MProg Media (@MProgMedia) profile picture

Media alternatif yang mengulas fenomena kontemporer dari perspektif progresif - Follow us on IG: https://teapawt.net/t.co/cqHi9Cf6Mi

Joined March 2026
Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)Photo by MProg Media (@MProgMedia)
Dari pembantaian 1965 hingga Pilpres 2024, Indonesia kepentingan rakyat masih mengalami tarik menarik sama oligarki dan politik identitas. Gerakan kiri yang dihabisi pasca-65 masih belum pulih, sedangkan politik identitas berkedok agama dan nasionalisme sempit terus dimanfaatkan elit buat mengalihkan perhatian dari permasalahan struktural. Jokowi yang awalnya kelihatan merakyat, akhirnya ikutan jadi oligarki dan mengulang sejarah dengan menjadikan polisi sebagai alat kekuasaan, dan beraliansi dengan Prabowo. Kemenangan Prabowo di 2024 membuktikan segampang itu Orba berkuasa lagi, dengan bantuan media dan lupa ingatan kolektif yang diciptakan algoritma. Di tengah kondisi gerakan kiri yang masih tertatih membangun basis massa, keresahan rakyat terus bergolak tanpa organisasi politik yang kuat. Aksi massa hanya jadi reaksi sesaat yang gampang ditunggangi puritanisme agama, nasionalisme sempit, atau dikendalikan kartel oligarki. Mampukah Indonesia keluar dari siklus ini? Ataukah kita bakal terus terjebak dalam pusaran sejarah yang sama? #Sejarah #Indonesia #Sosialisme #GerakanKiri #Oligarki
3
41
1
101
4,707
Ternyata Partai Komunis Indonesia (PKI) secara tegas anti sama poligamo lho! Bahkan Aidit sendiri pernah mengajak rakyat berempati sama perempuan yang dimadu. Secara kebijakan partai pun, PKI tegas memecat A.S. Dharta dan Sudjojono karena selingkuh dan Kawin lagi. Sayangnya karena dekat dengan Soekarno, PKI jadi melunak. Termasuk meminta Gerwani untuk jangan terlalu keras mengkritik poligami Soekarno. Walaupun akhirnya sempat ngegas lagi dengan menyindir poligami Soekarno di depan massa. #PKI #Gerwani #Poligami #Perempuan
2
21
1
65
1,207
Perempuan jadi pelaku kekerasan seksual itu ada latar belakang makro strukturalnya ada juga permasalahan individual psikologisnya! Kekerasan seksual TETAP kekerasan yang ngga bisa dibenarkan siapapun pelakunya. Perempuan yang melakukan kekerasan struktural justru karena mereka mereproduksi nilai-nilai patriarkal, bukan matriarki. Perempuan penyintas KS hidup di bawah STRUKTUR patriarki yang bikin mereka ngerasa dengan melakukan KS mereka bisa taking back power yang selama ini sudah direbut dari mereka. Inilah pentingnya belajar teori feminis dan menyelesaikan restorative justice biar penyintas nggak masuk dalam victim-to-perpetrator cycle. Laki-laki korban kekerasan seksual layak buat dapat dukungan dan penghormatan jauh lebih besar. Bukan malah dijadikan dalih kelompok anti feminis buat nyerang feminisme. #Feminisme #KekerasanSeksual #Patriarki #Perempuan #Penyintas
40
5
100
4,690
Banyak dari kita ngira kalau kapitalisme tuh cuma sekedar masalah oligarki, alias “big bad corporation”. Karena kesalahpahaman ini, muncul deh statement “katanya sosialis, tapi kok kerja dan mendukung kapitalisme?”, “katanya kiri, kok pakai produk kapitalis?”. Kapitalisme itu BUKAN sekedar orang kaya atau perusahaan besar yang rakus tapi struktur ekonomi yang memungkinkan kelas pemodal buat menikmati dan mengakumulasi kekayaan dari hasil kerja buruh karena pemodal lah yang menguasai alat produksi! Kamu udah capek capek kerja jungkir balik tapi gaji masih pas-pasan dan nabung aja susah, sedangkan bosmu yang kerjanya ngga lebih berat dari kamu bisa beli mobil, tas mewah, bahkan properti baru tiap tahun? Ya itu karena bosmu makan surplus value yang diciptakan kamu dan sesamamu! Jadi, jangan sampai salah lagi ya! Kapitalisme itu sistem ekonomi yang sifatnya struktural! Bukan sebatas big bad corporation! #kapitalisme #sosialisme #eksploitasi #oligarki #buruh
2
43
112
1,574
Krisis keuangan Asia tahun 1997 yang menghantam ekonomi Indonesia membuktikan kontradiksi internal kapitalisme. Krisis ini membongkar ilusi stabilitas pembangunan kapitalis Orde Baru yang rapuh karena ketergantungan ke modal asing yang mendorong kebijakan deregulasi neoliberal. Kejatuhan orde baru itu kombinasi antara tekanan dari bawah dan melemahnya rezim dari atas. Lalu gimana sih peran gerakan kiri waktu itu? Di akhir era Orba muncul kelompok mahasiswa dan intelektual berhalauan Marxis yang secara underground mengorganisir buruh dan petani. Gerakan ini memuncak lewat pendirian PRD yang menghidupkan lagi politik kiri secara terbuka untuk pertama kalinya sejak 1965. Karena gerakan kiri waktu itu skalanya sangat kecil dan ngga terorganisir, mereka nggak mampu buat merebut kekuasaan secara revolusioner. Akhirnya, kejatuhan Soeharto nggak menghasilkan transformasi struktur sosial-ekonomi. Habis Soeharto mundur, panggung kekuasaan pasca 98 balik lagi dikuasai dan direbut sama elit Orde Baru, jaringan patronase, dan kartel politik oligarkis. Gimana sih kolonialisme internal yang dilakukan Indonesia di era Orba mengikis legitimasi Orba di mata internasional? Bagaimana demokrasi di Indonesia bisa dengan cepat dijungkirbalikan lagi setelah Orba jatuh? Dengerin penjelasan lengkapnya di episode 7 podcast The Dig Seri Nusantara di Spotify! #TheDig #Indoprogress #Sejarah #OrdeBaru #PRD
2
135
Feminisme radikal itu nggak anti transgender! Fokus feminisme radikal adalah penghancuran struktur yang menindas perempuan, yaitu patriarki. Beda sama feminisme liberal yang tujuannya terbatas di persamaan hak. Tokoh-tokoh feminis radikal kayak Catharine MacKinnon, Andrea Dworkin, dan Shulamith Firestone justru mendukung hak-hak transgender dan mempertanyakan esensialisme biologis gender. Nggak cuma itu, feminisme radikal yang inklusif kayak Olivia records dan kejadian di West Coast Lesbian Conference membuktikan kalua banyak feminis radikal yang pasang badan melindungi transgender. Walaupun memang ada sih tokoh feminis radikal yang anti-trans kayak Janice Raymond atau Sheila Jeffreys, suara inklusif tetap dominan dalam sejarah feminisme radikal. Framing kalau feminisme radikal pasti anti-transgender ini bahaya karena dapat melemahkan gerakan feminis yang analisisnya structural dan membuka pintu bagi liberalisme dan konservatisme. #Feminisme #Perempuan #Transgender #FeminisRadikal #Queer
10
2
38
644
Ngapain sih mengkritik kapitalisme ribet-ribet? Kapitalisme itu kan realitas hidup kita sehari-hari, udah jelas enggak ada alternatif lain yang realistis juga.. Mungkinkah kapitalisme itu memang sistem terbaik yang umat manusia hidupi sepanjang ini? daripada balik ke era perbudakan atau feodal yekan? Kita perlu pelajari sob, bahwa kapitalisme itu sistem yang jauh dari kata sempurna, mengingat banyak terdapat kontradiksi di dalamnya! Yang pertama, ada kontradiksi hubungan antara kapital dan tenaga kerja yang sifatnya "love-hate," dan membuat sistem jadi rentan krisis! Yang kedua, ada kontradiksi dimana skala produksi makin sosial tapi kepemilikan tetap bersifat privat. Hasilnya? ketimpangan dan kemiskinan struktural! Yang ketiga, ada kontradiksi antara produksi buat kebutuhan manusia vs produksi buat keuntungan. Akibatnya, banyak waste baik dari proses produksi maupun konsumsi, bahkan kerusakan lingkungan! Yang keempat, ada kontradiksi dimana teknologi bukannya mempermudah pekerja, malah menindas... jaman makin canggih, tapi kok rasanya kita malah makin melarat? Malah teknologi2 yang baru muncul seperti AI seakan menjadi ancaman buat pekerjaan banyak orang! Jadi kita mengritik kapitalisme, karena ia adalah sistem yang keberlangsungannya sendiri nggak terjamen! Suka atau nggak, kita perlu mulai meninjau alternatif untuk melampaui kapitalisme, kalau enggak mau tatanan masyarakat terjerumus dalam kepunahan akibat kontradiksi2 nya! #kapitalisme #krisis #ekonomi #kontradiksi #sosialisme
1
3
9
439
PEDULI LINGKUNGAN, TAPI MALAH FASIS? INI BAHAYA LATEN EKOFASIS! Krisis lingkungan bikin banyak orang semakin sadar soal kerusakan bumi. Tapi, gimana kalau kepedulian itu justru berubah jadi kebencian terhadap manusia? Inilah yang disebut ekofasisme, ekofasisme itu ketika isu lingkungan dipakai buat membenarkan diskriminasi, pengurangan populasi, penindasan kelompok tertentu yang dianggap membebani bumi, sampai mendambakan kepunahan umat manusia. Padahal kan yak, krisis ekologis ngga bisa dilepaskan dari eksploitasi sumber daya, ketimpangan ekonomi, dan sistem produksi yang mengutamakan akumulasi keuntungan. Menyalahkan masyarakat miskin, kelompok marjinal, atau bahkan menginginkan kepunahan umat manusia justru mengalihkan perhatian dari akar persoalannya. Kita butuh keadilan iklim, bukan solusi yang mengorbankan hak dan kehidupan manusia. Bumi ngga butuh manusia yang lebih sedikit. Bumi butuh sistem yang lebih adil. #Ekofasisme #ClimateJustice #KeadilanIklim #KrisisIklim #EkologiPolitik
2
18
45
999
Peristiwa 30 September 1965 sering diceritakan seolah sejarahnya selesai pada penculikan dan pembunuhan para jenderal. Padahal, rangkaian peristiwa setelahnya membawa Indonesia ke salah satu periode paling kelam dalam sejarah politiknya. Ratusan ribu orang dibunuh, gerakan kiri dihancurkan, propaganda disebarkan, dan kekuasaan perlahan beralih ke tangan Soeharto. Peristiwa ini juga mengubah arah politik Indonesia, dari semangat anti-kolonialisme menuju kedekatan dengan blok Barat di tengah Perang Dingin. Selama puluhan tahun, Orde Baru membentuk ingatan kolektif masyarakat tentang 1965 melalui pendidikan, film, dan propaganda negara. Banyak bagian sejarah yang disembunyikan, sementara kekerasan massal dan keterlibatan kekuatan asing jarang mendapat ruang pembahasan yang memadai. Lalu, bagaimana sebenarnya G30S membuka jalan bagi lahirnya Orde Baru? Apa peran militer dan Amerika Serikat? Dan bagaimana dampaknya masih terasa dalam kehidupan politik Indonesia sampai hari ini? Simak pembahasan lengkapnya di Episode 6 Podcast The Dig: Seri Nusantara, tersedia di Spotify. #G30S #1965 #OrdeBaru #SejarahIndonesia #PodcastTheDig
1
25
62
1,306
Hati-hati bahaya reaksioner ⚠️ Reaksioner itu bukan sama dengan reaktif. Reaktif lebih ke respon atau perilaku yang berlebihan saat menghadapi suatu fenomena, sedangkan reaksioner punya arah politik dan sosial yang lebih spesifik, yaitu keinginan untuk menarik masyarakat kembali ke tatanan masa lalu. Masalahnya, masa lalu sering tuh dikenang lewat romantisme yang sudah dipoles. Kolonialisme dikenang lewat “ketertiban”, Orde Baru lewat “stabilitas”, sampai relasi gender konservatif dibungkus sebagai kehidupan yang lebih sederhana dan harmonis. Kekerasan, perampasan, pembatasan hak, ketimpangan, dan represi yang ikut membentuk masa-masa itu perlahan dihilangkan dari cerita. Makanya, memahami sejarah perlu lebih jauh dari sekedar menghafal tanggal dan tokoh. Kita juga perlu ngeliat siapa yang punya kuasa, siapa yang dirugikan, bentuk penindasannya seperti apa, dan kenapa suatu tatanan akhirnya dilawan. Kalau hari ini kita menghadapi ketimpangan, kekerasan, dan krisis hidup, jawabannya bukan kembali ke masa lalu yang sudah diromantisasi ya gengs. Yang perlu dicari adalah bagaimana bergerak ke arah masyarakat yang lebih adil, setara, dan manusiawi. Jadi, masih yakin nih masa lalu selalu lebih baik? #Reaksioner #Politik #Sejarah #PendidikanKritis #Gender
2
22
46
904
Kasus kekerasan seksual di Cornell University harus membuat kita merefleksikan kembali pemahaman kita tentang consent. Orang yang berada di bawah pengaruh zat tidak memiliki kapasitas mental untuk memberikan persetujuan yang matang, sehingga hukum yang melegitimasi hal tersebut justru melanggengkan kekerasan seksual. Kita harus menolak victim blaming dengan menyadari bahwa kehadiran fisik di suatu tempat bukan berarti memberi consent, dan kekerasan seksual adalah kejahatan pelaku, bukan konsekuensi dari tindakan korban. Consent yang etis bukanlah soal apa yang “sah” secara hukum, melainkan adanya ruang aman di mana seseorang bisa menerima atau menolak tanpa rasa takut dan tekanan. #Consent #Feminisme #Perempuan #Cornell7
12
32
716
Ruang bertemu, bertukar pengalaman, dan membaca kembali dinamika gerakan hari ini. Pada 26 September 2026, telah dilaksanakan Diseminasi Hasil Riset IndoProgress mengenai pemetaan gerakan dan pengorganisiran di Indonesia. Pertemuan ini mempertemukan berbagai pengalaman dari sejumlah wilayah, membicarakan bagaimana gerakan tumbuh dalam konteks yang berbeda, tantangan yang dihadapi, serta persoalan hubungan dan konsolidasi antargerakan. Di tengah kondisi sosial dan politik yang terus bergerak, ruang seperti ini memberi kesempatan untuk saling mendengar, membandingkan pengalaman, dan memahami kembali posisi gerakan hari ini. #IndoProgress #GerakanSosial #Pengorganisiran #DiseminasiRiset
1
6
29
939
Sering kita denger celotehan “aduh menderita banget kelas menengah, masih mending orang miskin dapat bansos dan gak bayar pajak!” Weits, nggak salah tuh cara pikirnya kawan? Yuk kita bongkar bersama argumen nya lewat video ini! Kelas “menengah” itu bukan kelas dalam artian sejati, ia hanyalah sebagian dari kelas pekerja yang cukup beruntung buat bisa menikmati upah yang layak. Nyatanya, demi hidup sehari-hari pun, kelas “menengah” sangat tergantung dengan kerja dan eksploitasi pekerja yang lebih miskin lagi dari mereka, seperti pekerja informal di warteg, di laundry, atau asisten rumah tangga. Jadi jangan menjadikan label “kelas menengah” sebagai suatu kebanggaan, apalagi sampai menyalahkan orang miskin ya! Mulai lah berpikir secara kritis dan menyasar pada sumber masalah sebenarnya: kelas borjuis dan negara yang memfasilitasinya! #middleclass #eksploitasi #borjuis #kelasmenengah #eksploitasi
1
48
3
101
1,887
Diskusi Buku Mprogmedia Bab 3! Kawan-kawan, lanjut ke minggu ketiga! Kita akan bahas Bab 3: "Pembentukan Ideologi Anti-Komunisme dan Bangkitnya Liberalisme di Panggung Kebudayaan" 📅 Jumat, 2 September 2026 🕢 20.00 WIB 💻 Daring via Discord Bab 3 ini masuk ke studi kasus bagaimana ideologi anti-komunis di ranah kebudayaan Indonesia sebenarnya tumbuh dari jaringan Perang Dingin Kebudayaan. Herlambang menelusuri bagaimana Congress for Cultural Freedom (CCF) membiayai dan membina jaringan intelektual anti-komunis Indonesia lewat beasiswa, pertukaran surat, dan penerbitan. Jaringan inilah yang melahirkan Manifes Kebudayaan 1963 dan konsep "humanisme universal" sebagai senjata ideologis melawan Lekra dan komitmen politik dalam seni. Bab ini juga membongkar detail seperti korespondensi pribadi antara Ivan Kats (agen CCF) dan Goenawan Mohamad, serta kolaborasi bertahap antara aktivis kebudayaan liberal dengan Angkatan Darat menjelang 1965. Buat yang belum sempet baca full, gapapa, yang penting udah baca Bab 3 ya biar diskusinya nyambung. Ditunggu partisipasinya, kawan-kawan! Yuk gabung Discord-nya di sini: discord.gg/qF54yykR9t
10
10
674
Tujuh kabinet dalam tujuh tahun! Se-ngga stabil itu demokrasi parlementer Indonesia di dekade 1950-an. Nggak cuma kondisi politik, ekonomi Indonesia pun carut marut. Konflik juga terjadi dalam bentuk pemberontakan bersenjata Darul Islam dan PRRI/Permesta. Sukarno berusaha mempersatukan berbagai faksi ini dengan mengganti sistem partai jadi perwakilan kelompok fungsional dan bikin doktrin Nasakom alias Nasionalisme, Agama, dan Komunisme. Tapi kenyataannya, ini justru memperkuat polarisasi antara dua kekuatan utama: Partai Komunis Indonesia dan pimpinan militer TNI AD. Mau tahu gimana hiperinflasi dan krisis politik mengikis legitimasi Sukarno di mata rakyat? Penasaran kenapa PKI di bawah D.N. Aidit milih "jalan damai" sampai tumbuh jadi salah satu partai komunis terbesar di dunia? Pingin tahu gimana PEPERA cuma proses formalitas bodong tanpa suara bebas Orang Asli Papua? Atau penasaran gimana Pemilu 1955 jadi pesta demokrasi paling bebas dan demokratis yang tak tertandingi selama lebih dari empat dekade? Dengerin penjelasan lengkapnya di episode 5 podcast The Dig Seri Nusantara di Spotify! #Sejarah #Nusantara #TheDig #Indoprogress #Nasionalisme
1
6
35
936
Alah, feminis ini, ngomongnya minta kesetaraan… tapi kok nyatanya masih banyak cewek cewek yang nyari cowok kaya? Masih mau minta dinafkahi? Gimana tuh ceritanya, munafik dong… Simak penjelasan lengkapnya dalam video essay di Youtube Mprog Media!! #feminisme #patriarki #kesetaraan #nafkah #gender
1
9
35
882
Kalau cita-cita masyarakat sosialis itu sering disebut UTOPIA doang, maka, kapitalisme yang kita hidupi hari ini lebih cocok disebut sebagai DISTOPIA!
11
42
17
121
27,762
Perempuan? Wanita? Bedanya apa sih? Yuk kita pelajari bareng! Dalam feminisme, pilihan istilah perempuan atau wanita punya faktor sejarah, politik bahasa, dan posisi perempuan secara sosial. Para feminis mengkritik konotasi kata vanitā karena mengandung unsur objektivikasi.
21
82
1,683
Negara komunis itu ngga pernah ada dan ngga bakal ada! Bukan karena komunisme itu utopis, tapi karena secara fundamental komunisme adalah kondisi masyarakat tanpa negara. Jadi, istilah "negara komunis" itu oxymoron ya guys! Disclaimer: Video ini dibuat untuk keperluan edukasi
27
93
38
496
47,404