Erik Supit (@eriksupit) header
Erik Supit (@eriksupit) profile picture

Jakarta | Build https://teapawt.net/t.co/0735bUZBI4 | Researching AI/LLM models behavior—supposedly freakier than anything in Star Trek

Jakarta
Joined July 2009
Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)Photo by Erik Supit (@eriksupit)
Translationese: sebutlah ini sebagai "bawaan bayi" dari model-model LLM/AI frontier. Mesin-mesin itu akan selalu aneh ketika menulis prosa sastrawi Indonesia. Nuansanya janggal, lebay, bertaburan frasa dan kata puitis yang nggak pas di kalimat.
1
210
Selama model-model frontier itu lahir dari "bahasa ibu English", cara bernalarnya pun akan English. Maka, ketika menulis teks sastrawi Indonesia, hasilnya akan terbaca layaknya teks terjemahan.
114
Deepseek harness, memang terbukti berbeda. Wajar jika menyita perhatian, dan kini sudah 16,4 k fork di github. Kerja panjang berjam-jam, dijalankan lancar, dengan dispatch puluhan subagents.
1
340
Tapi risikonya tetap besar: kian rumit dan kompleks tugas yang dibebankan, makin boroslah konsumsi tokens-nya. Sama saja dengan harness lain: codex atau claude-code.
1
35
Intinya: harness bagus, dengan model Ai frontier apapun, bakal cerdas dan tertib mengendalikan agent, apabila user mau membayar mahal.
32
Dibuat untuk dilupakan
383
Orang mulai pakai Ai untuk menghalau kesepian. Riset MIT & Harvard mengungkap hubungan manusia-AI di Redit: MyBoyfriendIsAI! Yang berbagi visual agar mirip seperti hubungan antarmanusia, ada 19,85%. Yang sengaja kencan dengan mesin, sebanyak 17%. arxiv.org/abs/2509.11391
1
1
277
Tempo menggunakan istilah "Akal Imitasi" untuk menerjemahkan Artifial Intelligence. Frasa yang bagus, dan lebih cocok ketimbang "Kecerdasan Buatan".
1
315
Makin terbukti: kesenjangan perolehan informasi itu sedemikian lebar. Boleh jadi, masih banyak lagi "boomer dan generasi X berkuasa" yang hidup dalam gelembungnya sendiri. Asyik dengan urusan sendiri, yang dianggapnya sebagai urusan publik.
5
358
LLM/Ai dan halusinasi itu satu paket. Keniscayaan, akibat -- antara lain --proses pelatihan yang mengarahkan mesin untuk selalu menebak. Maka output-nya adalah tebakan termungkin, bukan benar atau salah a la manusia. Ini pula yang membuatnya sukar mengatakan, "Aku tidak tahu".
4
3
471
Just wait. The relic boomers and the Gen X ‘experts’—stuck in the past, pretending to know tech they can’t grasp—will soon turn AI into their scapegoat for Indonesia’s unrest. Watch them rant in broken tech speak, mistaking noise for knowledge.
321
Bahasa Indonesia is no longer the people’s tongue: it’s a dictionary of euphemisms: khilaf for killing, clarification for denial, penyerbuan repackaged as ‘security,’ & 'mengamankan' used to mean arresting and silencing. Vocabularies engineered to wrap lies in soft words.
9
3
545
Sikap jelas UII Yogyakarta!
2
5
585
The playbooks from ’65, ’74, and ’98 are back on the table. They already have the script—it’s the Boomer’s playbook. The twist is, the cast has changed.
5
5
515
Lumayan. Untuk pemecahan teka-teki bernuansa lokal, yang idealnya diucapkan, bukan ditulis, karena perlu intonasi suara yang pas, GPT 5 lumayan cerdas menjawabnya. Tempo hari, satu-satunya yang mampu menjawab ini hanya Opus 4.
1
223
GPT 5 tidak sehebat itu. OpenAi belum kemana-mana sejak o3 diluncurkan. AGI masih jauh.
1
260
Seberapapun pintar mode LLM dibuat, juaranya tetap NVIDIA.
1
283