Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC) header
Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC) profile picture

Empowering each other towards a gender-equitable world✨ #kamutidaksendirian #sahabatperempuan

Yogyakarta, Indonesia
Joined November 2010
Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)Photo by Rifka Annisa Women's Crisis Center (@RAWCC)
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Survei IDEAS (Institute for Demographic and Affluence Studies) menemukan, hampir 9 dari 10 driver ojol masih punya utang berjalan. Bahkan, sebagian terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi masalahnya tak sesederhana “malas kerja”. Ketika penghasilan tak cukup untuk hidup, pinjaman yang mudah diakses lewat aplikasi justru bisa membuat mereka terjebak dalam lingkaran utang. Kebijakan seperti apa yang seharusnya diberlakukan pemerintah untuk melindungi pengemudi ojol? Baca artikel lengkapnya di: magdalene.co/story/jerat-uta…
1
48
1
104
3,097
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
1. Cewek2 di bawah umur 2. Biasa jaga aurat 3. Digrebek dini hari pas lagi tidur no hijab oleh aparat yg ALL MEN 4. Dgn status cuma SAKSI 5. Asas praduga tak bersalah? 6. Ngapain razia duit, emas dll kalo nyari senjata? 7. None of this makes sense to me 8. Negara macam apa ini?
Sebuah tragedi horror dan traumatis bagi anak-anak santri perempuan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Sukoharjo pada 27 Oktober 2026. Polisi dengan senjata lengkap tiba-tiba mendobrak tempat santriwati sekitar pukul 3 pagi, diduga melakukan kekerasan pada santri perempuan.
46
3,596
42
8,812
92,794
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda (28/10), mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat sipil menggelar demonstrasi #IndonesiaSadar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Mereka menyuarakan beragam tuntutan, mulai dari penanganan bencana ekologis hingga perbaikan ekonomi dan perlindungan HAM. Sejumlah perempuan yang kami temui membawa keresahan masing-masing. Ada yang memprotes mahalnya biaya pendidikan, sulitnya mendapat pekerjaan layak, dan upah yang tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada pula yang mendesak pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya terhadap anak-anak. Tak hanya menyuarakan tuntutan, perempuan juga mengambil peran aktif di lapangan, mulai dari menyediakan bantuan logistik dan medis hingga mengelola donasi untuk memenuhi kebutuhan massa aksi.
23
1,298
15
3,488
51,849
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Funny how one “feminist”labeled acc can make u guys turn away from feminism but thousands of news about femicide, inequality at workplace, afghan women banned from higher education, women in sudan being sa’d by dwb, ect doesnt move a nerve in u to be feminist
4
628
7
1,423
12,083
TW//sexual harassment Perkenalkan, saya merupakan perwakilan dari teman korban pelecehan seksual dengan modus begal payudara (begal PD). Saya ingin meminta bantuan Kakak dan tim media untuk mengangkat beberapa laporan kejadian pelecehan seksual yang terjadi di wilayah Yogyakarta
Bohong banget, menurut gue justru Jogja lebih mengerikan daripada Jakarta. Banyak mahasiswa FK UGM yang katanya hamil di luar nikah, sampai anaknya lahir lalu dititipkan di sebuah rumah di Maguwo untuk dirawat oleh ibu yang dibayar. Menurut gue, kondisi Jogja cukup parah. Selama 4 tahun tinggal di sana, gue juga sering melihat konflik antara orang Papua dan warga asli Jogja. Gue pribadi lebih nyaman di Jakarta. Apalagi, harga kos dan makanan di Jogja juga sama-sama mahal.
29
742
15
1,487
44,799
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
"women became feminists because of social media" Gue pas bocil realizing para tante dan bude tiap lebaran sibuk di dapur sedangkan yg cowo nongki di depan. Pas makan, yg cowo pada di meja, yg cewe lesehan di ruang tengah nyuapin anak anaknya.
195
16,521
1,561
58,417
2,942,622
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Orang come out sebagai LGBTQIA+ itu bukan karena trauma agama ya. Sebaliknya, teman-teman LGBTQIA+ sering mengalami trauma agama karena dicekoki pesan-pesan yang merendahkan mereka sebagai manusia.
Aku punya temen kayak gini, pas sma aja dia gak pernah main abis sekolah sekalipun karena dipesantrenin sama ortunya. Pulang pergi sekolah dianter ustadnya pokoknya ketat banget. Sekarang anaknya lesbi dan udah keluar dari islam
5
338
2
1,523
13,169
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Woman: an adult human female
58
10,374
88
61,228
554,246
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Woman - I was abused. Everyone - I need 5 videos, 976 photos and 4 police reports, and 58 witnesses to believe that. Man - Ididn'tdo t. Everyone - That must be true.
290
1,244
20
7,964
77,048
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Incel masih mengira klo konsep pelanggaran consent = nyesel. No, kekerasan seksual bukan tentang "tiba-tiba" nyesel
jd kalo ada cewek ngentot sama gw sama2 mau trus gw tiba2 nyesel bisa gw laporin polisi ceweknya?
1
104
436
3,443
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
11
531
13
3,281
24,319
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Antrean hotline bunuh diri 119 mengular, jumlah konselor juga tidak memadai. Ada empat langkah yang bisa dilakukan pemerintah buat cegah bunuh diri, apa saja? magdalene.co/story/hotline-1…
7
16
1,792
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
gw benci bgt sama iklan spotify yg npd npd itu. fym ur using one of mental disorders to be ur project/ads name its so insensitive n pushing the stigma n stereotypes abt npd. npd isnt haha i love taking pics n being overly confident, no.
144
525
447
6,369
519,890
Nggak ada yang salah dari presiden nonton timnas bola. Yang salah adalah kenapa dia melanggar HAM dan kenapa pelanggar HAM bisa lolos jadi presiden.
Replying to @idextratime
emang salah ya seorang Presiden nonton & dukung negaranya main?!
14
4,779
26
12,768
91,405
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Men are tired of seeing “I am Jane Doe” posts? Imagine how fucking tired women are of having a reason to write them.
230
5,635
37
38,010
225,525
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Silakan unduh di sini ya. Kalau @DPR_RI membantah ini bukan draft resmi, ya ayo unggah aja draft yang kalian pegang di kanal resmi. drive.google.com/file/d/1GZQ…
adakah yang tahu draft RUU penyiaran yang resmi ini download di mana? lmk!
2
98
1
145
4,208
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Oia jangan lupa, hari kamis tgl 8 Oktober, DPR akan mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan yang di dalamnya mengatur ulang masalah PKWT Kawal ini
KALIAN HARUS TAU Wantimpres di era Jokowi dan SBY itu jumlahnya maksimal 9 orang dengan gaji hanya 17,5 juta per bulan. Di era Prabowo, berjumlah 26 orang dengan gaji 76,5 juta per bulan. Udah jumlahnya dinaikin, gajinya juga dinaikin lebih dari 4 kali lipat👊🏻👊🏻
6
1,906
19
4,442
55,724
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Ga bisa dipukul rata gini ya. Setiap tubuh perempuan itu berbeda. Ada yang sudah menerapkan hidup sehat dan juga rajin kontrol, tetep merasakan sakit. Sakit ini juga dibagi lagi, masih bisa ditoleransi? Bisa teratasi dengan pain killer? Atau sampai susah aktifitas?
Correct! kalo orangnya sehat, mens harusnya tidak sakit/almost painless. Yg tiap mens sakit sampe gak bisa bangun, ini malah harusnya jd alarm untuk periksa kondisi. Jgn malah diromantisasi buat bahan perang gender di sosmed "cowo blm pernah ngerasain sakitnya mens" 🥹
3
92
1
579
11,461
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Pernah ikut kuliah tamu tentang inclusive design, dan yang nempel banget di kepalaku adalah pernyataan "Ketika kita mendesain untuk orang-orang yang ada di spektrum ujung, maka orang-orang yang ada di antaranya juga ikut merasakan manfaatnya."
Bingung kenapa hal baik yg didorong Kirana ini masih banyak yg kontra. Kalau memang belum bisa berempati dengan kondisi teman2 disabilitas, coba googling “curb-cut effect” deh. Feature yg awalnya didesain untuk membantu disabilitas itu bermanfaat juga lho untuk kita. Contoh: ramp kan sekarang yg memanfaatkan bukan hanya pengguna kursi roda, tapi juga untuk dorong stroller bayi, atau sekedar memudahkan bawa koper.
6
1,801
20
6,873
54,028
Rifka Annisa Women's Crisis Center retweeted
Laki-laki normal TIDAK MELECEHKAN bro
Replying to @pingwiners
Plis ya buat para perempuan yg terhormat jika kalian tidak suka jangan senyum dan jngn meladeni omngan tapi tolak secara halus agar tidak menyakiti hati laki laki itu toh klk di gituin laki laki yg normal bakal stop dan tidak melanjutkan tapi klk seperti di vidio seperti tertarik
6
6,421
25
22,486
210,898