
Sub-nya Mas @oopsmail_com 🥺❤️ Business inquiry (Gaya betul) 📧: [email protected]
Already ended our journey.
Joined March 2026
- Tweets1.6K
- Following56
- Followers42
- Likes112
Pinned Tweet
🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Postmaster . . . 📫 retweeted
“And... I, Benedict Sinclair, report for my final duty as a Postmaster. See you on top, Dispacthes!”
Postmaster . . . 📫 retweeted
“Terima kasih Dispacthes karena selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan, meramaikan hal-hal yang diberikan baik oleh Postmasters dan sesama Dispatches. Tapi, yang paling penting terima kasih karena kalian selalu aktif meramaikan linimasa bersama-sama.”
Ngobrol sendiri dia
Replying to @oopsmail_com
Pandangan beberapa orang mungkin mulai tertuju ke depan.
“Dipersilakan kepada Benedict alias Abang sendiri untuk menyampaikan sepatah dua patah kata sebelum kita benar-benar menutup acara ini.”
Postmaster . . . 📫 retweeted
“Karena itu, sekarang giliran para Postmasters untuk berbicara,” sang adam memberi jeda sejenak. “Untuk yang pertama, mari kita persilakan Bang Evans!”
Postmaster . . . 📫 retweeted
Kedua mata Benedict berbinar-binar bak menyimpan ribuan galaksi tersembunyi di antara kornea.
Kedua pipinya jelas merasa lelah karena terlalu banyak tersenyum di malam ini. Melihat rentetan hadiah yang tersaji membuat tubuhnya seperti melambung tinggi—melayang oleh bahagia.
Postmaster . . . 📫 retweeted
Replying to @wonbinaq
Setelah tepuk tangan mereda, Benedict kembali berdiri di tengah ruangan dengan santai.
“Terima kasih untuk Aileen dan Sahen yang sudah membagikan sebagian isi hati mereka malam ini. Empat jempol dari Abang buat kalian.”
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
Sahen melirik Aileen, sebelum pada akhirnya mengamati Dispatches satu persatu. "Jangan lupa untuk dibuka yaa abang-abang! Karena hadiah sudah diberikan, Sahen dan Aileen izin mengundurkan diri dari panggung! Selamat menikmati lanjutan acara! Otsukare!(≧▽≦)🩷"
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
“Mungkin sekian dari aku, dan terakhir aku sayang kalian, Dispatches dan Postmasters! Eits, tapi sebelum itu, kami Dispatches ada hadiah nih untuk Postmasters! Mohon di cek yaa, Abang Ben dan Abang Evans?:3 @oopsmail_com ”
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
Kalian semua sangat keren! Hari ini, mari kita rayakan keberhasilan ini dengan saling mengapresiasi. Jangan lupa untuk tetap menyayangi diri sendiri, dan selalu ingat: kalian tidak pernah berjalan sendirian, karena kita akan selalu ada di sini untuk satu sama lain.”
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
“Terima kasih yang kedua untuk kalian, Dispatches! Kalian hebat telah bertahan dari awal hingga akhir periode Oopsmaster ini. Terima kasih telah menjaga solidaritas dan ikatan persaudaraan yang luar biasa yaa! energi besar kita adalah berkat dedikasi kalian semua—
Ah mataku pipis.
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
“Teruntuk Postmasters—Bang Evans dan Bang Ben, terimakasih sudah bersama kami yaa sebulan lebih ini? Kami sadar, bukan hal yang mudah untuk tetap hadir bagi kami di tengah hari-hari sulit yang kalian alami.
Replying to @wonbinaq @oopsmail_com
Sahen tersenyum manis kepada penonton sebelum menyapa dengan suara lembut, "Selamat malam semuanya. Suasana malam ini begitu syahdu, ya? Penasaran deh, gimana suasana hati kalian sekarang? Apakah baik-baik saja, atau ada yang mulai merasa haru?"
Replying to @oopsmail_com
Debar jantung Sahen kian kencang saat Ben memanggil namanya. Meski gugup, ia berusaha tampil tenang dengan menyapa Postmasters dan Dispatches melalui lambaian tangan, sebelum akhirnya memberanikan diri membuka pidatonya di depan hadirin.











