⠀⠀
#TEKNIKBAIK soalnya yang ini tekniknya teknik marketing communication. 🧍🏻♀️ panggil bang naya untuk komunikasi yang lebih baik. . .
⠀⠀
aku sus ke captain cal soalnya dia kumisnya lebih tebel . . .
⠀ █▀▀▀▀▀█
▏□■ ■□▕
▏ ▄▆▄ ▕
└──▄▄──┘
▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
▒▒▓▓▓▓▓▓▓▒▒
▒▒▓▓▓▓▓▓▓▒▒
▒▒▓▓▓▓▓▓▓▒▒
███████
███████
███████
███████
███████
▓▓▓▓▓▓▓
THANK YOU, PENTAMORS! 🩷
YAP. Selesai sudah agenda HAVELESTE SPORTSFEST pada hari ini!! Terima kasih banyak untuk Novamor yang sudah ikut berpartisipasi dan meramaikan, kalian semua keren. Mohon maaf kalau ada kesalahan dari Sam dan Iyus, maupun Pentamor selama agenda hari ini berlangsung.
Seperti biasa, kalau ada masukan dan saran boleh langsung aja diisi s.id/CG-Feedback ya. Terima kasih dan selamat istirahat, Havelis!
TANAYA. retweeted
⠀
Setelahnya, ia kembali melangkah dan menghilang dari jangkauan kamera.
Pria itu terus menyusuri area belakang Haveleste hingga tiba di tepi kolam renang. Tanpa ragu, ia melemparkan trash bag yang dibawanya ke permukaan air. Benda itu jatuh dengan bunyi kecipak, lalu perlahan mengapung di antara riak-riak yang menyebar.
Ia berdiri sejenak, mengamati benda tersebut dalam diam sebelum akhirnya berbalik dan meninggalkan area kolam renang.
⠀
ADA KUMIS? antara captain cal atau uncle john ya? 🧐
Replying to @haveleste
⠀
Malam itu, seorang pria berpakaian serba hitam berjalan menyusuri area belakang Haveleste dengan sebuah trash bag besar di tangannya. Jaket dan beanie menutupi sebagian penampilannya, sementara kumisnya tampak samar di bawah cahaya lampu yang temaram.
Saat melintasi salah satu CCTV, langkahnya mendadak terhenti. Ia mendongak, menatap lurus ke arah kamera, lalu menyunggingkan senyum tipis.
“𝘍𝘪𝘯𝘢𝘭𝘭𝘺... 𝘐𝘵’𝘴 𝘥𝘰𝘯𝘦.”
⠀
TANAYA. retweeted
Pasti Wills. Wills, W nya Willowen. Dia pulang kampung mulu
Replying to @haveleste
⠀
“Hmm, ukuran kaki yang cukup besar udah pasti orangnya punya tinggi sekitar 180-an senti. Kejadiannya juga selalu di malam hari.” Jessamine memberikan penekanan di akhir kalimat, seolah mengarah pada seseorang di Haveleste yang setiap harinya masih terjaga hingga malam hari.
“Tuh, kan. Pasti dia gak, sih? Ketara banget.” Timpal Riordan sembari mengunyah mie di tangannya. Nada bicaranya terdengar seperti orang yang sedang kumur-kumur.
“Dan soal CCTV juga, si pelaku gak pernah kelihatan sama sekali. Kayak tau banget di mana blind spot-nya. Yang beginian pasti dia tau, lah.” Sambung Julius.
⠀
apa aku pelakunya? aku tapi gak 180cm. . .
Replying to @haveleste
⠀
“Mungkin emang beneran dia… terlalu pas ciri-cirinya.” William menunduk, mengaduk-aduk mie instant-nya dengan garpu plastik yang sudah satu paket dengan mie-nya. Rasanya ia tidak nafsu untuk makan apapun malam ini.
Pentamor sangat yakin bahwa orang itu adalah pelaku dari semua insiden pembunuhan yang terjadi di Haveleste. Jika bukan dia, mereka tak tahu lagi siapa. Kali ini, mereka hanya berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kebenarannya dan menangkap serta menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal.
⠀
thank you spanduk ncik winya
thank you doa ko samsul
thank you ncik michelle yel yel
thank you tarot tanaya
thank you tarot ncik leya
thank you tangisan jasmine
thank you ko iel siap main semua ronde
thank you ace tendangan si madun
thank you ko eitern super cool
Replying to @haveleste
⠀
“Congratulations untuk kelompok 4NGKER karena telah memenangkan event Sports Day dengan total 325 poin!” Seru Jessamine yang disusul oleh teriakan dan tepuk tangan meriah dari semuanya.
Semua anggota kelompok 4NGKER kompak menyanyikan jargon mereka sambil menepuk-nepuk balon tepuk berwarna pink hijau, warna khas Haveleste. Sedangkan Eitern dan Gabriel meniupkan trompet, membuat suasana menjadi lebih meriah.
“You did well, guys! Menang kalah sudah biasa. Pokoknya bagi saya kalian semuanya keren!” Ujar Julius.
⠀
udah langsung aja kk wills ngaku
Replying to @haveleste
⠀
“Hmm, ukuran kaki yang cukup besar udah pasti orangnya punya tinggi sekitar 180-an senti. Kejadiannya juga selalu di malam hari.” Jessamine memberikan penekanan di akhir kalimat, seolah mengarah pada seseorang di Haveleste yang setiap harinya masih terjaga hingga malam hari.
“Tuh, kan. Pasti dia gak, sih? Ketara banget.” Timpal Riordan sembari mengunyah mie di tangannya. Nada bicaranya terdengar seperti orang yang sedang kumur-kumur.
“Dan soal CCTV juga, si pelaku gak pernah kelihatan sama sekali. Kayak tau banget di mana blind spot-nya. Yang beginian pasti dia tau, lah.” Sambung Julius.
⠀
spillkan 👁👄👁
Replying to @haveleste
⠀
Usai seharian membantu mempersiapkan dan memandu acara Sports Day, Pentamor berkumpul sejenak di unit 101 milik Jessamine. Berkumpul bersama setelah acara selesai sudah menjadi kebiasaan bagi mereka, menikmati sedikit quality time sebelum akhirnya kembali ke unit masing-masing untuk beristirahat.
“Gua masih kepikiran sama ciri-ciri pelakunya. Kalian mikirin orang yang sama gak, sih?” Seamus menghampiri keempat temannya yang sudah berkumpul di ruang makan sambil memberikan masing-masing cup mie instant yang sudah ia seduh sebelumnya.
⠀
4NGKER
Replying to @haveleste
⠀
Hampir dua jam lebih Sports Day ini berjalan. Seluruh kelompok berjuang keras untuk memenangkan setiap pertandingan agar bisa mendapatkan poin demi poin dan keluar sebagai juaranya. Agenda pun ditutup dengan permainan tarik tambang yang dimenangkan oleh kelompok 4NGKER.
Setelah Pentamor mengakumulasikan poin-poin yang diperoleh dari setiap kelompok, poin terbanyak didapatkan oleh kelompok 4NGKER dengan total poin sebanyak 325. Diikuti dengan kelompok PA2 dengan 315 poin, kelompok K3KAR dengan 250 poin, dan kelompok K1 dengan 150 poin.
⠀
TANAYA. retweeted
⠀
Beberapa Novamor mengembalikan semua bola basket ke dalam keranjang penyimpanan bola. Sedangkan yang lainnya tampak sibuk mengumpulkan keranjang untuk dimasukkan kembali ke gudang penyimpanan alat olahraga.
Satu per satu alat olahraga telah dikembalikan ke gudang penyimpanan, membuat area Sports Center kembali rapi seperti semula. Pentamor pun memastikan semuanya sudah selesai sebelum mempersilakan Novamor untuk beristirahat. Usai cukup lama beraktivitas bersama, kini saatnya mereka mengambil waktu sejenak untuk melepas lelah dan menikmati waktu santai.
⠀
TANAYA. retweeted
⠀
“Dan saya harap ke depannya kita akan selalu baik-baik saja.” Sambung Julius, berusaha menenangkan semua penghuni untuk tidak cemas dan mengkhawatirkan dua kejadian mengerikan itu lagi.
“Okay, karena acara sudah resmi selesai, yuk saatnya kita rapikan lagi semuanya bareng-bareng!” Seruan dari Jessamine langsung dilaksanakan oleh semua penghuni, termasuk Pentamor.
⠀
TANAYA. retweeted
⠀
“Yup, jangan berkecil hati bagi yang belum menang. Kita fun aja di sini, ya! No hard feelings.” William tersenyum, memastikan agar semuanya menikmati agenda malam ini dengan tujuan untuk bersenang-senang, bukan untuk saling menunjukkan siapa yang lebih hebat.
“Toh di surga nanti juga gak akan ditanyain udah menang Sports Day berapa kali.” Lagi-lagi Riordan dengan celetukannya. Pentamor lainnya dan Novamor hanya menggeleng sambil tertawa kecil mendengar kalimat itu.
“Sebagaimana tujuan acara ini dibuat, gua harap setelah berakhirnya event Sports Day ini, kita bisa lebih tenang dan lebih dekat lagi dengan satu sama lain.” Ucap Seamus.
⠀
TANAYA. retweeted
Mana suaranyaaaa 4NGKER ❓❓❓
AAAAAAAA ❗❗❗
AAAAAAAA ❗❗❗
AAAAAAAA ❗❗❗
Siapa yang bangga jadi 4NGKER❓️❓️❓️
AKUUU 🙋🏻♀🙋🏻♀🙋🏻♀
AKUUU 🙋🏻♀🙋🏻♀🙋🏻♀
AKUUU 🙋🏻♀🙋🏻♀🙋🏻♀
Replying to @haveleste
⠀
“Congratulations untuk kelompok 4NGKER karena telah memenangkan event Sports Day dengan total 325 poin!” Seru Jessamine yang disusul oleh teriakan dan tepuk tangan meriah dari semuanya.
Semua anggota kelompok 4NGKER kompak menyanyikan jargon mereka sambil menepuk-nepuk balon tepuk berwarna pink hijau, warna khas Haveleste. Sedangkan Eitern dan Gabriel meniupkan trompet, membuat suasana menjadi lebih meriah.
“You did well, guys! Menang kalah sudah biasa. Pokoknya bagi saya kalian semuanya keren!” Ujar Julius.
⠀





















