
Resah akan Bumi Manusia #MenolakLupa #MenolakTunduk #MenolakDiam
Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Joined October 2023
- Tweets2.6K
- Following405
- Followers3.8K
- Likes1.4K
Pinned Tweet
Ini adalah orasi pertama saya di @AksiKamisan, semoga semangat perjuangan ini terus membara di dalam jiwa generasi muda.
#HidupKorban #JanganDiam #Lawan #SoehartoBukanPahlawan
Seorang pencuri tidak lahir di ruang hampa. Ia tumbuh dari struktur sosial yang timpang, dari distribusi kekayaan yang tidak adil, dan dari relasi kuasa yang memungkinkan segelintir orang mengakumulasi kekayaan dengan mengorbankan kehidupan banyak orang.
Faiz retweeted
Wowo waktu nyulik orang udah izin belum?
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Faiz retweeted
Orasi mahasiswa UI didepan TUGU TANI yg menyoroti terkait program tidak berguna alias MBG.
"RAKYAT BUTUH PEKERJAAN YG LAYAK BUKAN MAKANAN BERACUN"
—Tugu Tani, Jakrta Pusat [20/10/26]
Kalau pemerintah sengaja membuat bencana alam, maka kita harus membuat bencana untuk kekuasaan yang sedang mereka duduki.
Selamat ulang tahun, Pak Prabowo. Silakan tiup lilinnya, potong kuenya, dan rayakan bertambahnya usia. Tapi ingat, di luar sana, masih ada buruh, petani, nelayan, dan anak desa yang masih menderita.
Faiz retweeted
Banyak yg tanya, profpic saya ini gimana bikinnya? Yg bikin ilustrator PP saya sebelumnya juga, namanya di IG: haekal.jpg.
Lalu, banyak jg yg mau bikin. Ok, ini kami bagi template-nya ya. Silakan unduh di s.id/profpicasap26.

ALT Ilustrasi digital Anies Baswedan memakai kacamata dan masker, kemeja biru terbuka di atas kaus putih, berdiri dengan tangan bersedekap. Alisnya berkerut dan matanya melirik ke samping dengan cemas, ada tanda seru di dekat kepalanya. Kabut asap abu-abu tebal menutupi wajah hingga dadanya, semakin pudar ke bawah. Latar belakangnya jingga dan merah menyala seperti kobaran api di balik asap, menggambarkan suasana pembakaran hutan dan lahan.
Gue teringat kritik Marx terhadap filsafat yang hanya menafsirkan dunia tanpa berusaha mengubahnya. Buat gue, memahami politik seharusnya membuat kita semakin peka terhadap ketidakadilan, bukan semakin kebal terhadapnya.
Gue paham bahwa teriak di media sosial memang bukan sebuah revolusi, tapi gue malah lebih takut menjadi seseorang yang memahami seluruh mekanisme penindasan, tetapi akhirnya malah berdamai dengan penindasan itu sendiri.














