Federasi SEBUMI retweeted
KBBI Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tegaskan Kekayaan Negara Adalah Hak Rakyat media-publik.co/kbbi-desak-r…
Federasi SEBUMI retweeted
Same Brand Same Work and Same Pay. @JWKeady
@siparto @akunsudi @cleanclothes @FairLaborAssoc @USAS youtu.be/DGmnN6MwQbY?si=QgPz…
Konsep "Sama Merek, Sama Kerja, Sama Upah" adalah sebuah gagasan yang mendorong penentuan standar upah yang setara atau sama nilainya bagi para pekerja yang melakukan jenis pekerjaan yang serupa (Sama Kerja) di fasilitas produksi (pabrik) yang berbeda, dengan merek yang sama.
Official Statement of Political Support from the Indonesian Workers' Front Confederation for Palestinian State Sovereignty.
Federasi SEBUMI retweeted
Pasal 90 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pengusaha dilarang memberikan upah di bawah upah minimum.
Sanksi:
Pelanggaran ketentuan ini dapat dikenai sanksi pidana, seperti hukuman penjara dan/atau denda. @Musri_SEBUMI
@FSebumi
Selamat atas terselenggaranya Kongres 1 Konfederasi Barisan Buruh Indonesia
"Jalan Baru Persatuan Menuju Keadilan, Kesejahteraan, dan Kesetaraan"
Hidup Buruh!
#konfederasi
#barisan
#buruh
#indonesia
Federasi SEBUMI retweeted
Apa bedanya...
Mengapa masih saja demikian
Kalau tidak satu panggung, tidak berarti harus memperoleh perlakuan yang kurang tepat.
Ini hari buruh, hari kaum buruh bebas untuk beraspirasi di ruang publik.
May Day Sebagai Hari perlawanan : BURUH DAN RAKYAT MELAWAN PENGKHIANATAN ATAS CITA-CITA KEMERDEKAAN INDONESIA.
Jakarta, 1 Mei 2025
Federasi SEBUMI
#satumei #2025 #hariburuhsedunia #jakarta #monas #demoburuh #aksi #serikatburuh #serikatpekerja #turunkejalan
MAY DAY SEBAGAI HARI PERLAWANAN :
BURUH DAN RAKYAT MELAWAN PENGHIANATAN ATAS CITA-CITA KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA.
#MayDay2025
#hariburuhsedunia
#monas
#satumei
#jakarta
Dalam situasi buruk ini, yg paling terdampak tentu saja kaum perempuan sebagai bagian dari masyarakat kapitalis dan patriarkal yg dikondisikan untuk menanggung beban ganda sosio-ekonomi dan domestik. Negara telah gagal untuk menyejahterakan rakyatnya,




















