tectona retweeted
LSP disebut sebagai tersangka penyadapan terhadap Presiden Prabowo.
Sudah diberi kepercayaan, masih menghamba ke tuan yang lain
tectona retweeted
Kalau FPI sudah bergerak, kelar ini persoalan.
FPI musuh besarnya Jokowi.
Dari rentetan kejadian kejadian, sejak Prabowo jadi presiden, masyarakat sudah bisa menilai bahwa kekuasaan atas pemerintahan, belum sepenuhnya dipegang presiden @prabowo.
Presiden selalu bungkam jika ada persoalan yg menyangkut Jokowi, bahkan dia terkesan membela.
Jika sikap seperti itu terus dipertahankan presiden Prabowo, negara tak akan pernah kondusif, negara ini akan terus gaduh, oleh karena persoalan didiamkan,bukan diselesaikan.
Hampir setiap hari dia ngomong korupsi,tapi dia menutup mata jika mereka yg melakukan korupsi itu adalah orang2 dekatnya Jokowi.
Hitung hitungan politik untuk mendapatkan kekuasaan,dan berkompromi dengan perusak negara untuk mendapatkan kekuasaan, pidato koar2 demi rakyat,tapi dibelakang layar, dia tertawa bersama tuan yg telah menjadikan nya presiden.
Selama orang-orang Jokowi ada dilingkarannya.
Selama Gibran tak jua dilengserkan.
Berarti pekikan "hidup Jokowi " masih berlaku.
tectona retweeted
Kalau dipikir-pikir lagi, keliatan banget kenapa pembelaan para ternak ke junjungannya bisa sebegitu membabi buta tanpa pakai logika.
Bukan soal ideologi, apalagi kebenaran. Ini pure soal perut dan survival mode. 💸
Kelompok ini sadar betul: kalau junjungannya lengser atau enggak berkuasa lagi, "proyek" dan privilege mereka otomatis gulung tikar. Masalahnya, tanpa akses kekuasaan dan jalur belakang, mayoritas dari mereka sebenarnya kosong dari kompetensi kerja yang layak diuji di dunia nyata.
Jadi wajar kalau panik dan ngamuk-ngamuk. Yang dibela mati-matian itu bukan negara, tapi sumber rezeki instan. 🤡
tectona retweeted
SKENARIO MAKAR YANG SEDANG BERPUTAR
(Analisis spekulatif dari beberapa sumber)
Prabowo akan berkunjung ke Turki.
Bukan kabur Bukan lari. Tapi Undangan resmi Presiden Erdogan untuk KTT Pemimpin COP31 di Antalya.
Tapi di dalam negeri
buzer sudah siaga.
Mereka akan glorifikasi seolah-olah
presiden kabur meninggalkan Indonesia
Sementara itu
Genk Solo sedang mengonsolidasi kekuatan. Puncaknya diarahkan ke 10 November. Hari Pahlawan.Simbol dibajak. Jalanan disiapkan wak.
Prabowo kemungkinan berangkat 8–9 November. Beberapa hari di Turki. Lalu lanjut ke negara lain mencari sumber energi baru setelah saluran lama dari Singapura mulai ditutup dan diboikot.
Di lapangan,
massa bayaran dikondisikan wak
Situasi chaos dirancang wak
Cek saja mutasi rekening orang-orang dekat lingkaran solo. Pasti akan ketahuan karna Uang tidak pernah bisu wak.
Anak-anak SMK, STM, dan sederajat
kembali dipakai sebagai mortir awal.
Mereka didorong duluan. Kelompok besar datang belakangan.
Pola lama.
Korban muda.
Dalang tetap aman wak
Jika chaos berhasil,
beberapa menteri dari lingkaran lama
akan “MENGUNDURKAN DIRI ”.Dan bergabung bersama aksi demonstrasi
Menteri koboi mantan COKLAT
dikabarkan siap mengondisikan
narasi peralihan kekuasaan.
Gedung pemerintahan disasar.
DPR/MPR dan simbol negara
ingin diduduki wak
Tujuannya satu
anak mahkota naik.
Oligarki berpesta.
Penjarahan dalam negeri
dilanjutkan dengan wajah baru.
Aktor yang disebut dalam analisis ini wak,
• Jenderal yang mengabdi pada dua tuan,
• Menteri yang mengabdi pada dua tuan
• Pendanaan oligarki dari naga
• Dan bayangan peran Singapura
dalam skenario transisi.
Ini bukan gerakan satu arah wak. Tapi gerakan yang di komnadoi mulai dari
Sipil,tokoh agama, tokoh kampus, naga, proksi Solo, dan semuanya wak
dan kepentingan luar
disebut saling berkelindan wak
Pesan untuk Prabowo
sebelum terbang ke Turki
Bersihkan orang-orang bermuka dua.
Termasuk di tubuh militer.
Ada yang diam-diam birahi panglima.
Ada yang tersenyum di depan,
menghitung di belakang wak.
Jika tidak dilumpuhkan sekarang,
maka prabowo hanya dua tahun menjabat bukan ancaman wak. Itu kemungkinan nyata.
Ini sekadar analisis wak
Bukan putusan pengadilan.
Bukan fakta final.
Bahan dari beberapa sumber
yang masih harus diuji.
Mari lihat eskalasinya wak
Kalau peringatan ini diabaikan
dan skenario berjalan,
yang rugi bukan awak
Yang rugi pemegang kekuasaan
yang menyepelekan papan catur di belakangnya.
Waktu yang akan membuktikan
apakah ini paranoia
atau peta yang terlalu cepat dibaca.
tectona retweeted
Saya mau cerita sedikit tentang anak saya, mahasiswa TRISAKTI yang kemarin ikut demonstrasi. ❤️
Lagi ramai tuduhan mahasiswa yang turun ke jalan itu bayaran 100 ribu. Nah, saya jadi ingin ikut cerita. 😅
Anak saya 19 tahun. Latar belakang pendidikannya dari sekolah internasional, dan sekarang menjadi mahasiswa Universitas Trisakti.
Alhamdulillah, selama ini kami mampu memberikan pendidikan yang baik, kehidupan yang nyaman, dan memenuhi segala kebutuhannya.
Ketika dia bilang ingin ikut demonstrasi, saya tidak melarang. Justru saya SUPPORT PENUH!
Lucunya, bukannya pulang membawa uang, dia malah chat minta emaknya isi e-wallet karena takut ATM-nya dibekukan. YA SAYA TRANSFER DONG! 🤣
Tidak lama kemudian dia mengirim pesan:
“Doain Ma, aku takut asline.” 🥹
Bahkan sempat bertanya, “Nek ditangkep?”
Saya jawab, “Tak bebasin!” 🤣
Sebagai ibu, tentu saya khawatir. Tapi di balik rasa khawatir itu, saya justru merasa bangga.
Bangga karena anak saya tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar peduli terhadap apa yang terjadi di negaranya.
Saya bisa memberikan pendidikan terbaik yang saya mampu, kehidupan yang nyaman, dan segala fasilitas yang dibutuhkannya. Tetapi saya tidak ingin semua kenyamanan itu membuatnya tumbuh menjadi manusia yang tidak peduli terhadap keadaan orang lain.
Jadi ketika ada yang begitu mudah menuduh mahasiswa yang turun ke jalan sebagai mahasiswa bayaran, saya cuma bisa tersenyum.
KALAU SOAL SIAPA YANG BAYAR ANAK SAYA, JAWABANNYA SAYA, EMAKNYA SENDIRI! 😭🤣
Saya yang membiayai pendidikannya. Saya yang memberikan uang sakunya. Saya yang mengisi e-wallet-nya. Dan saya pula yang deg-degan menunggu dia pulang.
Tapi satu hal yang tidak pernah saya beli adalah HATI NURANINYA.
Anak saya tidak perlu turun ke jalan demi uang 100 ribu. Dia ikut karena punya kepedulian dan ingin menyuarakan aspirasi yang diyakininya.
Tidak semua anak yang hidup berkecukupan tumbuh menjadi pribadi yang apatis. Dan tidak semua mahasiswa yang turun ke jalan pantas dituduh bayaran.
Bagi saya, keberhasilan mendidik anak bukan hanya ketika kita mampu memberikan kehidupan yang nyaman, tetapi ketika di tengah segala kenyamanan itu, anak tetap memiliki empati terhadap kehidupan orang lain.
Dari seorang ibu yang bangga, sekaligus deg-degan menunggu anaknya pulang dengan selamat. ❤️
UANG SAKUNYA DARI EMAKNYA, TAPI IDEALISME DAN HATI NURANINYA MILIK DIA SENDIRI! 🇮🇩❤️
#trisakti
tectona retweeted
Apakah Prabowo dan Gerindra terlibat dengan pembuatan suket Gibran?
Tidak karena suket itu dibuat Gibran tahun 2019.
Apakah Megawati dan PDIP terlibat dengan suket itu?
Tidak karena suket itu dibuat sebelum Gibran gabung PDIP.
Clear, suket itu tanggung jawab Gibran sendiri.
tectona retweeted
Gibran layak jadi tersangka.🚨
Buat termul @DedynurPalakka @Uki23 dkk, sebelum caci maki nonton dulu videonya disitu dijelaskan mens rea nya dan sangat masuk akal.
Silahkan dibantah kalau bisa.😁
Breaking news, menurut Ferdinand putusan MA 742 jadi bukti kuat Gibran layak dan patut dijadikan tersangka pasal 391 KHUP.
tectona retweeted
Betulkah info ini min @Gerindra ? @PDemokrat @PKSejahtera
Kalau betul mantap.👍
Hilang satu pekerjaan termul.😁
@DedynurPalakka @Uki23
Partai Koalisi pemerintah sudah afirmasi pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
tectona retweeted
Vonis MA yg membatalkan Suket Setara SMA utk. Gibran sdh jelas. Follow up atas jabatannya sbg Wapres terserah kpd politik, mau pilih jalan yang mana. TETAPI pembuatan Suket dan penyelundupan pasal 18 ayat (3) hrs diproses scr. pidana. KPU dan Dit. Dikdasmen seharusnya segera diperiksa.
tectona retweeted
Ini berita besar dari MAHKAMAH AGUNG.
DPR Wajib Segera Proses Pemakzulan Gibran sesuai dengan ketentuan yang berlaku..!!!.
tectona retweeted
BREAKING NEWS: Gugatan Pak Subhan untuk Kasasi pembatalan Suket Penyetaraan Pendidikan Gibran diputuskan KABUL.
Artinya Mahkamah Agung Sejalan dengan Putusan MK, bahwa Gibran BETUL-BETUL tidak memenuhi syarat pendidikan.
Setelah MK dan MA menegaskan syarat pendidikan tidak dipenuhi Gibran, maka hanya ada satu pilihan buat Gibran: MUNDUR!
tectona retweeted
Dengarkan baik-baik wahai ternak licik dan tak tau malu.😂
@DedynurPalakka @Uki23 @DianSandiU @sigitwid
Bukan hanya @dennyindrayana yang tau rencana licik kalian, kami netizen pun tau.
Peradilan itu mau Kalian buat apa dan putuskan seperti apa semua juga tau, dan anehnya tanpa membawa bukti dokumen dasar yang melandasi terbitnya Surat Keterangan (Suket).
Yang ajukan surat keterangan adalah Gibran, yang keluarkan kementerian pendidikan, apakah Gibran dan kementerian pendidikan berani jujur soal ini?
Ini yang penting tapi peradilan malah nggak berani fokus kesini.🤪😂
Sudahlah bro @DedynurPalakka aku tau kamu coba membodohi diri sendiri dan coba mengalihkan isu sebenarnya, Gibran nggak punya ijazah setara SMA makanya bahas receh terus.
Ok sini aku layani walaupun kamu kabur terus tiap ditanya mana ijazah setara SMA Gibran.😁
Yang digugat @dennyindrayana itu kementerian pendidikan terkait surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan SMA Gibran, kenapa mereka WO, karena itu sidang ecek-ecek. Mereka mencabut gugatan dan melakukan walk out karena menilai pihak Tergugat (Kementerian Pendidikan) tidak kunjung menghadirkan bukti dokumen dasar yang melandasi terbitnya Surat Keterangan (Suket) Penyetaraan Pendidikan Gibran Rakabuming Raka. Dan mereka tau sidang itu cuma untuk membela Gibran bukan untuk mengungkap kebenaran.
Sekarang coba tunjukkan bukti dokumen dasar yang melandasi terbitnya Surat Keterangan (Suket) dan ijazah setara SMA Gibran, aku tunggu, sekalian panggil teman-teman mu @Uki23 @DianSandiU .
tectona retweeted
Yang ditunjukin ke PTUN dari UTS Insearch juga cuma Certificate of Attendance.
Bukan Certificate of Completion.



















