Mbah Jèmblêm ✪ retweeted
This guy showed up and started wrecking the place and beating on the owner… But some guys gave the jerk the beating of his life 👍👍. That double flying kick was impressive 🤯🤯😆...
Mbah Jèmblêm ✪ retweeted
28 okt: demo + memberi perlawanan ke polisi/preman sampai pagi✅
29 okt: Darpito muncul ke media plonga plongo✅
29-31 okt: preman dijemput ke rumah✅
31 okt: RANS pro rezim dicancel tenant, band, dan masyarakat✅
Jogja sibuk tenan🤣🤣🤣
Mbah Jèmblêm ✪ retweeted
Baca di sini: kompas.com/global/read/2026/…
Partai Komunis China memecat 33 pejabat tinggi politik dan militer dalam pembersihan antikorupsi besar-besaran menjelang masa jabatan keempat Xi Jinping.
~KQ #XiJinping #Korupsi [20261030173959070]
Mbah Jèmblêm ✪ retweeted
barangkali selama ini kita bukan benar-benar bermusuhan, hanya terlalu lama dibenturkan hingga lupa bahwa kita menghadapi persoalan yang sama.
let's organize forever🟢🔵🔴
Malah koyo Prabowo, radongan😭
jadi gini guys, sri sultan hamengku buwono x, gubernur diy, membantah tahu soal dugaan ormas yang dibenturkan dengan massa demo di malioboro, rabu 28 oktober 2026. i
waktu ditanya soal ormas, jawabannya kurang lebih, "ormas opo? aku tidak tahu", dan dia menegaskan tidak berada di malioboro saat kericuhan. dia juga bilang kalau ada nama ormasnya pasti kelihatan, tapi dia sendiri tidak tahu
sultan lalu menjelaskan jaga warga. menurutnya itu kelompok warga yang dikoordinasikan polisi untuk menjaga keamanan tiap kelurahan, bukan ormas, dan landasannya uu kepolisian soal civil police. civil police itu bukan polisi berpakaian sipil, tapi warga yang dikoordinasikan polisi. pengurusnya dipilih lurah dan disahkan gubernur. soal keterlibatan di malioboro, dia bilang jaga warga tidak diterjunkan, kurang lebih "sepertinya tidak ada jaga warga"
dia minta pelaku perusakan dan pembawa senjata tajam diproses hukum. kutipannya kurang lebih, demo boleh, tapi jangan melanggar hukum, dan batu saja bisa melukai orang. dia berterima kasih ke polisi karena demo mahasiswa berjalan tertib, sedangkan massa sore dan malam hari disebutnya "tidak kami kenal, siapa itu"
kronologi 28 oktober
sekitar 15.25: lebih dari 200 orang long march dari gedung gubernur ke titik nol, lalu jumlahnya sekitar 1.000 orang termasuk elemen suporter
sekitar 16.00 sampai 17.00: massa bertambah dari taman pintar dan malioboro dengan tiga mobil komando
sekitar 18.00: forum cik di tiro membacakan pernyataan sikap, massa bersiap bubar. terdengar suara keras, lalu beredar info dugaan pemukulan peserta di depan dprd diy
sekitar 19.02 sampai 20.17: polisi membentuk barisan di sekitar dprd
sekitar 19.25 sampai 19.44: gas air mata dan water cannon
sekitar 20.10: bentrokan memuncak di malioboro, polisi menambah empat lapis pasukan huru-hara dan water cannon kedua. lbh yogyakarta menilai ini menimbulkan masalah serius soal keselamatan peserta
nah menurut kalian guys, jawaban sultan yang tidak tahu soal ormas ini cukup, atau perlu penyelidikan terbuka siapa massa malam itu?
Gak takut digiling?
Haiiii warga, aku Sheila. Aku 21 tahun. Aku menikah siri tahun lalu, jadi istri kedua seorang pria mapan dan sukses, tapi nggak ada orang yang tahu.
Aku dikunjungi seminggu 2x, hanya 2–3 jam saja. Aku dikasih HP terbaru, mobil, dan tinggal di apartemen. Sebulan sekali dia menginap.
Aku nggak pernah bisa bebas telepon atau WA. WA pun di nomor yang tersembunyi, bukan nomor aslinya.
Dia punya istri dan anak-anak yang menurutku keluarga bahagia. Istrinya nggak tahu, Kak, tapi kayaknya sekarang tahu deh.
Aku dikasih uang per bulan Rp5 juta, tapi di masa ekonomi ini uang segitu buatku rasanya kurang. Aku selalu minta lebih, tapi nggak pernah dikasih.
Jahat nggak sih aku? Kadang aku bingung sendiri, kok bisa ya aku terima semua ini. Mau pergi, tapi nggak bisa. Tolong bantu aku.
Menurut kalian, apa langkah pertama yang sebaiknya aku ambil supaya bisa keluar dari situasi ini?
Nek ngono kita demo agar supaya batas waktunya dihapus, malah koyo demo masak
#demo itu ada aturan batas waktunya, dimulai dari jam 6 pagi sampai jam 18 maghrib..
Kalo udah melebihi batas waktunya, Polisi punya hak untuk membubarkan massa.
Itu dilakukan demi ketertiban umum, tapi kenapa massa aksinya malah pada nakal? Sebenarnya yg kalian bela itu siapa? Kalo rakyat yg kalian bela harusnya taat aturan! Lihat rakyat yg mencari nafkah dijalanan, kalo massa aksinya sampai chaos rakyat yg kalian bela malah justru terganggu.
"Sudah to kecelakaan bukannya nyelametin diri malah buka camera supaya di jadikan konten, Oalah paok-paok, semua hal butuh validasi
Makan tuh konten"
This quoted post is unavailable.
Ra percoyo ro omongan wong sing seko cilik ra tau ngrasake susah
jadi gini guys, sri sultan hamengku buwono x angkat bicara soal demo ricuh di yogyakarta pekan lalu, dan omongannya lumayan jadi bahan obrolan
ini demo di gedung dprd diy yang berujung ricuh, dikaitkan dengan aksi dua tahun prabowo-gibran
polisi bilang kericuhan dipicu lemparan batu dan nyalain petasan
kata sultan:
perilaku pendemo sekarang beda dari sebelumnya, ada kecenderungan merusak fasilitas publik
dia bilang corat-coret atau nyemprot-nyemprot itu bukan kebiasaan demonstran di yogyakarta, dan dia bandingkan dengan yang terjadi di prancis
dia nggak masalah sama demo, asal nggak merusak fasilitas publik
menjaga fasilitas publik bukan cuma tugas polisi, tapi juga jaga warga
soal jaga warga:
sultan bilang jaga warga berperan sebagai civil police, membantu babinsa atau bhabinkamtibmas
dia tegasin civil police bukan polisi berpakaian sipil
tapi masyarakat sipil yang membantu menjaga lingkungan
ada narasi di medsos bahwa massa aksi merasa dibenturkan dengan jaga warga
tapi sultan membantah
katanya jaga warga bergerak karena sudah ada indikasi perusakan
sultan juga mempertanyakan:
kelompok yang tiba-tiba demo siang hari dan mau masuk gedung dprd diy, apakah punya izin atau pemberitahuan
katanya mahasiswa sudah selesai aksinya, jadi dia heran siapa kelompok yang datang siang itu
menurut kalian, demo yang merusak fasilitas publik itu bukan dari mahasiswa jogja?























