Indonesia, come on. You can do it.
Buat yang ga ngikutin situasi politik di Serbia dan apa dampaknya bagi dunia international:
> Vučić udah berkuasa selama 14 tahun bahkan udah jadi penguasa seluruh media utama di Serbia. Dampaknya? Tidak ada satupun media yang berani kritik beliau. Mirip di suatu negara mana yah wk?
> Kualitas hidup turun drastis. Serbia masuk ke peringkat 8 dari 10 negara termiskin di Eropa.
> Semua berawal dari kejadian stasiun Novi Sad. Tahun 2024 bangunannya di renovasi dengan biaya jutaan Euro (membengkak 5x lipat) tapi 4 bulan kemudian atapnya ambruk, menelan 17 korban jiwa.
> Si Vučić bukannya tanggung jawab malah bilang "Yaudah kita renovasi lagi aja, kecuali bagian atap ini"
> Mulailah student protest terhadap korupsi ini. Tau apa yang dilakukan Vučić?
> Ketika demonstrasi, Vučić nurunin polisi buat mukulin mereka. Lalu Vučić bikin demonstrasi tandingan yang isinya orang-orang dibayar €50 perhari + makan siang untuk menyuarakan dukungan terhadap pemerintahan Vučić. Kalau ajak orang lain, dapet tambahan duit lagi.
> Vučić juga nurunin ormas yang menyusup dan pura-pura jadi mahasiswa demonstran. Kerjaannya pokoknya ngerusuh biar demonya keliatan gak damai dan gak jelas. Selama 2 tahun demo, narasi ini yang dibangun.
> Setelah ini, Vučić nurunin mahasiswa bayaran untuk mendemonstrasi gerakan demonstrasi mahasiswa yang asli. Disebutnya "student's 2.0".
> Tapi demonstrasi mahasiswa ini gerakannya solid. Gak ada tokoh yang tiba-tiba muncul membajak dan gak ada influencer yang cari muka. Fokus sama tuntutan anti korupsi.
> Belum cukup dengan semua itu, mahasiswa yang ikut demonstrasi didoxxing oleh pemerintah Serbia. Profil Facebook, alamat lengkap, no HP, dan data-data pribadi sengaja dibocorin. Tujuannya untuk mempermalukan mereka sekaligus menakuti mereka.
> Semua hal yang dilakukan pemerintahan Vučić itu gagal karena demonstrasi mahasiswanya tetep fokus sama tuntutan dan gak ribut konflik horizontal holier than thou. Semua orang yang anti Vučić dirangkul
> Puncaknya kemarin mahasiswa ini berhasil nuntut Vučić untuk bikin "Snap Election". Di sistem parlementer, pemilu ini ditujukan sebagai bentuk mosi tidak percaya.
> Parlemen Serbia butuh 250 kursi. Sebagai bentuk tekanan, demonstrasi mahasiswa ini ngajuin nama-nama 250 kandidat mereka sebagai tandingan 250 kandidat orang-orang Vučić.
> Mahasiswa ini pinter karena gak ngajuin nama mereka sendiri, tapi atas nama gerakan mereka ajuin nama-nama professor mereka yang jejaknya bersih dan professional. Sementara kandidat orang-orang Vučić ini questionable. Bahkan ada yang dipertanyakan keaslian ijazahnya. Mirip siapa yah?
> Kemarin student list berhasil menjadi majority di parlemen dan mengalahkan kandidat orang-orang Vučić.
> Apa dampaknya bagi dunia internasional? Pemerintah Serbia yang kemarin tuh zionis. Ini kasih pressure ke Israel. Mereka sudah kalah di Brazil dan sekarang kalah lagi di Serbia wkwk. xitter.cf/abierkhatib/status/211…
Vučić adalah seorang autokrat dan diktator yang bersembunyi di balik sistem demokrasi. Digulingkan dengan cara demokratis.
Familiar sama Vučić? WKWK
Semoga kasusnya selesai dengan baik dan orang kayak Michelle perlu diberi pelajaran agar lebih behave dalam bersosial media.
Gue prefer berbayar supaya ga terlalu ramai ATAU boleh gratis TAPI ada kuota gratis per hari, misal 50 orang. Dan yg mau gratis masuk waiting list.
jadi gini guys, warga demo di balai kota nagih janji gubernur pramono anung buat gratisin tiket ancol dan ragunan
yang demo kelompok bernama warga jakarta bersatu
mereka menagih janji kampanye pramono untuk menggratiskan tiket masuk ancol
warga bilang warga mau menikmati pantai tanpa terbebani biaya, terutama kalangan menengah ke bawah
kalimat dia, "kita mau main pasir saja harus bayar mahal, menikmati angin pantai harus bayar mahal"
dia bandingkan, malu kalau warga jakarta mau main ke pantai harus ke tetangga, misalnya anyer di banten
katanya naik krl atau angkot ke sana lebih murah, jadi ancol lebih mahal
tuntutan sudah disampaikan ke perwakilan pemprov dki dan pengelola ancol, tapi belum ada keputusan
menurut novi, pemprov dan ancol bilang harus lewat proses karena mentok di perda nomor 18 yang mengatur kebijakan ancol
ancol dikelola badan usaha milik daerah (bumd), dan itu salah satu alasannya perlu proses
yang mereka minta bukan gratis buat kelompok tertentu saja
kata novi, bukan cuma pengguna kjp atau lansia, tapi gratis menyeluruh
dia bilang tuntutannya awalnya khusus warga jakarta, tapi tadi jadi lebih ke nasional, dan kalimat itu nggak dijelasin lebih lanjut
soal parkir, dia nilai biaya parkir masih wajar karena buat menunjang keamanan kendaraan
ragunan juga ditagih supaya tiketnya digratiskan, dan mereka minta pemprov bikin langkah yang jelas dan melibatkan masyarakat
menurut kalian, tiket tempat wisata milik daerah kayak ancol dan ragunan itu pantas digratiskan buat semua orang, atau cukup buat kelompok tertentu aja?
Pantesan dari kemaren gak tahu siapa yg ramai dibahas timeline. Karena gak ikutan urusan dunia K-Popers jadi beneran no clue "faker atau imposter" yang dimaksud.
Dulu sebelum tiba-tiba cerita kawin sama bule itali kan dia sering konten masak-masak, lalu bilang sering konseran kemana2 dari malang.
Krn orangnya "privat" bgt, aku kepo aja sampe aku nemu area rumahnya krn aku liat postingan dia order bakso lewat gojek, maps delivernya keliatan. Aku liat ada sawah dan pertokoan kecil gt. Karena dia bilang dia suka berkebun dan sering share foto sawahnya, aku kira itu sawah punya dia dan ada rumah besar di situ, dan bodohnya aku asumsikan ITU LAH rumahnya. Aku gak mikir panjang krn sibuk jg gak sempet kepo gini-ginian. Aku menyesal krn gak aku lanjutin investigasi pribadiku waktu itu krn seberang sawah itu ternyata alamat mailing dia: toko fotokopi (dia ngakunya punya usaha percetakan -ya gasalah siii) wkwkwk
Setelah itu kan building slowburn gitu lah, dia tiba2 dilamar bule di pasar dan weddingnya kilat wkwk aku sempet gak percaya foto nikahannya tp jujur aja di kepalaku aku takut bgt aku julid/suudzon sama orang, apalagi dia banyak mutualan di IG sama mutualku (bagiku, mutual IG itu = deket banget). Lagi-lagi, kupikir yaudah lah mungkin emg orang asli.
Lalu bbrp bulan kemudian hamil, lahiran dan mulai cerita hanimun sekeluarga dan SUSTER (bukan nanny, tp suster 🤭) ke Maldives udah mulai aku sangsi banget, belom lg cerita bawa peralatan dapur ke Milan wkwkwk
Gongnya sebenernya pas dia bilang nginep di villa Lake Como yang harganya ribuan euro per malam. Aku lgsg ngakak sendiri. Ini suaminya reino barack apa paman gober???
Aku walau punya kecurigaan tersendiri, aku gak bilang siapa2, hanya mulai agak jaga jarak aja di interaksi online tapi masih ttp civil karena lagi2, mutualku yg aku kenal WUJUDnya, ada yg temenan sama belio di IG.
Pas aku nonton Suju aja cat aku sama dia sama, tp dia alasannya banyak bgt gabisa ketemu aku. Wkwkwkwkwk
Ternyata foto anaknya itu foto anak influenser LN yg blm terkenal di Indo, suaminya palsu, ibunya palsu, aslinya ternyata scammer tiket kpop, namanya ESTI TRIANA ANGGRAENI.
aku gak temenan sama dia di IG, tapi menurut mutualku, halunya udah sampe luar angkasa, kayak dibeliin birkin abis IUD, dibeliin mini cooper di rumah mevvahnya, dll.
Temen2 yang punya kisah halu dia, tolong di reply di twit ini linknya!!!!
Bahkan gue yg ga tau apa2 soal bunga bilang wajar banget harga segitu.
Belum aja ketemu makanan ala warteg yg kasih harga 1 set makanan di gojek 100 ribu lebih.
Guys, menurut kalian gimana?
Orang ini ngatain florist sebagai penipu, jahat, perkara harga bouquet yang suaminya pesan ada di harga Rp250.000. Dia ngitung sendiri kalau modal bouquet seperti ini nggak sampai Rp50.000.
Padahal ada biaya pembelian bunga, kertas, lem, pita, cello, tenaga, kreativitas, dll.
Sempat hapus postingan pertama, lalu bikin utas lagi, lalu dihapus lagi.
Haus validasi kah, Mbak riviarthome? Padahal banyak UMKM yang menjalankan bisnis hanya untuk menyambung hidup.
Menurut kalian, wajar nggak menilai harga jual suatu produk cuma dari perkiraan modal bahannya tanpa menghitung biaya tenaga dan kreativitas?
Gue udah tau siapa yg dimaksud tubir X dalam keributan netizen hari ini tapi tetap gak tau orangnya dalam artian postingannya ga pernah melintas di timeline gue. Jadi artinya bukan orang penting.
Pemerhati label kuning minimarket retweeted
Hemat wa, yg perlu memperbaiki "image" laki-laki itu, ya, laki-laki itu sendiri. Bkan perempuan.
Laki-laki itu harusnya marah ke rapist, ke pelaku pelecehan, etc yg bikin image laki makin jelek. Sambil aktif ngomong ke lingkungan kecil spy jauhi perilaku yg merugikan orang lain.
Dan kenapa cara film China mengeksekusi film dengan tema kelas pekerja atau menengah lebih bagus dan natural dibanding karya lokal ya?🤔
Jadi mau main Final Fantasy Resonance. Soal vibe-nya JRPG klasik yg gameplay battlenya, turn base bukan kayak RPG jaman now yg lebih mirip action. Terus desainnya balik semi 2D dengan chibi karakter😆
Pemerhati label kuning minimarket retweeted
Ini realita yg masih terjadi.
Aku sering bilang kalau privilej itu gak cuma soal ekonomi, tapi punya keluarga yg support utk ngejar pendidikan itu juga privilej.
Aku kenal orang2 yg mau kuliah itu hambatannya malah cibiran dari keluarganya sendiri, padahal ga miskin2 banget..
Pemerhati label kuning minimarket retweeted
Unpopular opinion: Reading 10 books and genuinely enjoying them is better than reading 100 books just to brag about your Goodreads challenge.
Kalau gue bikin book club khusus orang reading slump, ada yang mau ikutan?
Syaratnya suka baca cuma sedang reading slump jadi bacanya lama. Selesai baca wajib diulas. Ulasnya bebas mau di blog pribadi macam WP, medium, blogspot, goodreads, atau sosmed macam X, threads, IG.

































