Shiena (@shienanigans) header
Shiena (@shienanigans) profile picture

smile like you mean it 🪭⛓️

Joined February 2024
Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)Photo by Shiena (@shienanigans)
Have a nice day! Keliling2 resort dulu jalan kaki santai biar ga stress 🤪
28
1
42
8,398
Shiena retweeted
Hasil nyobain flash filter. Bagus jg sih lightingnya
3
1
2
331
Target boleh dikejar kok, tapi kesehatan jangan lu korbanin Di tengah sibuknya hari, jangan lupa makan yg sehat soalnya badan tuh butuh energi, bukan cuma kopi 😊
38
10
2
63
1,193
Hasil nyobain flash filter. Bagus jg sih lightingnya
3
1
2
331
Shiena retweeted
Lama-lama muak juga ya sama 5M impression sialan
178
15
5
137
7,322
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
2,798
45,900
3,750
100,185
11,309,769
Man to man: Nikah lah kalau kamu udah siap, bukan karena pengen punya anak.
1,392
7,538
1,173
42,342
2,618,028
Shiena retweeted
GA TERIMA!! Aku pengen jd seorang ibu 😂 Apa lah arti berumah tangga, kerja keras tp ga ada anak. Rasanya hampa, kek ga ada tujuan.
kalo pasangan kalian bilang “aku mau child free” kalian gimana?
4
1
6
324
GA TERIMA!! Aku pengen jd seorang ibu 😂 Apa lah arti berumah tangga, kerja keras tp ga ada anak. Rasanya hampa, kek ga ada tujuan.
kalo pasangan kalian bilang “aku mau child free” kalian gimana?
4
1
6
324
Shiena retweeted
Siapa suka matcha??? 🍵
9
1
10
304
Shiena retweeted
Enak bgt yaa dapet princess treatment langsung dari presiden 🥹
Wahai rakyat jelantah.. kalian cukup nonton aja ya, ada pejabat ultah yang kebetulan sedang ada di Perancis 😜
4
1
4
240
Enak bgt yaa dapet princess treatment langsung dari presiden 🥹
Wahai rakyat jelantah.. kalian cukup nonton aja ya, ada pejabat ultah yang kebetulan sedang ada di Perancis 😜
4
1
4
240
Siapa suka matcha??? 🍵
9
1
10
304
Shiena retweeted
Cewe cuma ngepost foto lagi cantik aja pakai outfit bagus rambut distyling, disangka udah sukses njirr wkwk
3
1
3
150
Cewe cuma ngepost foto lagi cantik aja pakai outfit bagus rambut distyling, disangka udah sukses njirr wkwk
3
1
3
150
Shiena retweeted
Ini seriusan mesti bikin video ngomong2 biar impresi naik? Wkwk Lama2 dah kayak tiktok nihh
2
1
1
172
Ini seriusan mesti bikin video ngomong2 biar impresi naik? Wkwk Lama2 dah kayak tiktok nihh
2
1
1
172
Karena warungnya sepi sementara warung tetangga rame, Muji, warga Pasuruan, menyimpan iri dengki dan marah. Muji lalu datang ke warung si tetangga, kemudian membunuh si pemilik warung dan anaknya. Dia ingin warung tetangga tutup, jadi warungnya bisa menjadi ramai. Dia lupa memikirkan tertangkap dan masuk penjara, pokoknya saingan harus dilenyapkan. Vonis mati.
11
3
17
3,391
Shiena retweeted
Waktunya perpanjangan cenblu hari ini. Masih under review wkwk
1
1
88
Waktunya perpanjangan cenblu hari ini. Masih under review wkwk
1
1
88
Shiena retweeted
Nihh muka2 pelakunya kek orang bener yg rajin belajar gt.
isi chatnya dan muka muka para pelaku KS di FH UI. cara mereka meminta maaf seperti tidak melakukan kesalahan dan bahasanya terlalu berbelit belit sampai muak sendiri dengernya. satgas FH UI harus cepet sih ambil tindakan tegas selanjutnya dan tranparan. buat teman teman mahasiswa yang lain sesama fakultas atau bukan harus tetap kawal masalah ini sampai selesai. jangan sampai mencoreng almamater kalian.
1
1
2
219