Yang Mulia 2.0 retweeted
Soalnya gue telat 7 tahun, baru sadar sekarang ternyata tiap bapak gue malem malem duduk di depan teras, pikiran kosong, tuh penyebabnya karena, jadi cowo emang seberat itu.
Gue telat 7 tahun belain dia waktu dizolimin keluarganya.
Telat 7 tahun buat ngasih kado, apalagi bunga. Sekarang bunga yang gue kasih harus tinggal petals gini.
Sedih banget.
Makanya gue gamau cowo cowo, calon bapak, di sia sia sama gender gue sendiri, cuma karena mereka gabisa kaya cowo fiksi novel dark romance.
Yang Mulia 2.0 retweeted
Valentines and Ramadan r 3 days apart I knowww some of u r gonna be going from dates to dates
Yang Mulia 2.0 retweeted
Gambar ini akan abadi. Kapolrestabes Semarang, anggotanya menembak Gamma lalu Gamma meninggak, nggak cuma itu, Gamma dituduh membawa senjata untuk tawuran.
Setelah dicek CCTV, Gamma hanya boncengan ama temennya, nggak bawa senjata dan nggak ada tawuran.
Min @txtdrbekasi warga Kota Bekasi ada yang pernah berhasil bikin KK baru via e-open belum ya?
Terakhir coba, abis upload data malah ngblank web-nya. Dicek di riwayat juga kagak masuk. Kagak danta bet dah.
W hari ini adaaaaa aja yg bikin senewen.
Mungkin karena senewen mulu juga jadi pas kirim paket pake @jntexpressid salah input berat paket, yg harusnya 3 kg malah 2 kg. Sesuai berat barang sebelum dikemas.
Diinfo ama admin, tp abis info adminnya ngilang wkwkw tolongg gimana ni
Yang Mulia 2.0 retweeted
Penangkapan jurnalis kembali terjadi. Kali ini di Morowali, Sulawesi Tengah. Apa yang sebenarnya terjadi?
Yang Mulia 2.0 retweeted
#intinyadeh DPR & Pemerintah setuju bawa RUU KUHAP ke Sidang Paripurna Selasa (18/11) buat disahin, ketika masyarakat sipil & ahli hukum kritik keras krn dinilai terlalu kasih kewenangan ke polisi, potensi semua org bisa dikasusin.
Bbrp poin utama yg dinilai sgt bahaya:
(1/3)
Peringatan Darurat 🚨🚨🚨
Komisi III DPR RI dan Pemerintah telah menyetujui Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) untuk dibawa ke Sidang Paripurna DPR yang rencananya akan digelar Selasa pekan depan (18/11) untuk disahkan.
Jika RUU KUHAP disahkan, maka semua orang berpotensi menjadi korban. Semua bisa diamankan, ditangkap, dan ditahan tanpa kejelasan. Semua bisa digeledah, disita, disadap, dan diblokir hanya berdasarkan subjektivitas aparat.
Semua bisa diperas, semua bisa dikuasai polisi, semua bisa direkayasa menjadi tersangka.
Semuanya yang disebutkan tadi bisa terjadi karena RUU KUHAP dipaksakan untuk disahkan dengan tergesa-gesa.
Mari kita pantau bersama dan desak Presiden untuk menarik draft RUU KUHAP agar tidak disahkan dalam waktu dekat!
Yang Mulia 2.0 retweeted
crazy how your question is "where are the feminists" when you should be asking where's the fucking police and government
India Has Killed 46 Million Girls in Sex-Selection Abortions, Where are the Feminists? buff.ly/MqJfh8A
Ini juga kah isi pikiran laki gw? 🤣
Aku pemalas, mirip dah ama si mbak di menfess ini.
Bedanya, kayanya laki gw ngerti kalau independent women aren't built for housework. Nyari duit gercep, ngurusin staff ama kerjaan cakap, tp kerjaan rumah ya kadang common sense aja gak jalan.
This Post is from a suspended account. Learn more



















