YAPPIKA bekerja sama dengan ActionAid Internasional untuk memerangi ketidakadilan dalam pelayanan publik bagi masyarakat terpinggirkan di Indonesia.

Jl. Basuki Rahmat, Unit 7
Joined November 2012
Hi Sahabat, mungkin kamu tahu YAPPIKA-ActionAid melalui program Sekolah Aman maupun Desa Sehat. Nyatanya, banyak program yang telah kami lakukan melalui 4 program priority yang ada. Di awal tahun ini, kenalan lagi yuk dengan YAPPIKA-ActionAid! Baca di utas ini, ya ⬇️
3
1
3
6,058
YAPPIKA-ActionAid retweeted
Di usianya yang ke 81 tahun, Indonesia kini memiliki ratusan ribu ruang kelas SD yang rusak. Kondisi tersebut membahayakan lebih dari 8 juta siswa sekolah dasar. #Opini #AdadiKompas kompas.id/artikel/pendidikan…
2
10
3
10
1,545
YAPPIKA-ActionAid retweeted
Reza Rahadian memang punya kepedulian terhadap pendidikan dasar di 3T. Saya pernah kerja bareng dengan Yappika, dimana Reza aktif disana. Salah satu programnya adalah advokasi kebijakan pendidikan daerah. Saya ngisi bagian pelatihan gurunya.
istri memperlihatkan ada tulisan Reza Rahadian di Kompas pagi ini. Istri mulai melanjutkan, dan saya siap menyimak menerima pengetahuan baru dari bacaannya. Lalu istri berkata: 👩‍🦰: Sayang, kamu sama Reza Rahadian sama-sama nulis di Kompas. Bedanya, dia enak dibaca dan dilihat, kalo kamu satunya engga. 👨‍🎓: terima kasih, atas informasinya, istriku. 😔 *** terlepas dari itu, yang menarik dari tulisan Reza Rahadian adalah kontras yang ia tunjukkan di usia ke-81 kemerdekaan Indonesia, bahwa ketika berbagai program besar bisa dijalankan, jutaan anak masih belajar di ruang kelas yang rusak. berikut beberapa poin pentingnya: 1. pada tahun ajaran 2025/2026, tercatat hampir 734.000 ruang kelas SD dan 78.000 perpustakaan berada dalam kondisi rusak ringan hingga berat. 2. jika hanya menghitung kategori rusak sedang dan berat, jumlah ruang kelas yang bermasalah mencapai 416.141 unit. Angka ini meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan kondisi tahun 2016. 3. dengan jumlah murid SD lebih dari 24 juta anak, kerusakan tersebut diperkirakan berdampak pada sekitar 8,5 juta siswa yang setiap hari belajar dalam kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka. 4. Reza mempertanyakan arah prioritas kebijakan pendidikan. Menurut simulasi Yappika, kebutuhan dana untuk memperbaiki seluruh ruang kelas dan perpustakaan yang rusak sekitar Rp188,3 triliun, lebih rendah dibandingkan biaya satu tahun Program Makan Bergizi Gratis. 5. ia juga menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan dana MBG tidak masuk dalam komponen wajib 20 persen anggaran pendidikan, tetapi berlaku mulai 2028. Baginya, muncul pertanyaan mengapa pemenuhan mandat konstitusi itu harus menunggu. 6. di sisi lain, persoalan pendidikan tidak berhenti pada bangunan sekolah. Tulisan ini mengingatkan kembali masih rendahnya kesejahteraan banyak guru, termasuk honor yang jauh dari layak serta persoalan pembayaran gaji guru PPPK di sejumlah daerah. 7. pesan utama artikel ini adalah bahwa pendidikan dasar bukan sekadar program pemerintah, melainkan hak konstitusional anak yang semestinya ditempatkan sebagai prioritas utama negara. salut buat tulisan kritis beliau. ✨ sumber: kompas.id/artikel/pendidikan…
2
191
4
761
13,995
Beberapa waktu lalu, kita merayakan hadirnya ruang perpustakaan baru di SDN Sowa. Hari ini, kabar baik datang menyusul dengan kondisi literasi anak-anak di sekolah ini juga mulai menunjukkan perubahan ✨
1
205
Semakin banyak anak yang kini mampu membaca, lebih percaya diri mengikuti pembelajaran, dan menikmati proses belajar. Ini menjadi pengingat bahwa ketika akses belajar yang aman dan layak dihadirkan, perubahan bisa menjadi nyata 🙌
1
140
Semoga kabar baik dari SDN Sowa bisa menjadi awal dari lebih banyak perubahan di sekolah-sekolah lain di Bima. Masih ada banyak anak yang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, membaca, dan berkembang ❤️‍🔥 Dukung #SekolahAman melalui 🔗 bit.ly/bimabisabaca
74
🎵 Panas terik, hujan badai Kita lalui bersama 🎵 Sepenggal lirik ini terasa dekat dengan keseharian adik-adik di Bima yang tetap berangkat sekolah dengan semangat, melewati berbagai kondisi, dan belajar di ruang kelas yang belum sepenuhnya aman dan layak. YAPPIKA-ActionAid mendukung setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi di lingkungan yang melindungi mereka. Menghadirkan sekolah yang aman artinya memastikan masa depan mereka tetap punya ruang untuk berkembang.
1
123
Kini giliran kita ikut ambil bagian. Sudahkah Sahabat membantu mewujudkan #SekolahAman untuk lebih banyak anak di Indonesia? 💛 Dukung gerakan ini melalui 🔗 yappika-actionaid.org
49
YAPPIKA-ActionAid retweeted
Buat temen-temen yang minta paparan kemaren di MK, silahkan.
83
8,361
37
16,606
179,982
Ramai orang berlari minggu ini, menguji endurance, menjaga consistency, dan merayakan setiap garis finis yang berhasil dilewati 🏃‍♂️ Sementara itu di Bima, ada anak-anak yang setiap harinya harus berjalan jauh, bahkan menyeberangi aliran sungai demi bisa belajar di sekolah. Bagi mereka, ini adalah jalan untuk mencapai impian. Semoga suatu hari perjuangan menuju pendidikan tidak lagi seberat ini. Ketika akses dibuka lebih adil, tidak ada yang tahu seberapa jauh mereka akan melangkah
1
99
YAPPIKA-ActionAid retweeted
Sebelum punya opini ttg gaji guru mending orang-orang pada beneran ‘napak tanah’, ngobrol sm guru, baca banyak berita, dll daripada nanya AI. Guru plg banyak gajinya pun masih ga layak, gapok di bawah UMR. Peralihan dari PNS ke PPPK pun problematik, apalagi yg paruh waktu.
37
987
46
2,350
79,962
Perempuan dan orang muda di Poso menunjukkan bahwa perubahan tidak harus datang dari jabatan atau anggaran besar.
1
205
Dari pendampingan kasus, ruang diskusi komunitas, sampai merawat rumah bibit dilakukan dengan bergerak bersama, saling menguatkan, dan membangun harapan dari akar rumput. Kerja-kerja ini dilakukan sebagai bagian dari keseharian dan kadang luput dari sorotan, namun dampaknya nyata untuk keadilan, keberlanjutan, dan masa depan komunitas
1
174
Dukung mereka dengan suarakan, sebarkan, dan jadi bagian dari perubahan ✊🏽 #ADAPTIF #ANCP #Poso @dfat @AusHumanitarian @AusAmbGender @ActionAid_aus
106
Ini adalah budaya yang kerap dibiarkan dan harus segera diputus. Di mana masih ada yang mencari pembenaran atas tindakan pelaku, padahal kita seharusnya berpihak pada korban.
1
1
137
Berhenti memaklumi dan menormalisasi. Mulai bersuara dan menciptakan ruang yang aman untuk bersama. Semua bisa dimulai dari kamu untuk tidak diam dan tidak lagi membiarkan.
1
1
118
Apa lagi yang perlu dihentikan dan dimulai versimu?
82
YAPPIKA-ActionAid retweeted
Keseruan semalam di Warung RASAN bsama komunitas musik purwokerto. Kaum Muda & Kebebasan Berekspresi di era disrupsi digital Organized by team SDGs @UnsoedOfficial bsm program BASIS @Yappika & Sepaham supported by Uni Eropa
1
2
200
#Indonesia🇮🇩 International Joint Statement Investigate and Fully Prosecute the Perpetrators of the Acid Attack Against Andrie Yunus! A total of 414 International organizations and 260 individuals from Europe, Asia, and Latin America have expressed their solidarity and called for transparency regarding the attempted assassination of human rights defender Andrie Yunus. Full statement: drive.google.com/file/d/1ldy… @UNHumanRights @UNinIndonesia @YLBHI @LBH_Jakarta @amnesty @forum_asia @asia_ajar @omctorg @CIVICUSalliance
5
2,307
20
3,537
67,796
Pernyataan Sikap YAPPIKA Bersuara Demi Keadilan Bukan Alasan untuk Diserang   YAPPIKA menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilangdan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), pada Kamis malam, 12 Maret 2026 di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Serangan oleh dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor inimenyebabkan luka bakar serius pada sekitar 24 persen tubuh korban, termasuk wajah, mata, dada, dan tangan—sebuah serangan yang terencana dan ditujukan langsung untukmembungkam suara kritis. Semua orang berhak bersuara tanpa ancaman, tanpa teror. Hak untuk menyatakan pendapat, berserikat, dan memperjuangkan keadilan adalah hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh Pasal 28E, 28G, dan 28I UUD 1945, serta Pasal 66 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM. Andrie Yunus bukan pengecualian—ia menjalankan fungsi yang dijamin hukum, termasuk advokasi terhadap UU TNI dan kerja investigasisebagai anggota Komisi Pencari Fakta atas peristiwa Agustus 2025. Serangan terhadap Andrie Yunus merupakan bagian dariupaya sistematis untuk menebar ketakutan kepada siapa pun yang berani mengungkap fakta dan mempertanyakan kekuasaan. Kejadian ini mempertegas fakta menyempitnya ruang sipil di Indonesia. Kasus ini harus diusut tuntas. Aparat penegak hukum wajib mengungkap tidak hanya pelaku lapangan, tetapi juga aktor intelektual di balik serangan ini secara cepat, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun. Apabila pelaku kekerasan terhadap pembela HAM dibiarkan bebas atau dihukum ringan, sekali lagi negara membuktikan pengabaiannya terhadap hak dasar masyarakat sipil. Ancaman ini dapat menyasar siapa saja yang berani bersuara. Ketika pembela HAM dapat diserang secara brutal di ruangpublik, tidak ada jaminan keamanan bagi siapa pun—jurnalis, akademisi, mahasiswa, maupun warga biasa yang beranibersikap kritis. Jika teror seperti ini dibiarkan, yang terancambukan hanya satu orang, melainkan ruang demokrasi itu sendiri. Oleh karena itu, YAPPIKA menuntut: 1. Kepolisian segera mengungkap dan memproses hukum seluruh pihak yang terlibat dalam penyerangan terhadap Andrie Yunus secara transparan dan akuntabel; 2. Negara memberikan perlindungan nyata kepadaAndrie Yunus, keluarganya, dan seluruh pembelaHAM dari segala bentuk intimidasi dan kekerasan, sebagaimana dijamin oleh UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban; 3. Komnas HAM melakukan pemantauan independen atas jalannya penyidikan kasus ini dan melaporkan hasilnya kepada publik. YAPPIKA menyatakan solidaritas penuh kepada Andrie Yunus, keluarga, dan seluruh pembela HAM di Indonesia. Demokrasi hanya dapat tumbuh di atas tanah yang aman bagi mereka yang memperjuangkan keadilan. Teror terhadap satu pembela HAM adalah teror terhadap seluruh masyarakat sipil.
4
15
567