ta retweeted
pajak sebanyak ini tapi fasilitas kesehatan kaya kontol, fasilitas transportasi umum kaya kontol, fasilitas pendidikan kaya kontol, semua kontol
Guyss kalian tau nggak kalau pajak kita sebanyak ini:
PPh, PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 24, PPh 25, PPh 26, PPh 29, PPh Final, PPh UMKM, PPh Badan, PPh Orang Pribadi, PPN, PPnBM, Bea Meterai, PBB-P2, PBB-P3, PBB-P5L, Pajak Karbon, PKB, BBNKB, PAB, PBBKB, PAP, PAT, Pajak Rokok, Pajak Reklame, PBJT
Makanan dan/atau Minuman, PBJT Tenaga Listrik, PBJT Jasa Perhotelan, PBJT Jasa Parkir, PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan, BPHTB, Pajak MBLB, Pajak Sarang Burung Walet, Opsen PKB, Opsen BBNKB, Opsen, Pajak MBLB.
ta retweeted
Kalian sadar ga sih kalau:
- Pakaian dari atas sampai bawah kena 11% (sampe sempak, pembalut, odol)
- Isi Bensin kena 12,5%
- Makan di resto, nginep di hotel? kena 10%
- Nikmatin film & musik pun masih kena 11%
- Pulsa % internet? kena juga 11%
Gaji kalian pun masih kena potong
ta retweeted
“kerja keras biar ga miskin”
meanwhile di usia yg jauh dari kata muda, kakek nya masih harus cari uang untuk bertahan hidup, bukan untuk kaya😭
ta retweeted
Papua, sekeping surga yang jatuh ke bumi, dibakar jadi neraka.
PAPUA, SULAWESI, MALUKU DIBAKAR.
ta retweeted
Turut berduka cita sedalam2nya untuk 3560 korban meninggal dunia akibat karhutla 🥀🥀🥀
Dan yang paling menyedihkan adalah, berita duka ini disampaikan oleh kantor berita Al Jazeera
ta retweeted
kamu bisa makan, belum tentu oranglain bisa makan. kamu tetep bisa beli pembalut + pajak, belum tentu yang lain bisa beli pembalut, apalagi masih ditambah pajak.
please, be nice, jgn egois mikirin diri sendiri. yg demo tuh untuk kepentingan semua rakyat biar sejahtera.
ta retweeted
Ada remaja cewe usia 17th dibakar hidup-hidup sama neneknya (67th), gara2 gak jemput neneknya, nenekanya jalan 1km. Korban udah nangis ngeraung-raung, ada 3 orang laki-laki di luar rumah gak ada yang tolongin.. korban ditemukan sudah luka bakar 80%.
JANCOK ANCEN
ta retweeted
Di Jogja, kelompok suporter dikabarkan "menyerang balik" kelompok preman dengan doxing dan mendatangi langsung rumahnya.
Di digital, netizen menyerang balik enabler kekuasaan dengan seruan boikot.































