Pinned Tweet
"Aku dan Film India Melawan Dunia" edisi baru akan diluncurkan (ulang) pada 12/09/26 di JABFest 2026.
Edisi ini merupakan penyatuan dr 2 jilid di edisi pertama (2017), dgn bbrp perubahan (penambahan dan pengurangan, yg mencakup pengantar 20+ hlm dan 5 tulisan baru).
MAHFUD IKHWAN retweeted
TELAH TERBIT!!!
Aku dan Film India Melawan Dunia telah terbit. Setelah menunggu hampir satu dekade, buku yang mengupas soal sinema India ini bisa kita baca lagi.
Buku ini bukan semata-mata tulisan tentang film India. Di tangan @Mah_Hwan , sinema India menjadi pintu masuk untuk membicarakan hal-hal yang lebih luas: selera, nostalgia, budaya populer, masyarakat, identitas, hingga cara kita memandang hiburan dan orang-orang yang menikmatinya.
Aku dan Film India Melawan Dunia pada akhirnya adalah kisah tentang film, tentang menjadi penonton, dan tentang keberanian mempertahankan sesuatu yang kita cintai meski dunia mungkin menganggapnya berbeda.
Silakan.
Edisi terbaru Aku & Film India Melawan Dunia karya legendaris @Mah_Hwan
Harga 89.000
Minat? pesan sekarang ke 0818-0271-7528
Mumpung msih ada stok
Kata Shira, buku "Aku dan Film India Melawan Dunia" edisi baru dan bertandatangan penulis BESOK (19 Okt. 2026) sudah bisa dibeli.
Silakan.
Sebelum Your Mother 3x, nonton Ghulam E Mustafa dulu. Pembunuh bayaran saleh yg kehilangan istri, lalu mendedikasikan hidupnya melindungi keluarga Hindu taat. Ada di Yutup.
Pas liat penampakan Mahersala Ali, langsung teringat Nana Patekar. Bassam Tariq mungkin pernah nonton ini.
MAHFUD IKHWAN retweeted
Spesial rilis terbatas Aku dan Film India Melawan Dunia di JABFEST 2026.
Setelah pertama kali terbit 2017 dalam dua jilid, buku Aku dan Film India Melawan Dunia resmi terbit dalam satu jilid. Kumpulan tulisan @Mah_Hwan menyoal sinema India dan kelindannya sudah bisa dipinang di JABFEST
Buku ini tersedia sangat terbatas khusus di JABFEST.
Bajilak....
Veteran actor Nana Patekar passed away at 5:20 AM today after suffering a severe cardiac arrest at his residence.
Despite 45 minutes of continuous CPR, he could not be revived. A medico-legal case (MLC) has been registered, and a post-mortem will be conducted: Dr. Shekhar Salkar, Chief of Oncology Department, Manipal Hospital
MAHFUD IKHWAN retweeted
Halo, sudah lama tidak update. Buku pertama bulan ini. Esai dari Pak Mahfud Ikhwan yang baru dicetul.
MAHFUD IKHWAN retweeted
Edisi kedua buku “Aku & Film India Melawan Dunia” karya Mahfud Ikhwan akan segera hadir via Shira Media.
Tulisan pengantar Cak Mahfud untuk edisi baru ini bisa dibaca via tautan berikut: facebook.com/mahfud.ikhwan/p…
Itu yg nulis novelnya aja malu sama crita menye2nya. Makanya Devdas baru terbit setelah 17 thn ditulis. Tp, baca novelnya sedikit mending. Di akhir novel, PoV Chandramukhi lumayan besar porsinya. Meski endingnya sama ngenesnya.
Utk ending yg lebih "optimistis" coba nonton Dev.D.
Aku nonton ulang film Devdas dan sama sekali nggak suka sama tokoh Devdas!!! Belasan tahun yang lalu aku tuh masih ngerasa biasa aja nontonnya, sekarang kok rasanya seneng bgt akhirnya si Devdas itu menderita. Itu sutradara/penulisnya pun spt agak2 suka sadisme, penggambaran cintanya tuh lho aku gak bisa! Hiiiiiiii
Ada terlalu banyak buku dgn nama Anton Kurnia tertera, terutama di dalamnya, yg kita baca dlm 20 tahun terakhir. Dari mulai Jalasutra, Serambi, Baca, hingga Basa-basi, org2 gak gablek Bhs Inggris kayak kami ini tak terhitung hutangnya kepadamu, Mas Anton.
RIP.
Dengan hati yang berduka, Penerbit BACA mengabarkan kepergian Anton Kurnia, salah satu pendiri BACA, penulis, editor, penerjemah, dan sastrawan yang luar biasa.
Ketajaman insting editorial Anton membawa banyak karya besar ke tangan pembaca Indonesia, di antaranya The Vegetarian dan Human Acts karya Han Kang, What We Talk About When We Talk About Love karya Raymond Carver, Si Tukang Onar karya Maxim Gorky, dan The Metamorphosis karya Kafka. Di tahun kedua BACA berdiri, ketika kami masih belum dikenal orang, Anton memilih The Vegetarian, buku yang menjadi titik balik bagi kami dan akhirnya membuat nama BACA dikenal dalam dunia sastra Tanah Air. Tanpa Anton, BACA tidak akan menjadi seperti sekarang.
Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan, dan semoga Anton mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Selamat jalan, Anton Kurnia. Karya-karyamu akan terus hidup.
"Orang jang tak pernah menderita memang tidak tahu kalau utjapan jang ngawur tentang kemewahan hidup akan melukai perasaan orang-orang seperti kita."
-- Motinggo Boesje, 'Sundari' (1969) --
Hari Sabtu, 12 Sept. 2026, saya ada di toko buku IDEOLOGUE Jogja utk merayakan cetak ulang buku kumpulan esai "Cerita, Bulan, Kebenaran". Silakan bergabung untuk yang tertarik. Tempat terbatas.


































