Helvy Tiana Rosa retweeted
Gabung, yuk, Diskusi dan Bedah Buku GAZA SUATU MALAM DI JAKARTA karya @helvy bareng @GotamaSasti, @hadinurrhamadan, & saya sendiri 😅
Besok siang di @pustakaobor (dari St. Sudirman/St MRT Dukuh Atas) tinggal salto beberapa kali 😉
Daftar dulu ya di 0878-7381-8562.
Diskusi senja ini diadakan Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI. Gabung yuk via zoom. Gratis🙏
Terima kasih. Cerpen saya di Kompas hari ini dengan latar Boven Digul, 1934 🙏
Nama lelaki itu Syarif. Di daftar: tahanan politik. Di mulut penjaga: orang buangan. Dalam kepala Van Dijk, ia belum menemukan kata yang pas. #Cerpen #AdadiKompas
kompas.id/artikel/gekontrole…
Cerpen saya hari ini di Tempo tentang hak perempuan atas tanahnya, tentang minyak nilam dan Aceh: "Daun Kering di Buku Nikah". Selamat membaca🙏: tempo.co/teroka/pernikahan-s…
Malam Doa dan Kemanusiaan untuk Aceh, sekaligus memperingati 21 tahun tsunami Aceh, di TIM, 26 Desember. Gratis dan terbuka untuk umum.
Alhamdulillah. Mulai hari ini Film Hayya 3 Gaza diputar di Malaysia dan Brunei. Insya Allah menyusul di Singapura dan Turki. 🙏
Besok 30 Oktober 2025, Film Hayya 3 Gaza diputar di pawagam-pawagam di Malaysia dan Brunei. Layarnya semoga masih akan terus bertambah. Nonton hari pertama ya! 🙏
Bergerak mengkritisi negeri itu tanda cinta. Tapi hati-hati, jangan sampai kita ‘digunakan’. Jangan mau dipecah belah lagi seperti dulu.
Puisi hari ini, dari yang tidak pernah jadi buzzer siapapun🙏🥹🤍
INDONESIA: JANGAN PECAH DI TANGAN KITA! facebook.com/share/p/1J9dQze…
Pejuang kemerdekaan kelahiran Aceh ini punya banyak talenta dan jasa, tapi jarang yang mengetahuinya.
Selamat membaca cerpen Helvy Tiana Rosa, “Aroma Penyair Mahzan” di Kompas hari ini: kompas.id/artikel/aroma-peny…
Waaah Adindaaa🥺🥺🥺
Nggak nyangka kamu sampai banjir air mata separah ini de🙏🥹 Kamis malam with @adindanegara #AssalamualaikumBaitullah
Film Assalaamu’alaikum Baitullah #FilmAsba beli 1 gratis 1 di TIX ID periode 17-18 Juli. Bawa orang-orang tercinta. Dari novel @asmanadia
Sastra bukan pelarian, tapi perlawanan. Ia hadir agar nurani tak padam di dunia yang kerap menertawakan kebenaran.
Selamat Hari Sastra Indonesia, 3 Juli 2025.
Sastra adalah doa yang ditulis dengan air mata, dibaca oleh jiwa, dan diwariskan pada zaman yang tak tahu siapa kita, kecuali dari cerita.
Sastra barangkali tak mengubah dunia. Tapi ia membuat kita menyadari dunia seperti apa yang pantas diperjuangkan.
















