Laa retweeted
Jujur aja, aku udah males bgt ngejelasin apa-apa soal diriku ke orang. Kalo ada yg bilang aku jahat, jelek, munafik, atau gatau diri, ya udah biarin aja. Aku ga bakal capek-capek ngejelasin gimana sebenarnya yang terjadi, karena emang ga worth it.
Lagian orang lain juga ga akan ngasih solusi buat masalah yg lagi aku hadapi. Mereka juga ga bakal bantu apa-apa kok. Yg mereka mau cuma tau aja, terus jadikan bahan gibahan atau bahan obrolan di belakang. Jadi ya mending aku diem aja.
Makanya aku pilih buat ga banyak cerita skrg. Ga semua orang perlu tau isi hidupku. Mending aku fokus ke diriku sendiri aja, daripada buang energi buat hal yang ujung-ujungnya cuma jadi bahan gosip mereka.
Laa retweeted
Minimal tahu diri lah jadi yang lahir duluan, jangan cuma pinter booking nama di KK doang. 🫠☕.
Laa retweeted
anak perempuan pertama itu hidup tanpa tutorial, jadi someday punya seseorang yg bisa lembut mengarahkan dia ke tujuannya, step by step tanpa judging, dia menang.
Laa retweeted
LU PERNAH GA SIH NGERASA FRIENDLESS BANGET? KAYAK PENGEN KELUAR, PENGEN MAIN, PENGEN NGELAKUIN SESUATU, TAPI UJUNG-UJUNGNYA MIKIR, “GUE MAU MAIN SAMA SIAPA YA?”
Laa retweeted
Hari yang di tunggu dan di rindukan telah tiba 😎🥰🥰
HARI SENIN
Selamat beraktivitas moots
Laa retweeted
Mau menunggu berapa lama lagi untuk kembali taat?
Harus berapa banyak teguran yang datang sampai kita sadar untuk memperbaiki iman dan meningkatkan ketakwaan?
Jangan sampai hati terlalu terbiasa menunda untuk kembali kepada Allah, hingga kita lupa bahwa hidup ini tidak selamanya. Kita sering merasa masih punya banyak waktu, seolah esok masih pasti menjadi milik kita.
Padahal, kematian tidak menunggu kita siap untuk menghadapinya. Ia tidak menunggu sampai kita selesai memperbaiki diri, tidak menunggu sampai kita merasa cukup beribadah, dan tidak menunggu sampai kita benar-benar siap untuk pulang.
Jangan menunggu kematian datang untuk mulai taat. Jangan menunggu napas terakhir untuk menyesali waktu yang telah berlalu. Sebab, ketika ajal tiba, tak ada lagi kesempatan untuk mengulang hari ini.
Selagi Allah masih memberi kita waktu, kembalilah. Perbaiki shalat, kuatkan iman, tingkatkan ketakwaan, dan perbanyak amal kebaikan.
Karena pada akhirnya, kita semua akan pulang kepada-Nya. Pertanyaannya, sudahkah kita mempersiapkan bekal untuk menghadap-Nya? 🤍




































