dibs retweeted
i’ve said this so many times before but this fanfic discourse is an incredible way to distinguish who only began engaging with fandom post 2020
bajakannya udah ada. pirate it. art should never be dictated by the state. pirate it and watch it.
dibs retweeted
Found an interesting, if long winded substack that uses the Ao3 downtime happening at the same time of that HP fic being repurposed as a novel as a starting point to talk about the shift of fandom culture from gift economy to a transactional one
dibs retweeted
Hasil Quick Count TPS Twinky 31/10/2026
1️⃣ Usagianto Lim (89,01%)
2️⃣ Momongawan Surawan (10,99%)
BESOK AKAN ADA PILPRES FINAL!!!
dibs retweeted
Fandom spaces have been infiltrated by people who want to be popular/ treated like influencers for their contributions as opposed to just people excited to be surrounded by other people who like the same thing they like and want to show them the cool shit they wrote.
dibs retweeted
#intinyadeh komika Mega Salsabila sering dpt makian dr akun2 kosongan di post kritik pemerintah. Pas dicek, diduga punya polisi.
1 dr Bogor, 1 dr Bontang. Mega dpt identitas 2 polisi tsb, minta mereka bikin video minta maaf. Klo gak, disamperin Polsek & tempat usahanya.
(1/2)
update lagi
akhirnya oknum yang dari bontang udah minta maaf dan membuat surat pernyataan di atas matrai juga.
sebenernya mereka mereka ini udah bikin video minta maaf, tapi karna emang ka mega ga tegaan orangnya jadinya ga di up, suara tlvon ini juga sengaja di sensor kyknya wkwk.
semua keputusan berada ditangan ka mega🙌 dan semoga oknum oknum lain bisa menjaga ketikannya di medya sosyal!!
dibs retweeted
Diva.. what a blessing to be 30+ and unmarried in a world where women were historically forced to be.
dibs retweeted
it's fascinating how the internet has moved on from everything being open source and pirating being encouraged to whatever this is lmao
dibs retweeted
Film Laut Bercerita gagal menampilkan kepahlawanan orang biasa. Ketimbang memuliakan ideologi, Laut Bercerita gagal menunjukkan bagaimana rakyat biasa; mahasiwa memilih untuk berani demi kebenaran & demokrasi. Mungkin karena sumber filmnya juga cuma tumpukan romantisasi.
dibs retweeted
Salah satu strategi yang dijalankan dalam hampir dua tahun pergerakan mahasiswa Serbia hingga akhirnya rezim Aleksandar Vučić kalah dalam pemilu 25 Oktober 2026:
CANCEL CULTURE.
Sasarannya meluas sampai ke para enabler pemerintah, termasuk media propaganda, selebritas, dan figur publik yang selama ini membantu menjaga kekuasaan Vučić.
Diantaranya:
1. Media propaganda dipermalukan di depan publik.
Mahasiswa menggelar aksi Dezinformer di depan kantor TV Informer, menggunakan pakaian dekontaminasi, memasang wall of shame berisi pemberitaan manipulatif, dan mengumpulkan petisi pencabutan izin siaran.
apnews.com/article/55eb09552…
2. Selebritas yang enggan mendukung mahasiswa ikut mendapat tekanan sosial.
Mahasiswa Novi Sad mengumpulkan video dukungan puluhan figur terkenal.
Mereka bahkan melempar wacana untuk mempublikasikan nama selebritas yang mengabaikan permintaan dukungan.
nova.rs/magazin/prica-se/stu…
3. Konser artis pendukung rezim diprotes sampai batal.
Jelena Karleuša, penyanyi yang terang-terangan mendukung Vučić, menghadapi protes warga.
Konsernya di Loznica pada Agustus 2025 dihentikan sebelum satu jam. Konsernya di Lučani pada September 2026 juga batal setelah warga melakukan aksi protes.
n1info.rs/english/news/pro-r…
4. Daftar artis pendukung Vučić disebarkan untuk diboikot.
Sehari setelah kemenangan mahasiswa pada pemilu 25 Oktober 2026, muncul daftar nama penyanyi yang pernah mendukung Vučić, disertai seruan boikot dengan slogan U slobodnoj Srbiji neće pevati, yang artinya mereka tidak akan bernyanyi di Serbia yang merdeka.
Seruan ini berasal dari masyarakat di media sosial, bukan kebijakan resmi mahasiswa.
index.hr/magazin/clanak/mrez…
Dan masih banyak lagi.
Tekanan sosial ternyata sangat efektif kepada mereka yang pendukung legitimasi dan mempertahankan pengaruh rezim, karena kekuasaan tidak bekerja sendirian.
Ada jaringan yang ikut menopangnya, dan jaringan itu juga bisa dimintai pertanggungjawaban oleh publik.
Dan hasilnya, mahasiswa Serbia berhasil mengubah gerakan protes menjadi kemenangan elektoral. 25 Oktober 2026, Vučić mengakui kekalahannya.
dibs retweeted
Thats the consequences of :
1) normies getting into fan activities and thinking everything has to cater to their needs
2) ppl who migrated from Wattpad, thinking the A of AO3 stands for attention seeker
3) ppl writing for kudos and not bc they genuinely like writing
dibs retweeted
I Agree with Sam Altman.
First of all, local models are useless, they're dumb and slow
You'll spend ~$1000 on 128 GB RAM to run a local model
And you won't get anything done with it, dumb models at 8tps are useless
A $20 subscription will get more things done
And for 95% of the time, RAM is not being used so it's doing less work there compared to in a data centre where utility is more
Readers added context they thought people might want to know
Local models on suitable 128GB hardware often run at 30+ tokens/second and offer practical uses; 128GB DDR5 RAM kits currently start above $2200, not ~$1000.
datahardware.ai/tools/benchmar…
theramageddon.com/128gb-ddr5-ram…














































