Daven. retweeted
ใ
ค
ใ
ค
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
ค ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐โ๐ ๐ป๐๐ฃ๐๐,
ใ
คใ
คใ
คใ
คLUDIVINE DESIREE EINZBERN
ใ
ค
ใ
ค
Daven. retweeted
ใ
ค
ใ
ค
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คใ
ค๐โ๐ ๐ด๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐ฃ๐๐,
ใ
คใ
คใ
คใ
คใ
คCAMERON RIJNDERS
ใ
ค
ใ
ค
Daven. retweeted
ใ
ค
A little gift from us to The Mindweavers, as a small token of our gratitude for all the time, energy, and beautiful moments youโve shared with us. Thank you for being part of our journey and for making these two weeks so memorable. Until we meet again, The Mindweavers. ๐ค
ใ
ค
Daven. retweeted
๐๐เฃชห Sumpah Coquette
๐๐ธ kami berjanji untuk ๐อ๐อ๐อ๐อ๐ setiap saat, kami janji untuk terlihat ๐บอ๐พอ๐อ๐อ๐อ๐พอ๐อ๐อ๐ผ setiap saat, kami berjanji memancarkan ๐อ๐อ๐อ๐บอ๐อ ๐ผอ๐อ๐อ๐อ๐พอ๐อ๐อ๐พ setiap saat. ๐๐ธ
Replying to @EUPHONOIARC
โ โ โ โ
โ โ โ โ
Jessica menjadi orang pertama yang meletakkan kartu berlatar oren dan bertuliskan < Louisa_Resonants_Euphonoia > tersebut. โMenurut aku, @louisagyn layak melanjutkan perjalanan bersama kita. Bisa dilihat dari track recordnya, bukan?โ Yang dibalas anggukan kepala oleh Ludivine.
โKalau aku.. Hm.. @juandraine sama @dvntiago, sih.โ Ia memegang dua kartu sekaligus. Kartu berwarna hijau dan pink itu menjadi pilihannya. โMereka aktif berpartisipasi. Mana lucu-lucu banget lagi.โ Lalu berdiri untuk menggantungnya pada papan yang berada didekat meja kerja milik Cameron.
Merasa tertarik, Cameron meninggalkan posisinya semula dan segera bergabung. Ia meraih beberapa kartu yang tersisa, sembari mengecek satu per satu. Dan pilihannya berhenti pada kartu berwarna biru milik Jarelio. โSatu orang lagi, โkan? Pilihan aku @moaelio. Selain aktif dan gak pernah absen, dia juga bisa hidupin suasana.โ
Jessica dan Ludivine bergumam menyetujui. Cameron tersenyum pada Jessica, lantas mengajaknya menyusul Ludivine untuk menggantung kartu disana.
โ โ โ โ
โ โ โ โ
Maling maling
๐ค Made with AI
Replying to @EUPHONOIARC
โ โ
โ โ
Sementara The Resonants, mulai terbangun dari hipnosisnya dan kini tersadar satu per satu. Ada yang kelihatan panik, ada yang sibuk membaca kartu di tangan mereka, dan ada pula yang menyadari bahwa barang berharga milik mereka telah dikuras habis oleh tiga orang bergelar The Great Mentalist & Master Hypnotist tersebut.
โIni penipuan!โ teriak Louisa tak percaya. Mengingat bagaimana dedikasi perempuan itu ketika memainkan peran di alam bawah sadarnya sendiri.
โ โ
โ โ
Daven. retweeted
โ โ
12:30 PM, Studio live broadcast, somewhere in New York.
Suasana di studio siaran langsung sedang berjalan dengan banyaknya situasi di sana. Mulai dari pemasangan kamera, mengatur cahaya, penataan tempat duduk untuk para peserta, juga audio yang sudah dipastikan aman.
Cameron, Jessica, Ludivine, mereka membuka acara lagi di tahun ini, untuk para "penonton setia" yang sudah menunggu sejak satu tahun yang lalu. Mereka bertiga rutin menjalankan program ini, karena bertujuan untuk mengasah kemampuan mereka sebagai mentalist dan juga hypnosis.
"Kak, takut mereka gak kena hipnosis saat verifikasi wajah, deh," ujar Ludivine dengan cemas namun tetap tenang.
"Gak akan, Vie. Kita udah bertahun-tahun ngejalanin ini. Cukup pengalaman pertama dan kedua aja yang gagal. Sampai kita harus sembunyi supaya gak tertangkap. Untung aja, waktu itu Papa tolongin kita. Sekarang-" Belum selesai menjelaskan, Cameron bergabung dengan mereka setelah mengatur sistem aplikasi juga website, ia juga turut membantu memasangkan posisi kamera supaya bisa mendapatkan sesuatu yang epic.
โ โ
Daven. retweeted
Pengen banget lihat Jude geber RX King pakai jaket kulit hitam, celana ketat, sepatu Red Wing Shoes & Dr. Martens, backsound Marron 9 - Akulah Binatang yang damn bro banget. ๐บโ๐ฌ
Replying to @EUPHONOIARC
โ โ
Lampu sorot pun perlahan mati, membuat suasana aula begitu gelap gulita. Sebelum layar menampilkan video yang dibuat oleh Jude.
Wajah sang tuan membuka video tersebut. Ia terlihat sembari menyeka rambut yang tertiup angin dan menutupi ujung matanya. Beberapa orang menanggapi dengan gelak tawa sembari tetap memperhatikan.
โMenyenangkan rasanya tempat asing ini bisa tiba-tiba terasa comfy kaya rumah gue yang lima tingkat itu. Walaupun kalau Elysia punya jalan buat geber RX King, mungkin gue bakal lebih betah. Bercanda, gue gak punya RX King aslinya.โ
โ โ
Aku udah bayar ya.
Replying to @EUPHONOIARC
โ โ
Saat yang lain tampak panik, tiba-tiba saja layar yang semula mati kembali menyala dan menampilkan data-data dari The Resonants yang selama ini dikumpulkan oleh The Mindweavers.
Sadewa mengerutkan kening. โItu data kita..?โ
Reatha di sampingnya menggenggam tangan Sadewa erat dengan penuh rasa takut. โKenapa mereka ngumpulin data kita..? Kita ini bahan eksperimen mereka..?โ
Tiba-tiba saja, Rhaeth mengingat sesuatu. โBeware of The Mindweavers. Guysโฆ Kita sudah diperingatkanโฆ.โ
Semua teka-teki itu mulai tersusun menjadi satu.
โEh, itu ada barcode, coba scan dulu,โ ucap Jude sembari mengeluarkan ponsel miliknya.
โ โ
Daven. retweeted
SAMPAI DETIK TERAKHIR PUN GUA KAGA PERNAH TERLIHAT KEREN
Replying to @EUPHONOIARC
โ โ
Resonants terlihat bingung. Saelvarsh merapatkan tubuhnya pada Cesare yang duduk tepat di sebelahnya, โIni sebenernya ada apa, sih? Kenapa tiba-tiba foto Mindweavers yang muncul?โ tanya wanita itu yang dibalas gelengan kepala oleh Cesare.
Tiba-tiba layar di depan mereka berubah tampilan lagi. Warna pada layar berubah dan menampilkan glitch yang kembali memenuhi pandangan dan sangat menyilaukan mata. Lampu sorot yang awalnya berhenti pada satu posisi, kini bergerak tak beraturan.
โEH AYAM!โ Teriak Juan terkejut saat lampu yang menerangi ruangan tiba-tiba padam.
Tidak ada yang mengharapkan ini terjadi, namun, siapa yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan?
Tiba-tiba suasana menjadi riuh, karena ruangan yang sangat gelap tanpa penerang apa pun. Rasa panik, pusing, dan kebingungan melebur menjadi satu. Mereka secara refleks melihat ke kanan dan ke kiri, menebak-nebak apakah teman di sampingnya aman atau tidak.
โ โ
Daven. retweeted
โ โ
Namun, saat layar akan menayangkan video selanjutnya, sebuah kejadian tidak diduga terjadi. Tiba-tiba layar mulai mengalami glitch. Gambar yang sebelumnya terlihat normal mendadak berkedip-kedip, disertai distorsi visual seperti garis-garis horizontal yang muncul dan menghilang dengan cepat.
Warna pada layar berubah secara tidak beraturan, beberapa bagian gambar bergeser, terpecah, dan bertumpuk seolah-olah sinyal sedang mengalami gangguan. Dalam beberapa detik, layar sempat menjadi gelap sebelum kembali menampilkan gambar yang terdistorsi.
Efek glitch semakin intens, membuat tampilan terlihat patah-patah, tidak stabil, dan berakhir menayangkan foto tiga orang yang sangat Resonants kenal, yang tidak lain tidak bukan adalah Ludivine, Cameron, dan Jessica.
โ โ
Daven. retweeted
โ โ
Kini wajah Sveanna yang menggantikan di layar. Sang puan terlihat sedang berjalan di tengah keramaian yang berada di sekitaran menuju ke Library Town dan berhenti di sebuah stan yang menjual bunga. Termasuk tempat favorit bagi mereka yang tinggal di Elysia.
โSejujurnya, ada satu perasaan yang paling aku rasakan di sini, yaitu perasaan lega. Rasanya lepas dan tenang, semua pikiran dan beban seperti hilang. Hal-hal kecil di sini juga bikin aku lebih mudah tersenyum, seperti bunga-bunga di sampingku ini.โ
Suasana hangat terasa semakin menyelimuti perasaan Resonants. Terlihat dari arah tengah kursi, bagaimana Freya dan Faradila yang duduk berdampingan saling menautkan tangan mereka.
โ โ
Daven. retweeted
Yuk, for the last time..? ๐ฅบ๐ฉท
zeno.fm/radio/euphonoia-sounโฆ





























