Pinned Tweet
Kenalin Bapak saya, voice talent sejak tahun 80an, judul2 besar sandiwara radio produksi sanggar prathivi seperti tutur tinular, saur sepuh, bramakumbara, lalu kaset2 sanggar cerita, beberapa film kolosal, telenovela, kartun, iklan-iklan komersil di era itu sudah beliau lakoni.
Bimo Kusumo retweeted
I resigned from Anthropic today. I spent the last three years doing pretraining research at both OpenAI and Anthropic. Neither company is acting responsibly. They are racing straight to self-improving superintelligence and gambling with our lives. More thoughts below.
Ibu-Bapak, Om-Tante, Adik-Kakak, terutama yang tinggal di daerah terdampak abu vulkanik. Tolong sadar ini bukan Covid, ya. Udah jangan ada dulu debat percaya gak percaya virus atau konspirasi. Ini abunya udah di depan mata klean. Pake masker demi kesehatan!!!
Dinamika terjadi, Industri tetap harus dilindungi dan sama-sama peduli, termasuk untuk diri sendiri.
Industri Kreatif udah gak boleh lagi dipandang second atau bahkan third layer di negara ini. ✊
Kasus Ini sudah dibawa sampai rapat DPR tadi pagi dan masih ada rekaman jelasnya, jadi menurut bapak yang bodoh siapa pak? Izin siapa tau bapak bisa menjelaskan secara sederhana supaya semua clear.
Replying to @Bimo_KY @amsalsitepu
Tolol juga analisamu…
Jelas disana ada kesepakatan antara vendor dgn Kepla Desa. Dimana RAB tdk sesuai dengan pelaksanan dan peraturan yg berlaku…harusnya Vendor dan Kepala Desanya ditangkap sih
Kreatif itu bukan Gratis. Tapi ternyata bisa dipenjara karenanya ⚠️
Semangat bang @amsalsitepu
Pulang Untuk Kembali.
Tentang kita, yang setiap hari berjuang dengan cara masing-masing. Bahwa pulang kadang bukan menjadi akhir dari perjalanan, tapi awal untuk kembali menjadi diri sendiri.
Sekadar ngingetin aja ni temen-temen, kalo mau ngirim pesan ucapan by chat di hari raya ini (terutama yang Japri, bukan broadcast di grup) teliti lagi detil-detil chatnya ya. Biasanya kalau main Copy-Paste aja suka gak keubah tuh nama/sapaan orang di awal dan akhir pesan 🤭





