toxic relationship yg sebenernya adalah minta dinormalisasikan excited sama orang lain drpd sama pasangan sendiri.
memberi 100.000 ke seseorang pasti banyak yg mau, memberi perhatian ke seseorang belum tentu orang itu mau mendengar, mencerna dan memahami perhatian mu
karena yg dibutuhkan itu harus ada nilai nya.
hidup laki-laki itu isinya tentang tuntutan tanggung jawab, tentang salah dan selalu menjadi pihak yang disalahkan, sisanya hanya lamunan dan harapan.
orang yang banyak kurang nya gini selalu bertemu dengan tempat dimana hadirnya tidak disyukuri, usahanya tidak dihargai dan kabarnya ga pernah dinanti.
98% cape
2% di kuat-kuatin aja
gini amat terjebak di tengah-tengah fase dimana terlalu dosa untuk mati tapi terlalu tersiksa untuk hidup.
kita usahakan menjadi laki-laki yang banyak diamnya, tidak berisik dalam hal apapun, pendam semuanya sendiri. kalo tiba-tiba mati gapapa kan kejutan
when lo dikata-katain yang tidak seharusnya lo trima, tapi lo cuma bisa diem karena gamau nyakitin dia.
