Ekulolisus retweeted
Replying to @BangPino__
Bagus kaya di jadikan flim "ijazah bisa chaos" biar epic lagi ketika ijazah mau di tunjukan langit mendung,petir menyambar bumi gonjang ganjing,para termul menari,ada suara keluar dari atas langit "wi wok detok not onli tok detok"
Ekulolisus retweeted
Pak Polisi…
Bukan begitu cara menafsirkan dan menggunakan UU ITE!
Kasus Delpedro, Khariq, Syahdan, Muzaffar, Wawan dan para tahanan politik demonstrasi Agustus lalu lainnya menunjukkan bagaimana UU ITE digunakan serampangan.
Ekulolisus retweeted
SENGKARUT RIWAYAT PENDIDIKAN GIBRAN BUKTI @KPU TDK JALANKAN TUGASNYA
KPU tidak menjalankan hampir semua poin pd Pasal 2 PKPU No 19 thn 2003
Misal jujur, berkepastian hukum, terbuka, akuntabel, dll
@DokterTifa
@SianiparRismon
@ReflyHZ
Ekulolisus retweeted
Replying to @ViralBanget_62
Coba polisinya kumpulin 100 atau 200 orang kasih lakban satu".suruh praktek melakban serapi itu.bisa atau tidak.
Emang bener" parcok gilanya gal ketulungan
Ekulolisus retweeted
Replying to @SianiparRismon
org percetakn biasa bikin ttd itu sesuai request customer/panitia event, yg katanya orgnya gak mau ttd banyak2
standar aplikasi yg digunakan oleh org2 percetakan -> Corel Draw, eh muncul ex-Wamendes dgn pasar pramuka pojoknya
teapawt.net/SatyaDadan6/status/193…
Replying to @SianiparRismon
Hayoooo... siapa yg bikin file lembar pengesahan?
Penasaran banget sih coba2 rekonstruksi.
Thn 1985?teapawt.net/SatyaDadan6/status/192…
Ekulolisus retweeted
Kebohongan sll dpt menemukan celah utk kebongkar.. krn semesta pasti tdk akn tinggal diam.
Ekulolisus retweeted
Replying to @ependibm @DivHumas_Polri
Orang kalau berbohong, walaupun sudah hati² dan teliti tetap saja ada yang terlewati. Karena merangkai kebohongan itu sulit.
Ekulolisus retweeted
Replying to @kompascom
Bisa sangat yakin sebut ijazah yang di up load itu asli begimana dah ?
Sumbernya bukan dari Jokowi langsung padahal.
Beginilah contoh pendukung Jokowi, pokoke Jokowi itu pasti bener. Gak perlu disangsikan lagi.
Gak perlu berpikir kritis lagi.
Ekulolisus retweeted
Jadi paham kan yg terjadj kepada pegi setiawan, saka tatal hingga jessica wongso. Jebakan batman.
This quoted post is unavailable.
Ekulolisus retweeted
KASUS VINA CIREBN ini adalah PRAHARA HUKUM terburuk secara Nasional bahkan mungkin dunia
maka tak berlebihan jika saya mengusulkan bu Titin dan para pengacara para terpidana hasil REKAYASA maupun tersangka Pegi ini
diberi PENGHARGAAN KHUSUS secara NASIONAL
oleh PRESIDEN
Ekulolisus retweeted
Pemerintah perlu mendorong program creative writing. Banyak banget case cerita ngarang kayak gini. Ada juga beragam AU. Imajinasinya udah ada, tinggal diasah ke arah yang bener wkwk.
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
Ekulolisus retweeted
Kecurigaan gue terbukti.
Kali ini di Bangkok nyari hotel yang deket ke stasiun BTS. Supaya mudah kemana-mana. Nah, ada hotel bagus nih sesuai kriteria. Booking lah kan.
Hari pertama nyampe, jalan sore di sekitaran, rasanya biasa aja.
Saat malam tiba, eh, kok ada 1 lorong penuh bar ya deket sini.
Besoknya, Jalan lagi, gue perhatiin banyak tempat massage, tapi yang nongkrong itu cowo-cowo manggil pelanggan.
Komen lah ke istri, "ini unik ya, banyak terapis cowonya, apa pelanggannya cewe ya? Cowo Thai kan keliatannya eksotis tuh, mungkin disukai wanita Jepang, atau bule-bule gitu. Kek di Bali lah"
Besokannya lagi, turun dari salah satu tangga stasiun, ngeliat jejeran tempat dengan papan nama Jepang. Kek little Japan gitu lah. Keliatan bagus jadi gue foto dari jauh.
Pagi berikutnya, ngelewatin tempat massage dan di depan salah satunya ada banner nampilin foto-foto cowo tukang pijatnya. Kek bisa dipilih.
Gue bilang ke istri, "ini keknya ada yang ga beres dengan lokasi hotel kita. Apa jangan-jangan ini red light district ya?"
Malemnya kami ngelewatin sebuah night market dengan tulisan "Patpong". Gue langsung "denggg".
"Kayaknya Patpong ini agak familiar namanya lho. Tar balik hotel gue Google ah".
Beneran dong. Kawasan ini ternyata salah satu red light district terkenal di Bangkok. 😂 😂 😂 😂 😂 "Surawong" dan "Patpong". Ampun. 🙂↕️
Gue dan istri sambil dorong stroller bawa anak, pemandangan langka di sini. Pasti pada aneh ini org ber3 ngapain malam-malam kelayapan di mari. 😭
Puncaknya malam tadi.
Kami turun lagi dari tangga stasiun BTS yang deket ke little Japan gue bilang tadi. Diperhatiin baik-baik, wujuwuset, banyak bener paha-paha di pinggir jalan. Itu wanita berjejeran menunggu pelanggan masuk ke club.
Jalan agak ke depan, ada barisan pria-pria lagi di antrian.
"Ngapain nih orang-orang pada ngantri ya? Mau naik bus kali ya?", gue masi lugu.
Pas nyampe ke depan antrian, "Oh pada mau masuk ke bar toh. Pake ngantri segala".
Trus istri ngomong, "itu tadi cowo-cowo yang ngantri, seperti emang suka sesama cowo".
"Lah iya kah?"
Ternyata bukan cuma club/bar dan massage yang menyediakan cewe aja, tapi banyak juga yang khusus cowo.
Ini kali kedua gue salah booking hotel di negara orang. Yang pertama di Sydney, tinggalnya di Kings Cross, traveling bareng emak. 👀
Bonus foto "little japan" yang sempet gue snap dari jauh (pake zoom 10x). 😂








































