
ALT Niat awal aku pindah ke sekolah negeri itu cuma satu: hidup biasa aja—lebih tenang, nggak terlalu mencolok (walaupun… ya, gagal juga sih). Nggak ada rencana lain, apalagi soal cinta-cintaan. Jujur, itu bukan hal yang lagi aku cari. Tapi entah kenapa… kamu malah muncul terus. Bukan yang maksa, bukan juga yang tiba-tiba sok deket. Justru karena kamu biasa aja, itu yang bikin aku jadi notice. Kayak… kamu ada, dan yaudah, ada aja. Awalnya aku nggak mikir apa-apa, sampai lama-lama yang tadinya cuma sering lihat jadi obrolan random, candaan receh, dan momen-momen kecil yang.. kok malah jadi kebiasaan. Aneh nggak sih? Aku juga masih nggak tahu ini apa, tapi yang jelas kamu somehow ngedistract aku dari hidupku yang kemarin. Dan yang paling aneh, kamu tetap ada bahkan tanpa tahu titel dan embel-embelku. Intinya… sama kamu, aku cukup nyaman. Walaupun aku masih bingung, kalau kamu mau, boleh bantu aku cari tahu? —— My initial intention in transferring to a public school was simple: to live a





























