Kalau mau akuisisi bayan itu kenapa gak perusahaan negara aja yg ambil alih?, kenapa harus perusahaan swasta?, nasionalismenya dimana?
Standalone = berdiri di atas kaki sendiri, bebas dari antek² asing
Bukan Rahasia lagi Ijazah S1/S2 itu bisa di beli, yg penting siap bayar mahal dan ikut kuliah seadanya, formalitas.
"Di MK ini banyak orang punya, ada kasus-kasus di Pilkada yang orangnya punya (ijazah) S1 bahkan S2, tapi enggak tamat SMA, enggak tamat paket C, tapi kok bisa?" kata Arsul Sani
nasional.kompas.com/read/202…
Makin cepat makin baik.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Jubir Gerindra: Menhut Layak Direshuffle Presiden
nasional.sindonews.com/read/…
Wantimpres tolol bajingan dungu
Anggota Wantimpres Rocky Gerung Sebut MBG Perintah Konstitusi: Yang Mengkritik Cuma Sakit Hati
kompas.tv/nasional/696231/an…
10 tahun bapak @jokowi berkuasa, ada berapa banyak operasi politik yg dilakukan untuk down grade reputasi politik seseorang?.
Siapa yg suka menghunus pedang, akan mati di ujung pedang.
Jokowi Sebut Ada Operasi Politik "Downgrade" Reputasi Seseorang
cnnindonesia.com/nasional/20…
kalau Ijazahnya nyata ada, kan operasi politiknya tak akan mempan juga pak @jokowi, tinggal tunjukkan saja & proses hukum semua yg sudah memfitnah bapak dan gibran.
Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah Palsu Dirinya & Gibran
regional.kompas.com/read/202…
Harus tuntas dan gak boleh lama², MK sudah, lalu DKPP, trus proses hukum pidana jika unsurnya terpenuhi, baru ke proses politik di DPR.
DKPP Terima Lima Aduan Terkait Putusan MK soal Ijazah Gibran
nasional.kompas.com/read/202…
Bisa di hukum mati dong?
"Dari perspektif kemanusiaan, tindakan ini merupakan pelanggaran HAM sistemik karena merampas hak hidup dan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat," sambungnya.
nasional.kompas.com/read/202…
Ijazahnya dimana?, sesederhana itu sebenarnya.
Sidang dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di PN Jakarta Timur kembali memanas pada Kamis (15/10/2026).
Momen krusial terjadi saat tim kuasa hukum Dokter Tifa mencecar saksi pelapor dari unsur relawan, Andi Azwan, mengenai bukti fisik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Di hadapan Majelis Hakim, Azwan akhirnya mengakui bahwa dirinya tidak pernah melihat wujud fisik ijazah asli Jokowi secara langsung.
Ia mengonfirmasi hanya pernah melihat hasil scan dokumen pendidikan yang diunggah oleh pihak lain di media sosial/internet.
Dokter Tifa sendiri dijerat pasal berlapis terkait penistaan serta UU ITE atas serangkaian unggahan yang menuding ijazah Jokowi palsu sejak awal 2025.
Pengakuan saksi di persidangan ini pun menjadi sorotan baru dalam perjalanan pembuktian perkara sengketa nama baik tersebut.
Bagaimana pendapat Anda melihat fakta persidangan yang terungkap dari keterangan saksi pelapor ini?
#AndiAzwan #DokterTifa #Jokowi #IjazahPalsu
Baca di sini:
tribunnews.com/nasional/7897…
Andi Sinulingga retweeted
Kena TABOOK...!!!
Kader PSI ini niatnya mengkritik rakyat yang mempermasalahkan ijazah Jokowi dan Gibran.
Tp Prof Effendi Gazali memberikan argumen SKAKMAT pd kader PSI ini. Keren Prof, anda mewakili kami. 🤗🤗
Beneran niyh?
Aku kenal @Uki23 saat sama-sama jadi relawan Ganjar, dia sekjenku di Tegar (Teman Ganjar).😁
Saat PSI beralih dari Ganjar ke Prabowo, dia ikut juga karena infonya dia sudah dikontrak PSI di DPP, dibayar bulanan, kemarin aku tanya soal ini dia nggak jawab2.😁
Tolol, nggak beretika, jilat ludah sendiri, maklumi aja orang juga butuh makan. Jadi betul kata kamu hancur kalau jadi pemimpin, Krn baru jadi politisi di partai kecil aja sudah hancur.😬
Bersama Kita Bisa @Andiarief__ 😊
Bisnis Nasional Proyek Bencana
Negara rawan bencana, malah dananya dikorupsi pejabat BNPB sendiri.
KPK mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk bencana.
“Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Dalam operasi senyap ini, KPK mengamankan 14 orang yang terdiri dari Sekretaris Utama atau Sestama Rustian , pejabat pembuat komitmen, dan pihak-pihak swasta.
Selain itu, lanjut Budi, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia berupa emas.
"Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp1,4 miliar," ujar Budi.
Untuk barang bukti emas, Budi menyebut terdapat emas batangan dan tabungan emas yang ditemukan. Namun, dia belum mengungkapkan jumlah emas yang diamankan.
Adapun kegiatan penyelidikan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.
Ini merupakan OTT KPK ke-22 sepanjang 2026. Adapun operasi pertama pada 2026 ialah kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.
Jadikan Suara.com sumber berita:
Klik google.com/preferences/sourc… & centang sebagai referensi pilihan.
#OTTKPK #BNPB #SekretarisUtama #danabencana RF
Para pelaku kejahatan besar ini akankah di hukum berat?, atau cuma sekedar omon² belaka?. Satu republik bisa di bohongi. 😪
Komisi II DPR Desak KPU Jelaskan Dugaan Pasal Selundupkan untuk Loloskan Gibran
nasional.sindonews.com/read/…
Siapa yg biadab?, orang ini atau orang² yg membawa masalah kecurangan pemilu ke Mahkamah Konstitusi?. Berbulan² lamanya, puluhan ribu anak balita kesulitan bernafas, tapi dia masih omon² saja.












