Valdi retweeted
Plan B:
Delete social media and disappear. teapawt.net/stilmej/status/2112580…
Valdi retweeted
Mau sampai kapan menormalisasi kan kenakalan anak dibawah umur? Mau sampai kapan mereka gabisa dijerat dengan hukum agar mereka bisa kapok?
Usaha orang diancurin, berapa pegawai yang harus dihentikan kalau kerugiannya besar? Dia bikin salah malah jogetjoget, goblok.
( Kebakaran di surya kencana bogor )
Kebakaran dipicu anak gank motor yg nongkrong dan perang petasan kembang api,dan salah sasaran menembak.!
Udah mah miskin, nyusahin orang lagi. Bocah laknat emang, kasian bgt yg punya usaha jadi rugi. Please tangkep pelakunya, jeblosin ke penjara,, ga pedulil dah mau di bawah umur juga.
Valdi retweeted
YANG KERACUNAN SAMPAI HARI INI, DARI 3 KOMA SEKIAN JUTA, DI BAWAH 200 ORANG.
YANG RAWAT INAP HANYA 5 ORANG!
JADI BISA DIKATAKAN YANG KERACUNAN NOL KOMA NOL NOL LIMA.
BERARTI KEBERHASILAN MBG ADALAH 99.99%!!!
- PRABOWO, 5 MEI 2025.
Valdi retweeted
Perancis terbakar, toko-toko dijarah mulai dari yang mewah-mewah, sampe UMKM.
Bangunan-bangunan bersejarah dirusak, fasilitas umum hancur…
Woke Indon:
“When, yah…”
WK.
Valdi retweeted
indonesian gets dirty prostitutes but dubai gets escort #noticing
Valdi retweeted
Kepala Sppg di Mota Magelang BERAK SAAT ZOOM membahas sosialisasi SOP SPPG
SPEECHLESS😭😭
nih INTINYA, buat yg ga paham kenapa Maudy Ayunda dirujak :
dia kan upload konten yt yg intinya dia ngeluh stress karena keseringan nonton berita buruk di Indonesia. dia kayak menyarankan orang buat "rehat dari berita buruk".
dia tone deaf sama permasalahan/bencana yg terjadi akhir2 ini, kayak karhutla, gempa, dll. sedangkan produk kosmetik dia dari tanaman asli Kalimantan
bagi dia "cuma" jadi bad news, sedangkan bagi orang2 itu bad reality alias kenyataan buruk yg gabisa dihindari.
aku unsubs Maudy beneran deh keknya, she's not spreading positivity anymore, she's just becoming tone deaf 🥲
kak masa kamu nulis puluhan-ratusan esai sampe lulus di Ivy League, pernah jadi volunteer juga kan, pernah kan ngeliat kondisi grass root itu kayak gimana?
trus kamu bilang karena hati mungilmu ga sanggup liat bad news yg lewat tiap hari kamu nutup jendelanya dan setelah aku nunggu 3 minggu dari waktu kamu upload video ini ternyata ga ada foll-up nya, yg mana aku harapkan cuman karena kamu memang exhausted aja, tapi kamu beneran tone deaf 🥲
kita juga kalo punya pilihan ya bakalan menjauh dari bad news, tp it's happening, that's reality, itu bukan sesuatu yg bisa kita pilih
justru dg mega platform dan capasity yg kamu punya kamu malah milih diam? kenapa? karena kamu takut kariermu kesenggol elite sekaligus masih mempertahankan market middle-low class-mu karena mereka generate engagement dan konsumsi produk mu juga?
kamu tuh literally jualan produk dg bahan dari pulau yg sangat terdampak dari brutalnya kebijakan pemerintah sekarang loh, kenapa gitu harus ngomong kek begini
borjuis² ini mungkin hanya akan ikutan teriak kalo akhirnya hidup mereka kesenggol secara langsung kali ya, tp mau rupiah naik sampe 25.000 pun dg income dan akumulasi kekayaan mereka skrg mereka masih bisa makan enak, makanya bisa milih mau buang bad news dari feed dan telinga mereka sementara orang² yg dia "ceramahin" buat filter bad news ya orang² yg ga punya pilihan juga
penelitian ini justru menunjukkan hal yang menarik dari fenomena Soung Horeg, diksi-diksinya nya juga nyentrik.
>Sound horeg diteliti sebagai alat sekaligus arena perebutan kuasa di pedesaan Jawa, bukan sekadar hiburan.
>Melalui etnografi, pesta bising ini dilihat sebagai jeda simbolik bagi petani kecil agar bisa keluar dari posisi subordinat dalam struktur kekuasaan desa.
>Petani kecil merasakan kembali kuasa ketika berperan sebagai panitia, operator, atau pemain festival (bisa mengatur, memerintah, dan menentukan aturan).
>Pemulihan kuasa itu bersifat ambivalen: alih-alih membebaskan, praktik ini justru mereproduksi hierarki yang sama (siapa pegang mikrofon, kuasai listrik, atau atur panggung)
>Ada paradoks mendasar: festival yang dianggap pelarian dari tekanan struktural justru menampilkan watak kekuasaan yang bising, memabukkan, dan licin.
>Dentuman sound horeg berfungsi sebagai sabotase halus terhadap dunia yang lama membisukan mereka, tapi “perlawanan”-nya berhenti di euforia tanpa arah perubahan sosial atau kesadaran kelas.
>Pada akhirnya, sound horeg menjadi katup pelepas frustrasi yang menyalurkan luka struktural ke ranah hiburan, sambil tetap mempertahankan dan mereproduksi kuasa yang penuh bualan dan kebisingan.
menarik, catatan reflektif dari Mintif adalah ketika orang kecil diberikan kekuasaan, dengan struktur sosial yang sudah terbentuk juga rawan akan penyalahgunaan wewenang, meskipun sudah dimaklumi oleh warga setempat.
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
Valdi retweeted
habis liat orang spent 700jt for a party
And I saw this. Gone after making .80cent
this isn’t normal life #RIP























































