Keren Bu...!!!
Apa lagi pas bagian "jadi t*i" nya ngena banget – at Sukorejo, Indonesia
apa yang ibu ini katakan adalah benar dan fakta!!!
#demo #INDONESIASADAR
hidup perempuan yang melawan
Bulan ini saya beli paket super seru internet 2 kali : 1 September dan Rabu lalu. Tapi kenapa transaksi akumulatif saya hanya 108k? Mau redeem kuota 10GB jg masih digembok
@Telkomsel – at Sukorejo, Indonesia
Dito retweeted
Three Pakistani nationals killed in Red Sea vessel attack, Pakistan foreign minister says.
Saya kmrn kan beli paket serbu 8GB/24 jam/10k tp kok gembok stamp berhadiahnya masih ga terbuka samsek dan tercantum pembelian paket periode ini Rp 0??
@Telkomsel – at Sanan Wetan, Indonesia
Dito retweeted
klik #profitloungecia untuk lihat CIA in action To join teapawt.net/TradingDiary2/status/2… and info Kontak ibu Ida t.me/ida_miminCIA +62 895-0930-4509 transfer Hanya ke nomer rekening: BCA sumber sari Bandung no 1579101111 a/n CV Chart Investor Academy
This quoted post is unavailable.
Sekelas Goal nulis nama pemain aja "Chouameni" dan "Barkola"
goal.com/id/berita/pukulan-t… – at Sanan Wetan, Indonesia
Dito retweeted
Susah Hu, kalau prinsipnya masih “cacing-cacing naga-naga”.
Baru cuan beberapa kali mulai percaya semua analisa pasti benar. Padahal market itu cepat banget ngajarin rendah hati ke orang yang terlalu percaya diri.
Kadang bukan thesisnya yang dipertahankan, tapi egonya. Karena terlalu ingin terlihat benar, akhirnya lupa tujuan awal masuk market itu buat cari uang, bukan cari validasi. Makanya banyak orang lebih rela nyangkut puluhan persen daripada mengakui satu kalimat sederhana: “Kayaknya gw salah”
Tapi ya beda cerita kalau memang dari awal lu udah deep dive. Lu ngerti bisnisnya, ngerti valuasinya, ngerti risknya, dan beli di harga yang menurut lu genuinely undervalued. Kalau memang itu prinsip dan framework yang lu pegang, then go ahead. Sometimes a thesis just needs more time to play out.
Karena market juga sering overreact. Ada bisnis bagus yang dihajar sentiment, ada saham undervalued yang tidur lama sebelum akhirnya dihargai sesuai nilainya. Tidak semua merah berarti thesis gagal, sama seperti tidak semua hijau berarti kita jenius.
Yang penting, you know what you’re doing. Jangan beli cuma karena takut ketinggalan. Jangan hold cuma karena gengsi. Dan jangan memaksakan orang lain ikut keyakinan yang bahkan belum tentu cocok dengan timeline hidup mereka.
Ada orang yang nyaman averaging down bertahun-tahun karena cashflow dan mentalnya kuat. Ada yang memang butuh liquidity dalam waktu dekat. Ada yang main cepat, ada yang main panjang. Semua valid, selama sadar risk masing-masing.
Conviction itu penting. Tapi humility juga penting. Karena di market, kadang kita memang benar… kadang kita cuma belum salah aja.
Menarik
Guys, ada satu video yang jarang ada yang mau bikin karena kebanyakan orang lebih suka cerita cuan daripada cerita rugi.
Sudarsan Glory investor yang sudah 9 tahun di market sejak 2012 baru sharing pengalaman loss-nya yang paling menyakitkan.
Dan gue rasa ini justru yang paling penting untuk didengar.
Mitos pertama yang dia hancurkan:
Blue chip pasti aman.
Dari mentor, dari teman, dari semua orang narasi yang Sudarsan dapat waktu pertama masuk saham adalah satu: beli blue chip, tidur, buka 3-5 tahun lagi, uang pasti tumbuh.
Dan dia percaya itu.
Sampai dia ketemu LPKR.
Di 2015 LPKR masuk LQ45.
Laporan keuangan bagus. Backing konglomerasi besar.
Semua indikator mengatakan:
ini saham yang aman.
Sudarsan beli di harga 1.200. Turun.
Dia averaging down.
Turun lagi.
Dia averaging lagi.
Dengan margin.
All in di satu saham.
Modal awal sekitar Rp70-80 juta dengan margin jadi Rp120 juta semua masuk ke satu saham.
Dia tunggu.
Tunggu.
Tunggu.
LPKR tidak balik.
Cut loss di harga 900-an.
Dari Rp120 juta tinggal tersisa sangat sedikit.
Dan yang bikin makin sakit setelah dia cut loss, saham itu turun lebih dalam lagi.
Sampai sekarang LPKR bertengger di harga ratusan perak.
Jauh dari harga belinya.
Dua kesalahan yang dia garis bawahi:
Satu fanatik pada satu saham.
Terlalu yakin sampai tidak mau cut loss di awal. Padahal kalau cut loss lebih awal lossnya jauh lebih kecil.
Lebih baik cut loss di awal.
Jangan tunggu sampai lossnya gede baru bingung mau ngapain.
Dua pakai margin all in di satu saham.
Margin memperbesar keuntungan tapi juga memperbesar kerugian dengan kecepatan yang sama. Dan bunga margin jalan terus selama lo menunggu.
Kisah kedua dari Rp20 juta ke Rp80 juta, lalu balik ke Rp15 juta dalam 1,5 bulan.
Sebelum kejadian LPKR Sudarsan pernah punya momen manis.
Dari modal Rp20 juta, pakai all in plus margin, dalam beberapa bulan jadi Rp80 juta.
Dia sampai bikin Excel proyeksi kapan bisa capai Rp1 miliar, kapan bisa Rp10 miliar.
Sudah happy minta ampun.
Tapi dengan metode yang sama yang bikin dia naik dalam 1,5 bulan balik lagi ke Rp15 juta.
Saya baru sadar kalau bisa menghasilkan dengan cepat dengan metode yang sama, bisa loss jauh lebih cepat juga.
Dan ini pelajaran yang paling gue ingat dari seluruh videonya:
Saham itu bukan pertandingan sprint. Ini maraton. Yang penting adalah bagaimana kita mengumpulkan pundi-pundi sampai mencapai tujuan finansial kita bukan seberapa cepat kita kaya.
Dan ada satu hal yang dia syukuri dari lossnya yang besar itu terjadi di awal ketika modalnya masih puluhan juta. Bukan setelah modalnya sudah miliaran.
Kalau kejadiannya setelah saya punya modal Rp1 miliar hasilnya jauh lebih stres.
Pesan final Sudarsan:
Blue chip dan LQ45 bisa jadi indikator untuk screening awal tapi jangan fanatik. Tetap analisis. Lihat apakah sektornya mendukung, apakah laporan keuangannya masih solid, apakah timing-nya tepat.
Karena beli saham bagus di waktu yang salah tetap bisa rugi besar.
Dan kalau memang harus cut loss lakukan lebih awal. Jangan tunggu sampai lossnya gede baru mau action. Karena semakin lama ditunggu semakin besar luka yang harus disembuhkan.
Buru2 amat.. harusnya dia nyekor dulu, trus ga lama trump modyar gitu kan lumayan
Former Arsenal and Juventus midfielder Aaron #Ramsey has retired from professional football at 35. #transfers
Lu pas umur 16 taun ngapain gwaes?
Gw berangkat sekolah ngegowes, tengah jalan ketemu kepsek, tp gue mlipir ke rental PS. Besoknya dipanggil ke kantor 😓😓😓
16 years and 73 days old...
Max Dowman is now the youngest goalscorer in #FPL history ⭐️
Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. (HR. Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079).
Sumber: muslimah.or.id/7450-setan-di…
Siluman celeng ga cukup dibelenggu, tp harus dipasung, blokir akun2 trading dan sosmednya, plus tim n buzzernya.




























