Pinned Tweet
Sorry for the sudden follow but I'm prajnayaka, naka or aka for short. I use he/him as my pronouns. I’m the sender behind that menfess. I hope we can mingle well :)
Prajnayaka retweeted
SADAR DIPALAK
SADAR DIBAKAR
SADAR DIMISKINKAN
#INDONESIASADAR
Prajnayaka retweeted
TRISAKTI MENUJU ISTANA NEGARA MEMBAWA TRITURA #INDONESIASADAR
Prajnayaka retweeted
🇮🇩🇸🇬SINGAPURA TELAH SELESAI
INI DIA WAJAH PARA PEMBAKAR HUTAN DI INDONESIA
SINGAPURA AKHIRNYA BERTEKUK LUTUT SAMA INDONESIA DAN AKHIRNYA MEMANGGIL EKSEKUTIF PERUSAHAAN TERKAIT KABUT ASAP KARHUTLA. ADA APA DI BALIK PERTEMUAN TERTUTUP INI?
Wak, isu kabut asap lintas batas kembali jadi sorotan. Pemerintah Singapura menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah eksekutif perusahaan yang diduga memiliki keterkaitan dengan persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Pertemuan itu melibatkan tiga pejabat tinggi Singapura:
• K. Shanmugam, Senior Minister.
• Gan Kim Yong, Deputy Prime Minister.
• Grace Fu, Minister for Sustainability and the Environment.
Ini bukan persoalan sepele. Kabut asap bukan cuma soal jarak pandang atau terganggunya aktivitas penerbangan. Ada jutaan orang yang harus menghirup udara tercemar, termasuk anak-anak, lansia, dan masyarakat yang tinggal paling dekat dengan titik kebakaran.
Yang menjadi pertanyaan wak, apa hasil pertemuan tersebut? Seberapa jauh perusahaan-perusahaan itu dimintai pertanggungjawaban? Apakah ada pemeriksaan independen, penegakan hukum, dan langkah konkret untuk memastikan kebakaran serupa tidak terus berulang?
Pertemuan tertutup boleh saja menjadi bagian dari proses pemeriksaan. Namun, persoalan yang berdampak pada kesehatan masyarakat luas membutuhkan penjelasan yang transparan. Publik perlu tahu langkah apa yang benar-benar diambil, tanpa mengorbankan proses hukum.
Dan satu hal lagi wak, jangan sampai kita baru serius membicarakan karhutla ketika asapnya sudah melintasi perbatasan negara.
Bagaimana dengan warga Sumatera dan Kalimantan yang lebih dulu menghadapi asap, kehilangan kualitas udara bersih, dan hidup dalam ancaman kebakaran berulang?
Mereka juga berhak mendapatkan perlindungan. Mereka juga berhak menuntut pertanggungjawaban.
Kalau ada perusahaan yang terbukti melanggar hukum, tindak tegas. Jangan berhenti pada rapat, klarifikasi, atau janji.
UDARA BERSIH BUKAN HAK EKSKLUSIF SINGAPURA. RAKYAT INDONESIA JUGA BERHAK MENGHIRUP UDARA YANG SEHAT!















































