ㅤ
Ivoire sudah melatih ini berulang kali, tapi lidahnya masih saja kelu. Ia menarik napas dan berujar, “I’ve been carrying a lot of guilt about what happened between us in the past—especially about that portrait curse I put on Hogwarts. It was a horrible thing to do, and it was out of jealousy and anger. I don’t even recognize the person I was back then, and I’m so deeply sorry for what I did.”
ㅤ
ㅤ
Pria itu mengerjap dan melihat dunia dalam perspektif yang berbeda. Ia sadar posisinya yang terjepit rongsokan baju zirah di dinding aula, dan berusaha bangkit. Dalam heningnya, Ivoire menyingkirkan benda apapun yang ada di hadapannya dengan kekuatan magis tanpa tongkat.
ㅤ
ㅤ
Terlalu banyak hal yang perlu diproses sendirian, ia berusaha menghindari tatapan saudarinya. Ivoire melangkah keluar dari aula. Tak ada yang tahu kemana tujuan jejaka itu, pula jejaknya tak dapat ditelusuri.
They said no sibling is perfect: we argue, we fight. We even stop talking to each other at times, but in the end, we are family, and our love for each other will always be there.
ㅤ
ㅤ
Dalam sekejap, tujuan penyihir ambisius itu adalah tempatnya bernaung. Kastel terbengkalai yang tak diketahui siapapun, dan hanya terlihat seperti tumpukan sampah di pembuangan akhir untuk muggle. “Finally,” ucapnya menghela napas seraya menjejer lukisan-lukisan tersebut.
ㅤ
Replying to @Triwizard2024
ㅤ
Kejadiannya terjadi begitu cepat, dan saat Ebony membuka mata, mengerjap untuk menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk, ia menyadari fenomena yang terjadi. Pupilnya menyaksikan para penyihir remaja tak bersama mereka. Wajahnya memucat saat tertampar oleh kenyataan.
ㅤ
Replying to @WarlockGrey
ㅤ
Ia menghampiri pergumulan antara kepala sekolah dan penyusup kastel, menengahi situasi tersebut. “With all due respect, Headmaster. I really appreciate your help with this intruder. But I hope you’d allow me to take care of this matter by myself,” pinta Ebony.
ㅤ
ㅤ
Tatap geram disambut dengan ayunan tongkat yang teracung ke arah Leo Abernethy, Ebony menyerukan, “Flipendo!” Lawannya terlontar hingga keluar dari lingkaran Protego Diabolica. Bersamaan dengan terpentalnya Leo, lingkaran mantra tersebut turut sirna.
ㅤ
Replying to @2ndPerformer
ㅤ
Bidik Ebony dengan intens menatap sosok yang baru menginterupsi. Tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Ia hampir tak dapat mempercayai apa yang baru saja terjadi di hadapan. Alis bertaut dan napasnya tercekat, kuasa lengannya refleks meremas kuat tongkat sihir.
ㅤ


