maling jangan kerja, nyusahin rakyat, bikin jelek negara juga
89
508
10
1,474
92,205
:: Zulhasyu : "Tugas rakyat hanya satu yaitu bayar pajak, tidak seharusnya ikut campur urusan pemerintah." Lha ndasmu.! โ€ขโ€ข
3,130
3,204
1,318
8,065
580,575
Selamat fagi...โ˜•๏ธ๐Ÿšฌ Mari berkebon dihalaman rumah...๐Ÿ…๐ŸŒถ๐Ÿฅฆ๐ŸŒฝ๐Ÿฅ• #TGIF โค๏ธโ˜ฎ๏ธ
7
3
15
300
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Ini Menteri apa Preman sih ? ASN itu mengabdi ke masyarakat bukan ke Prabowo. Sekarang kalo dibalik : gmna kalo Presiden tidak sejalan dg rakyatnya ? _____ FH UI Pelaku KS
285
851
78
1,747
87,615
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Ini asli bocah ajaib, keren.๐Ÿ‘๐Ÿผ ๐ŸŽฅ tt @mizizoywyvz
6
5
1
19
804
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Musuh terberat polantas nakal di kota Medan adalah si Nainggolan ini๐Ÿ˜†
211
612
31
2,717
65,853
Pria sawit mana berani ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ
102
728
33
2,898
99,302
Selamat pagi...๐Ÿ™โค๏ธโ˜ฎ๏ธ Abis ngopi kuterus mandi...โ˜•๏ธ๐Ÿšฌ
4
2
19
249
Makin jelas tujuannya kaan...2029 masih lama lho...?? โ˜๏ธ๐Ÿ™„๐Ÿ–• google.com/amp/s/nasional.siโ€ฆ
2
2
2
7
206
Paman Usman berkata...bacot...๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ
31
19
6
54
8,342
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
Gaji atau usaha kena PPh Beli barang atau jasa kena PPN Beli/jual rumah kena Pajak jual beli jg masih kena PP Punya kendaraan keba pajak Nyimpen duit di bank bunganya kena pajak Semuanya kena pajak Cari kerja sendiri Giliran ngritik pemerintah dibilang hai antek antek asing
71
1,820
19
3,927
67,735
QUEZ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ retweeted
GUNUNG ES KORUPSI DAN ILUSI PENINDAKAN Semakin banyak yang tertangkap, semakin terlihat bahwa masalahnya belum selesai. Dalam kurun waktu Januari hingga April 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan sedikitnya sepuluh operasi tangkap tangan terhadap pejabat publik, termasuk beberapa kepala daerah. Di satu sisi, ini patut diapresiasi sebagai bukti bahwa penegakan hukum tetap berjalan. Namun di sisi lain, angka tersebut justru menyisakan kegelisahan yang lebih dalam. Bagi publik, fenomena ini menghadirkan dua wajah sekaligus. Penindakan yang masif menunjukkan keseriusan aparat, tetapi juga membuka kenyataan bahwa praktik korupsi masih terjadi secara luas. Bahkan tidak sedikit yang terjerat justru mereka yang baru saja dilantik dan telah diingatkan secara terbuka untuk menjaga integritas. Di titik ini, muncul kesadaran yang tidak nyaman. Korupsi tidak lagi dipandang sebagai penyimpangan individu, tetapi sebagai pola yang terus berulang. Seolah-olah setiap penangkapan hanya menggantikan pelaku, bukan menghentikan praktiknya. Fenomena ini sering diibaratkan sebagai gunung es. Apa yang terlihat di permukaan hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan masalah. Operasi tangkap tangan menunjukkan bagian yang tampak, tetapi di bawahnya masih ada struktur yang jauh lebih besar dan belum tersentuh. Lebih jauh lagi, persepsi publik mulai bergeser. Muncul anggapan bahwa yang tertangkap bukanlah satu-satunya pelaku, melainkan hanya mereka yang kebetulan terungkap. Ketika keyakinan seperti ini menguat, maka yang terancam bukan hanya efektivitas penindakan, tetapi juga kepercayaan terhadap sistem secara keseluruhan. Upaya pembinaan, peringatan, bahkan simbol-simbol moral seperti retret bagi kepala daerah ternyata belum cukup untuk menahan niat melakukan penyimpangan. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan tidak berhenti pada kurangnya arahan, tetapi pada integritas yang belum tertanam dan sistem pengawasan yang belum efektif. Pada akhirnya, penindakan tetap penting, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Tanpa pembenahan sistem dan penguatan moral, setiap keberhasilan penangkapan hanya akan menjadi siklus yang berulang. Dan jika itu terus terjadi, maka pemberantasan korupsi akan terlihat berjalan, tetapi tanpa benar-benar menyelesaikan masalahnya. metrotvnews.com/read/NOlC9m8โ€ฆ
3
11
28
778