moz_es retweeted
GILAK JAHAT BANGET, Gakuat liat anaknya sampai nangis teriak dan istri sahnya dijambak sampai di tendang!! JAHAT
moz_es retweeted
#UltimaHora
Se acabo!
Iran va con todo contra el estado genocida
🚨 Ruptura: Israel acaba de ser atacado por misiles iraníes.
Mira . 🚀💥🔥🇮🇱
moz_es retweeted
CADAS GURUNDA!! 👍
Minimal nge-share kalau gak berani ngomong...
Ngomong gak berani, nge-share takut... MATI SAJA!!!!!
#Bagongiyah
moz_es retweeted
Yang lagi ramai bantu viralkan.
Negara kalah sama koruptor.
Negara kalah sama bandar narkoba.
Negara kalah sama preman.
Yang ini negara kalah sama bengkel.😂
Bikin malu kalian @ListyoSigitP @DivHumas_Polri @Polda_Aceh
Narasi wargaKepada Yth. Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Aceh Barat.
Kami tidak sedang mencari keributan. Kami tidak sedang menghalangi seseorang mencari nafkah. Dan kami juga tidak ingin menjadikan persoalan ini sebagai tontonan publik. Tetapi sudah terlalu lama kami berusaha diam, bersabar, bermusyawarah, dan menempuh jalur yang semestinya. Kami sudah menyampaikan persoalan ini kepada Kepala Lorong, Geuchik, aparatur gampong, hingga ke tingkat Polres. Kami sudah mencoba menyelesaikannya dengan cara baik-baik. Bahkan warga telah mengumpulkan petisi penolakan terhadap keberadaan bengkel tersebut di tengah permukiman kami. Namun ketika berbagai jalan telah kami tempuh dan persoalan belum juga menemukan penyelesaian, kepada siapa lagi kami harus meminta pertolongan? Kepada pemerintah daerah kami mengadu. Karena kami percaya, negara tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan administrasi, membayar kewajiban, atau menjalankan aturan. Negara juga harus hadir ketika warganya memperjuangkan hak untuk hidup dengan aman dan tenteram. Rumah seharusnya menjadi tempat untuk pulang. Tempat anak-anak tidur dengan tenang. Tempat keluarga beristirahat tanpa harus terus-menerus berhadapan dengan suara dan aktivitas yang mengganggu ketenteraman lingkungan. Kami berhak atas lingkungan tempat tinggal yang layak dan tenteram. Kami tidak meminta usaha orang lain dimatikan. Kami tidak meminta seseorang kehilangan mata pencaharian. Kami hanya meminta kegiatan usaha ditempatkan di tempat yang semestinya, bukan di tengah permukiman warga jika memang tidak sesuai dengan ketentuan dan mengganggu ketenteraman masyarakat. Maka hari ini kami meminta kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Aceh Barat: Tolong dengarkan kami. Tolong hadir dan berikan penyelesaian yang adil bagi kami. Jangan biarkan masyarakat terus dalam konflik berkepanjangan. Kami tidak ingin melawan pemerintah. Kami justru sedang meminta pemerintah hadir untuk melindungi hak kami sebagai warga negara. BIARKAN RUMAH RUMAH KAMI KEMBALI MENJADI TEMPAT YANG TENANG UNTUK PULANG.
moz_es retweeted
PRABOWO & KDM KALAH SAMA UAS
PIDATO INSPEKTUR UPACARA TERBAIK TAHUN INI JATUH KEPADA USTADZ ABDUL SOMAD.
PESANNYA
- JELAS
- LUGAS
- TEGAS
TIDAK PANDAI BER-TELE-TELE LANGSUNG KEINTINYA
KALO ANAK BUTUH MAKAN MAKA ***
moz_es retweeted
🚨 ÚLTIMA HORA: Se acaba de revelar una película de 40 minutos con todos los robos de Argentina.
Es un escándalo Mundial.
moz_es retweeted
Replying to @FIFAWorldCup
Mind you Salah was fouled in the build up to Argentina third goal and Egypt was supposed to be given a penalty instead.
VAR checked it and still went ahead to give the goal.
This is the worst World Cup ever. teapawt.net/World_Cup_HQ_/status/2…
Woi @FirstlyMedia gw telp ga nyambung.. via aplikasi @myXL respon lambat parah!!!! Kapok langganan!!!
moz_es retweeted
TUAN GURU UST ABDUL SOMAD Lc.Ma BERKOMENTAR TERKAIT ADANYA MUSIBAH BANJIR YG TELAH MENGHANCURKAN RUMAH², KORBAN JIWA DAN SATWA² LIAR YG KEHILANGAN TEMPAT TINGGAL NYA.
AKIBAT DARI ULAH PEJABAT BAJINGAN YG TAK BERTANGGUNG JAWAB !!
moz_es retweeted
See how the group of Monkeys @IDF treats the captives !!!
Fvck you @IDFSpokesperson 🖕🏽
moz_es retweeted
"Saya enggak kuat dipukulin. Saya enggak kuat disetrum. Pingsan. Saat sadar, saya digebukin dan disetrum lagi. Saya syok lihat beberapa orang telanjang bulat, digebukin, lalu dibawa ke toilet, digebukin lagi, disetrum lagi. Maka saya mengiyakan pertanyaan polisi yang ditanyain ke saya. Daripada disetrum dan digebukin terus, saya mengiyakan," ungkap Very Kurnia.

























