Pinned Tweet
"dalam mimpiku, cintaku menari-nari di bawah kakimu dengan sukacita."
kumpulan semesta hilang yang aku temukan:
mago retweeted
dari katolik, islam, kristen, guru besar, dokter smp artis bokep pun gasuka elu wokkk. lu paham ga si seluruh lapisan rakyat lu tu muak ama lu dan antek2 lu itu. keluar anjir, di demo berkali kali otaknya masi blm nyampe 😭
Pemandangan yang indah dari demonstrasi sore hingga malam ini di Bundaran HI: ada salib merah yg gagah dan ada juga yang khusyuk salat berjamaah❤
#IndonesiaSadar
mago retweeted
🚨JUST-IN: Windah Basudara meresmikan campaign "MELAWAN BUZZER REZIM".
Windah akan membayar seluruh clipper di motion.klip yg mengabadikan momen AKSI 28 Oktober (dengan uang pribadi).
Windah berharap campaign ini akan memberikan exposure lebih, sehingga memberikan tekanan baagi para "penguasa".
——
Keren banget sih bang Windah, 19 juta lapangan kerja malah berasal dari streamer gaming.😭
mago retweeted
Di orasi Fatimah dia sempet cerita waktu dihadang tni untuk masuk ke bundaran HI buat demo, TNI bilang kalau mau demo ke bundaran HI harus izin ke yang punya wilayah.
Dia tanya, emang siapa yang punya? TNI yang punya wilayah.
Sejak kapan Bunderan HI punya TNI?
#INDONESIASADAR
🔴 Aksi Demo di Bundaran HI, Mahasiswa Serukan #IndonesiaSadar | Obrolan Newsroom xitter.cf/i/broadcasts/1yxBePXpg…
mago retweeted
Begini banget komunikasi publik Seskab. Singapura dikesankan mohon-mohon ketemu presiden dan isi pertemuan enggak diungkap. Kalo baca rilis resminya lebih ew lagi.
Btw ketemu di Hambalang karena Prabowo WFH dan menjauhi aksi massa ya?
Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan bertemu dari Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Menteri Luar Negeri Vivian dan Wamenlu Singapura diketahui mendadak tiba di Jakarta sejak selasa pagi kemarin dan mengirimkan permohonan bertemu dengan Kepala Negara.
Pertemuan berlangsung secara tertutup di hambalang sore tadi.
mago retweeted
🚨 a woman reportedly sexually harassed during today’s protest in Indonesia. People demanding better living conditions must not face harassment or intimidation. The democracy is GONE if people’s voices are silenced this way!
@AJEnglish @BBCWorld @UN @UNHumanRights @amnesty @hrw
Woeyy gilaaaaaa ini mah peleceh*n namanya😭😭😭😭
Mbaknya diseret, dipeluk dipegang bagian dadanya, woeyy tangkepp it cowoknya siapa, brengshek sekalee, gak ikhlas banget liattnyaaa pleaseee😭😭😭😭😭😭😭
Kejadian #demo hari ini
Dikira luput dari perhatian kayaknya, kassian banget mbaknya please pasti gak nyaman banget itu mana ditempat umum digituin😭
#INDONESIASADAR
mago retweeted
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) sudah sampai di Bundaran HI, PANJANG UMUR PERJUANGAN 🔥✊
#demo
mago retweeted
jadi gini guys, banyak yang nanya kenapa mahasiswa di demo hari ini kompak gak pake almamater. ternyata ini disengaja, dan alasannya dijelasin langsung sama mahasiswa di bundaran hi, rabu 28 oktober 2026
alasan pertama, biar melebur sama rakyat. rafif luqmanul aziz, mahasiswa ilmu politik upn veteran jakarta sekaligus perwakilan amnesty international chapter upnvj, bilang mahasiswa pengen melebur bareng masyarakat, rakyat pinggir kota, dan para pekerja yang ada di sekitar bundaran hi. mereka cuma pakai baju bebas, tapi tetap bawa bendera atau simbol organisasi
alasan kedua, biar pekerja mau ikut gabung. rafif berharap para pekerja yang udah selesai kerja bisa langsung ikut aksi nyuarain keresahan yang sama. dengan begitu gerakannya kelihatan lebih organik dan lebih inklusif dari biasanya
alasan ketiga, ini bagian dari uji coba model aksi baru. wakil ketua bem ui 2026, fathimah azzahra, bilang mereka lagi nyoba aksi yang beda dari demo sebelumnya, yaitu tanpa almamater dan tanpa orasi yang mendominasi. model ini juga udah dipakai pas aksi di tugu tani, selasa 20 oktober 2026
alasan keempat, buat antisipasi provokasi. fathimah ngaku ini memang tantangan, tapi mereka udah nyiapin mekanisme biar bisa terhindar dari provokasi di antara peserta sendiri
alasan kelima, aksinya sengaja dibuat lebih cair tanpa komando terpusat. massa dari tiap elemen mahasiswa diminta langsung datang ke lokasi, jadi gak bergantung pada satu jalur koordinasi
nah menurut kalian guys, demo tanpa almamater dan tanpa komando ini bikin gerakan lebih tulus dan inklusif, atau malah lebih rawan disusupi provokator?


















































