A. retweeted
Guys Papua pegunungan terbakar 😭😭😭
Akses menuju lokasi kebakaran sulit…
Pemadam menggunakan alat seadanya 😭😭💔💔
Sedih bgt ya allah
A. retweeted
Bantu UP, guys.. 🚨
Salah satu media internasional, ABC News Australia, mewawancarai seorang kepala sekolah di Palangka Raya bernama Nathaniel.
Nathaniel menjelaskan bahwa karhutla udah berlangsung selama empat bulan, dan dua bulan terakhir jadi periode yang sangat berat. Bayangin, selama itu yang mereka lihat cuma langit berwarna kuning keabu-abuan.
Dia juga mengatakan bahwa saat ini warga cuma bisa berusaha bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak warga dari kalangan ekonomi rendah yang bahkan nggak punya perlindungan memadai untuk menghadapi kebakaran ini.
EMPAT BULAN, GUYS. Bukan empat hari. Sementara warga Kalimantan terus berjuang buat bertahan hidup di tengah kondisi yang makin berat.
Tolong bantu UP supaya kondisi mereka nggak terus diabaikan. Prabowo lu bener bener jahat banget 😭
@prabowo @kemenhut_ri @Gerindra @bahlillahadalia @KemenkesRI @ConservationOrg @UNEP @IPCC_CH @Greenpeace @UN @antonioguterres @Reuters @AJEnglish @The_Hindu @SCMPNews @ChannelNewsAsia @hrw @guardian @save_children @GreenpeaceID
A. retweeted
inget ya, yang boleh sayang banget sama pacar gua ya gua doang, yang boleh alay ke dia cuma gua doang, ga ada hak lu buat ngasih sayang pake banget ke pacar gua, itu tugas gua bukan tugas lu, lau siape mpruy? biawak sawah minggir dulu deh.
A. retweeted
WN. Sehat-sehat WNI yang juga main RP. Semoga selalu waras, bijak, dan bisa lebih paham sama kapasitas diri untuk nggak merugikan dan menyeret orang lain ke tempat yang tidak seharusnya.
A. retweeted
Gak semua konflik itu masalahnya di komunikasi, kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional. Mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalau kemampuan berpikir dan kematangan emosinya gak setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa.
(Kocak, gelasnya lupa ditunjukin...)
Replying to @axlaric
Aku hanya memintanya bertanya pada Ibu, karena aku tidak ada waktu. Aku pun mengusap kepala Aria. "Ica makan setelah ambil minumnya," kataku dan beranjak mengambil gelas yang diinginkan Aria, sapi menjadi pilihannya.
Mengisi air dalam gelas, aku membawanya ke meja.






















