Pinned Tweet
AK (32) sehari-hari bekerja serabutan sebagai tukang batu dan tukang rumput, tidak pernah menandatangani dokumen perusahaan, tidak pernah mengelola bisnis, sebagaimana jabatan direktur yang tercantum atas namanya, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Rp. 8 Milyar
gak cuma Kadesnya, Bupatinya juga nge-prank, udah peletakan batu pertama aja, ehh gak pernah direalisasikan 🤣
Disamping dipaksa merokok, juga minum kopi liong, saos, kecap, lada bubuk, bawang putih, air ludah 3 orang pelaku, air keran & cuka ke 14 anak-anak (korban) yang membuat diantara beberapa korban mengalami muntah darah, juga terjadi pemerasan berkala sekitar Rp.10.000
Kisah AK (32) pekerja serabutan sebagai tukang batu dan tukang rumput, tidak pernah tandatangan dokumen perusahaan, tidak pernah kelola bisnis, dicatut namanya sebagai direktur , ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Rp. 8 Milyar
xitter.cf/netizenledger/status/2…
September 2026: Tersangka AK (32) resmi ditahan oleh pihak kepolisian (Polda Kalbar) setelah namanya secara mengejutkan tercatat sebagai direktur sebuah perusahaan dalam akta notaris proyek tersebut.
Bantahan Kuasa Hukum: Kuasa hukum AK, Eka Nurhayati Ishak, menyatakan bahwa kliennya tidak pernah menandatangani dokumen perusahaan, tidak pernah mengelola bisnis, serta sehari-hari hanya bekerja sebagai tukang batu dan tukang rumput.
AK (32), seorang tukang batu dan tukang rumput asal Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai salah satu dari tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek Bandara Ketapang, Kalimantan Barat, oleh Polda Kalimantan Barat.
Fakta Perkembangan Kasus Gelar Perkara di Bareskrim: Bareskrim Polri melalui Dittipidum menggelar perkara khusus Rabu, 21 Oktober 2026, untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan pemalsuan dokumen suket penyetaraan pendidikan Gibran
xitter.cf/netizenledger/status/2…
usulan dibuat stiker rumah maling untuk ditempel di rumah koruptor
xitter.cf/netizenledger/status/2…
Sekelompok pengendara motor trail menyampaikan rasa terima kasih langsung kepada Presiden Prabowo Subianto karena keberadaan koperasi tersebut dinilai sangat strategis di area perlintasan yang menantang.
xitter.cf/netizenledger/status/2…
Para pembuat kebijakan tidak menunjukkan keberpihakan atau perjuangan keras dan konkret menyelesaikan akar masalah kemiskinan rakyat.
xitter.cf/netizenledger/status/2…
Tiga orang pelajar (remaja) dilaporkan menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok orang yang diduga geng motor di Jalan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
xitter.cf/netizenledger/status/2…
Terjadi penyerangan acak & brutal, pada Minggu dini hari, 25 Oktober 2026 sekitar pukul 03.30–05.00 WITA di Jl. Udayana, Kota Mataram, NTB. Membuat 3 korban remaja (GH, FH, dan GB) koma dan kritis, yang awalnya sedang berboncengan menggunakan sepeda motor untuk mencari makanan.
Detail Kejadian & Kondisi Korban
Ketiga korban (GH, FH, dan GB) awalnya berboncengan dengan sepeda motor mencari makanan. Tiba-tiba, mereka dikejar oleh sekelompok orang yang mengendarai belasan sepeda motor. Para pelaku menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam.





