Pinned Tweet
Bagaimana bisa bebas kalau masih rentan?
Ketika media bergantung pada iklan, ketika jurnalis hidup dalam ketidakpastian kerja, dan ketika pemilik media harus berhitung dengan kepentingan bisnis lain. Kebebasan itu pelan-pelan menyempit.
Kami butuh kamu!
forms.gle/ARjqQWYMMvyetmbLA
Matahari Bali Nyelekit, Panel Surya Sulit
Di balik Bali yang party-party, akses listrik justru belum merata.
Panel surya kemudian menjadi sumber listrik utama bagi kehidupan sehari-hari warga desa.
Ada yang digunakan untuk perahu, mengairi sawah, pengelolaan sampah, sampai menerangi rumah.
Kegunaan banyak, potensi ketersediaan melimpah di Indonesia.
Tapi kenapa ya energi surya masih belum banyak dilirik?
Dari kurasi film dan diskusi di program Emergency Broadcast, Jakarta Film Week 2026, kita belajar tentang keberanian untuk bersuara.
Terima kasih untuk kolaborasi yang indah di Emergency Broadcast, Jakarta Film Week 2026.
#JakartaFilmWeek2026 #JakartaFilmWeek #ProjectMultatuli
Sumatra Merana dalam Pusaran Bencana dan Janji Palsu Jakarta
projectmultatuli.org/sumatra…
Ini bukan Kalimantan, ini Papua.
Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) Papua mencatat rekor paling tinggi tahun ini.
30.000 hektare, hampir 70% lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
28.000 hektare kebakaran terjadi di Papua Selatan, daerah yang ditetapkan oleh pemerintah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Pangan dan Energi Merauke.
Tidak hanya Kalimantan.
Tidak hanya Papua.
Indonesia sedang terbakar.
#papua #kalimantan #merauke #psn
#karhutla

ALT Ketua RT 1 Batu Busuk Iswanto mengatakan saat ini warga telah sampai ke tahap jenuh menunggu realisasi bantuan dari pemerintah. Selama sembilan bulan setelah bencana menurutnya terlalu banyak sosialisasi yang harus diikuti masyarakat. “Kami mendengar Wali Kota mengatakan akan ada bantuan Rp1,5 triliun untuk warga Batu Busuk, untuk infrastruktur maupun ekonomi, tetapi kami tidak tahu pembangunan ekonomi seperti apa yang dilakukan pemerintah nanti,” kata Iswanto. Ia mengatakan perekonomian masyarakat sedang jatuh, karena sebagian besar sudah kehilangan lahan. (Project M/Jaka HB)
Banjir Padang hampir setahun berlalu, warga masih menunggu pemulihan kehidupan. Ermidawati kini tinggal bersama keluarga adik-adiknya di rumah orang tuanya. Hunian tetap yang dijanjikan belum dibangun.
“Lahan Huntap sudah ada, baru perataan lahan, belum dibangun.”
projectmultatuli.org/hampir-…
Darnis (83 tahun) sudah lama tinggal di Batubusuk. Ia mengingat banjir pada masa lalu sebagai peristiwa ketika air sungai meninggi, tetapi tidak meluap jauh melewati badan sungai.
Banjir bandang pada November 2025 berbeda. Air datang bergelombang, membawa batu dan pohon, lalu memperlebar aliran sungai.
projectmultatuli.org/hampir-…
Sarkani (61 tahun) dulu menghidupi keluarganya dari kebun sayuran, durian, dan manggis. Kini sawahnya tertimbun batu.
Kebunnya lenyap. Untuk bertahan hidup, ia menarik kayu gelondongan dari sungai dan menjualnya sebagai bahan bangunan.
Banyak warga lain mengalami nasib serupa. Sebagian menjadi kuli bangunan, pengambil batu, atau pembantu rumah tangga.
projectmultatuli.org/hampir-…
Banjir Padang hampir setahun berlalu, warga masih menunggu pemulihan kehidupan. Ermidawati kini tinggal bersama keluarga adik-adiknya di rumah orang tuanya. Hunian tetap yang dijanjikan belum dibangun.
“Lahan Huntap sudah ada, baru perataan lahan, belum dibangun.”
projectmultatuli.org/hampir-…
Panel Surya di Pelosok Bali: Menghadirkan Terang, Keberlanjutan Jadi Tantangan
Warga di tiga desa di Bali memanfaatkan panel surya untuk menerangi rumah dan meringankan biaya operasional dalam bekerja.
projectmultatuli.org/panel-s…
Banjir bandang yang melanda Sumatra hampir setahun lalu menuntut penanganan yang serius dalam tata kelola perkebunan sawit.
“Kalau tidak, masyarakat akan kembali memilih sawit karena dinilai lebih aman secara ekonomi.”
#RezimGagapDarurat #Aceh
projectmultatuli.org/sawit-d…
Di Gampong Pante Kera, keadaan warga tak jauh berbeda.
“Kalau ada pekerjaan, tentu saya mau bekerja. Masalahnya memang nggak ada lagi orang yang bisa mengupah. Kebun warga rusak, kebun Mamak tinggal sedikit, dan usaha lain juga nggak jalan. Sekarang saya nggak punya penghasilan.”
projectmultatuli.org/sawit-d…
Dari Batu Sumbang dan Pante Kera di Aceh Timur hingga Juar dan Babo di Aceh Tamiang, kebun sawit di sepanjang tepian sungai menjadi sandaran hidup banyak keluarga.
projectmultatuli.org/sawit-d…
Banjir bandang yang melanda Sumatra hampir setahun lalu menuntut penanganan yang serius dalam tata kelola perkebunan sawit.
“Kalau tidak, masyarakat akan kembali memilih sawit karena dinilai lebih aman secara ekonomi.”
#RezimGagapDarurat #Aceh
projectmultatuli.org/sawit-d…
Konglomerat Sawit di PSN Tebu Merauke: Rebut Hak Ulayat, Dibeking Tentara dan Negara
projectmultatuli.org/konglom…
Nasib warga di sekitar PLTU Nagan Raya, Aceh, yang beroperasi sejak 2014.
Penopang utama listrik di Aceh, tapi warganya babak belur.
Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, bagaimana nasib kebebasan pers?
Serial #DeadPressSociety mengungkap berbagai bentuk pembungkaman pers yang terjadi di bawah pemerintahan Prabowo Subianto.
Bakom menjelma bak Departemen Penerangan Orde Baru. Mengontrol akses informasi, mengancam redaksi, dan memproduksi narasi konspiratif.
projectmultatuli.org/hari-ha…
Hari ini, 20 Oktober 2026, mahasiswa melakukan aksi di berbagai daerah merespons dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Kontributor kami merekam aksi mahasiswa di Jakarta dan Yogyakarta.
Mereka mengusung berbagai tuntutan, di antaranya adalah:
1.Tetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional, Adili korporasi, dan pulihkan ekosistem
2.Benahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial
3.Hentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi
4.Berantas korupsi, kolusi, dan nepotisme
5.Turunkan biaya Pendidikan serta wujudkan sistem Pendidikan yang mengabdi kepada rakyat
📷🎥: Johanes Hutabarat, Yaya Ulya, Adrian Mulya
#AksiMahasiswa #IndonesiaSadar #ProjectMultatuli











