Pinned Tweet
"Bersamaku...
Kamu tidak perlu mengahabiskan waktu
Hanya untuk terus menjelaskan siapa dirimu, mengerti cara berpikirmu, memahami jiwamu dan menerima dirimu tanpa kau menunjukan yang berlebihan,
Seolah semua sudah saling mengerti meski saling membisu dan hanya saling tatap."
Sebagian lagu....
Ada yang tidak pernah benar-benar pergi,
ia hanya diam bersembunyi di sudut waktu, menunggu satu malam sepi untuk hadir kembali mengetuk ingatan.
🖤
أحِبّي الرجلَ بكلّ إخلاص، وتقبّلي كلّ ما فيه،
فسوف يؤذيكِ وكأنّ الأمر لا يثقل كاهله.
"Cintailah laki-laki setulus-tulusnya dan terima segala tentangnya, maka dia akan menyakitimu seperti tanpa beban."
Cengek, tomat, bawang merah, terasi merah mateng, gula garam penyedap, jeruk limau.
All mentah, terasi saja yang mateng.
Hoyong teu?
Tabita teu?
Aku tidur dengan seluruh dosaku.
Tapi Allah menjagaku sampai pagi.
Nafasmu Dia pemiliknya──
Kenapa harus sombong?
"Aturan paling dingin, lakukan dengan paling hangat."
Di sakuku, ada kartuku
Di tangan-Mu ada As ku──
Assalamualaikum diriku....
Jangan pernah kubur hati dan empatiku, meski yang tampak padaku hanyalah keburukan."
اَللَّهُمَّ لَيِّنْ قلبي كما لَيِّنْتَ لْحَدِيْد لِدَاوُدَ
"Ya Allah luluhkanlah hatiku sebagaimana engkau meluluhkan besi untuk nabi daud. "
Tanyakan pada diri sendiri:
"Apakah aku mampu menikmati tawa sebahagia ini, apakah aku pernah?".
Seikhlas itu mereka menikmatinya.
Kelean kapan?
Sudahi berbincang dengan isi kepalamu
Tanpa sereal, serial perjalanmu akan terus di putar.
....dan setakar doa di kesendirian itu gak ppa kan?
Dering Q
Entah, rasanya mewakili
Diantara aroma debu basah yang mengendap setelah hujan ku mendengarnya, menyisakan pendar, setitik pelupuh yang tumbuh diam-diam
di antara sudut mata pengharapan.
Kini
Kau adalah titik dengar
di hari yang tak kunjung usai
Kutemukan ketika kelam.
اِنۡ اَحۡسَنۡتُمۡ اَحۡسَنۡتُمۡ لِاَنۡفُسِكُمۡ وَاِنۡ اَسَاۡتُمۡ فَلَهَا ؕ
"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri."
Al Isra, ayat 7
Tulisanku
Untuk sepasang mataku
Yang seringkali salah melihat
Dan juga untuk hatiku yang kerap kali lupa bercermin
Diriku ini pendosa, maka sungguh tak pantas
Jika jemariku sibuk menghitung khilaf mereka
Teguran ini
Sebagai obatku
Bukan sebagai senjata untuk melukai oang lain
Tuhan,,,
Jadikan aku penembus pekat,
Mengurai segala kelam. Aku seorang pejalan yang tak lagi tersesat, padaMu muara segalaku berlabuh, lebur dalam perjumpaan utuh denganMU
Rasanya lelah jiwaku, mengembara dengan gontai meniti waktu dan jarak antara ruang jiwa dan ilahi.
Ulam : Iwak (bisa ikan, bisa ayam)
Ayam : Sawung
Awis : Mahal
Mirah : Murah
"Ngenyange pinter tur juruse kudu mateng pokoke😄."
Bahagia itu hati kita yang nyetir dawuh Gus Dullah langitan.
Lantas kalau ini:
─Jika bangsa ini lapar, saya akan tanggungjawab,
Ini kelakar siapa ya?
Negara yang indah, tapi pimpinane ora nggen4h
Negara yang subur, tapi pimpinane ora **jur
──Lanjutkan
