MATTHEW, B. (@katantara) header
MATTHEW, B. (@katantara) profile picture

— FICTIONAL, 1970. ROOTS, STORMS AND BLOOMS.

S(Ic), Eng/Id, Nsfw.
Joined July 2013
Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)Photo by MATTHEW, B. (@katantara)
Tidak lama setelahnya, makanan datang dan keduanya melahap mie ayam tersebut hingga tandas.. karena lapar yang melanda. Malam ini berakhir dengan baik dan lancar, harap Berkah.. kepulangan Ingrid dari Amerika ini adalah perjalanan baru bagi kehidupan pernikahan mereka kedepannya.
1
37
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ S E L E S A I. ㅤㅤ
30
Berkah terkejut tatkala mendengar ucapan Ingrid. 𝘒𝘪𝘵𝘢 𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬, 𝘺𝘶𝘬? Bagaimana bisa terpikirkan dalam benak Ingrid seperti itu, padahal dirinya sendiri juga tahu kehamilan akan punya risiko besar kepada dirinya.. maupun bayinya kelak?
1
56
"Ai, kita sudah sampai. Yuk?" Ajak Berkah kepada sang istri turun dari mobil, dan melanjutkan lagi, "Soal itu nanti kita bahas lagi di rumah, sekarang makan dulu, pasti lapar kan?" Berkah mengalihkan obrolan tentang anak menjadi ajakan makan malam di warung Mie Ayam. (@tautsenja)
1
66
(...) tanya aku kepengen di mana, atau mau apa, dalam hati Mas yang paling dalam kepengen juga untuk ikut apa kata Mama dan Papamu—pindah ke sana. Tapi, hotel ini masih butuh aku untuk disisa-sisa akhirnya, toh? Kalau kamu mau tahu aku juga jenuh di hotel itu." Ucap Berkah jujur.
1
44
"Its okay! Nanti kalau kamu mau ke sana, ajak Mas aja. Aku usahain bisa untuk kamu ketemu sama keluarga kamu." Berkah menggenggam jemari Ingrid sembari memastikannya bahwa dirinya bukan seperti yang kemarin. (@tautsenja)
1
67
Mobil berhenti di lampu merah. Ia menatap sejenak manik mata sang istri, kemudian membalas—berusaha untuk tidak mengeluarkan nada pun kata-kata kasar seperti yang sudah berlalu. "Why Mama and Papa said that, Ai?" Tanya Berkah penasaran, "Apa Mama dan Papamu khawatir soal kamu?"
1
40
Ia memasang wajah bingung, berusaha memaknai apa yang terjadi barusan. "Kalau kamu sendiri, maunya kayak gimana? Mau?" Tanya Berkah balik kepada sang istri. (@tautsenja)
1
58
(...) terus kamu mau tahu, siapa yang salah ambil? Aku. Hahahahaha. Jadi yaudahlah, aku traktir dia Matcha Latte habis itu." Tuntasnya tepuk tepuk jidat saking malunya dengan kelakuannya hari ini.
1
45
"Oh iya, Mama dan Papa kamu ada tanya-tanya soal aku, nggak? Atau cariin?" Tanya Berkah sangat amat penasaran. (@tautsenja)
1
52
Sepersekian detik selanjutnya ia memberikan tanggapan lagi. Tetapi bukan soal yang tadi, tapi perihal Mie Ayam! Makanan kesukaannya selain Soto, dan Rawon. "Ayo yuk. Mas ajakin kamu makan Mie Ayam terjosjis di Jakarta! Namanya Mie Ayam Langgeng!" Ajak Berkah terdengar excited.
1
53
"Sekarang kamu naik. Habis makan, baru kita pulang.. gimana? Sekarang, ayo naik ke mobil, kita makan Mie Ayam." Berkah menggandeng tangan Ingrid tanpa aba-aba, sudah lama sekali ia tidak mengajak yang dikasihi berbagi waktu atau sekadar sederhana seperti Mie Ayam ini.
1
96
Replying to @tautsenja
Sebuah pelukan melingkar di tubuh Berkah. Entah mengapa ada rasa asing sekaligus rindu yang melebur jadi satu di sana—Berkah merengkuh wanita tersayangnya dengan tulus. Dan suaranya merespons pelan. "Hey, gapapa. Mas juga baru sampe kok, jadi enggak perlu menunggu lama."
1
60
"Mas sehat kok Ai. Kamu sendiri gimana, sehat di sana? Welcome home, ya honey." Jemarinya perlahan mengusap-usap surai yang dikasihi maupun punggungnya. "Satu sih yang buat aku gak sehat, 𝘬𝘢𝘯𝘨𝘦𝘯." Kelakar Berkah kepada Ingrid dengan tawa yang refleks keluar dari lisannya.
1
86