๐๐ retweeted
adit glempo wes ketemu dan sudah di kasih paham cah cah๐. ybs siap menanggung konsekuensi yang lebih berat bila melakukan kesalahan yang sama dikemudian hari.
๐๐ retweeted
Dab tho gentho, sak durunge dadi gedibal tumbal negoro. Coba wacanen skripsine kancaku bab, Gali dalam pusaran politik Ngayogyakarto iki ben kowe iso do tonat ora malah perang ro wong-wong le berjuang nggo rakyat.
etd.repository.ugm.ac.id/penโฆ
๐๐ retweeted
Audit BPK menemukan kebocoran subsidi KUR hingga puluhan miliar rupiah di tiga bank negara. Dinikmati ribuan aparatur negara.
Juragan kos-kosan kungfu hustle saiki wes mualaf๐ซด๐ผ๐ซณ๐ผ
Replying to @DAristyadi @officialsexl1a
Iki wonge calon morotuone ?
Nur Indah Lestari alias indah mlenuk ?
๐๐ retweeted
Saham anjlok.
Crypto merosot.
Beli emas, koreksi.
Beli obligasi, floating loss.
Pegang cash, nilainya turun.
Mungkin memang lebih baik duitnya dipake memutar roda perekonomian saja (jajan).
๐๐ retweeted
Digoleki ojol karo suporter. Nek dadi aku mending minggat kalimantan 10 taun macak dadi orangutan
๐๐ retweeted
Replying to @jordyysick
Tak damatne, tak eling eling persis ro sopo bul snoop dogg melu ormas
๐๐ retweeted
Dengan yield setinggi ini
Saham susah naik
Negara susah utang (mahal)
Bisnis susah jalan (bunga tinggi)
Rumah susah kebeli (kpr)
Ekonomi melambat
๐๐ retweeted
Yang diperlihatkan suporter belakangan ini buah dr kerja panjang yg gak setahun dua tahun. Masih banyak PR, banyak banget, tapi kemungkinan itu mulai tampak hasilnya. Kerja-kerja pengorganisiran yg dilakukan banyak orang. Beberapa sudah "pensiun", tapi generasi baru terus tumbuh.
๐๐ retweeted
Berterimakasih kepada bapak becak semalam yang mau mengantarkan kami dari malioboro sampai jl letjen suprapto tanpa mau dibayar sepeser pun๐ซก "ati kulo kalih sampean mas"
Pada aksi di Jogja (28/10), juga terdapat elemen Supporter yang turun ke jalan, bahkan bisa dibilang mayoritas dari aksi kemarin di Jogja kemarin adalah kelompok supporter, dan ternyata berlangsung secara alot, bahkan friksi mereka tak hanya dengan Polisi, melainkan (Supporter Jogja pasti ngeh)..
rivalitas diantara mereka tanggalkan, dan boom! kalian liat sendiri kemarin bagaimana mereka "mengorganisir" diri, baik dari pra hingga pasca aksi.
Sepertinya, para supporter di Indonesia mulai perlu bersatu untuk membentuk aksi kolektif guna menyuarakan apa yang perlu disuarakan, di Jogja terbukti untuk setidaknya melakukan perlawanan, bahkan hingga dinihari.
Skill adaptif para supporter ini di atas rata-rata, dengan polemik dan segala hiruk pikuknya, mereka tetap bisa lewati
mengapa supporter bola merupakan elemen yang supperior? jika ditilik dari percakapan Pangeran dan Zen Rs ada benarnya
>Suporter secara konsisten melakukan kerja-kerja kolektif setiap minggu, jauh lebih intens dibanding banyak kelompok masyarakat sipil lainnya
>Hal ini mencakup urusan logistik yang kompleks seperti mengatur transportasi untuk away days (melintasi daerah konflik atau berurusan dengan biaya), berkoordinasi dengan sesama anggota, hingga manajemen rute perjalanan
>Kelompok suporter memiliki kesadaran kolektif yang sangat tajam dalam mengelola dinamika di stadion. Mereka memiliki cara sendiri untuk menjaga solidaritas dan menjalankan aksi di tribun, termasuk taktik untuk membawa atribut (seperti flare atau spanduk) melewati pemeriksaan keamanan yang ketat
>Tidak seperti kelompok lain yang mungkin memerlukan stimulus finansial atau instruksi top-down, suporter bergerak berdasarkan common identity (identitas bersama). Mereka memanfaatkan waktu luang mereka untuk kepentingan yang mereka sadari sendiri
>praktik seperti ini menciptakan sistem jaringan yang tulus dan sulit dikontrol oleh pihak eksternal karena tidak adanya "tanah perjanjian" atau janji imbalan formal di luar kecintaan terhadap klub
setuju dengan perkataan Zen Rs tentang masyarakat sipil yang ingin membentuk front pergerakan, tapi masih belum melirik supporter, maka perlu diperhitungkan ulang.




































