gita panhar retweeted
let them lie. let them be the victim. let them twist the story. let them choose whatever version helps them sleep at night. you don’t need to defend yourself or prove anything to people who are committed to misunderstanding you. let them learn the hard way. let them face themselves when the silence becomes louder than the chaos they created
gita panhar retweeted
ditengah kekacauan gini, gapapa bgt kok kalo emg tetep kerja, family time, main game, telfonan sm temen/pacar kalian talking abt happy things, jajan makan enak, jalan2 keluar (even we cant barely get some fresh air bcs of the tear gasses, wear ur mask) to stay sane.
yg penting gak tone deaf dan ngata2in yg lagi merjuangin indonesia fomo, berisik, bikin macet, sok tau, caper dsb nya ya. ini semua juga buat elu.
Klo kamu pernah nyakitin hati seseorang dan orang itu masih ngobrol sama kamu dengan energi yang sama, masih tetap menghargai kamu, ga balas nyakitin, ga berubah jadi jahat cuma karena pernah dilukai…
Coba pikir.
Kamu kehilangan seseorang yang hatinya tulus. Seseorang yang tetap waras meski pernah dihancurkan. Seseorang yang tetap baik, bahkan saat punya alasan buat berubah jadi jahat.
Karena ga semua orang bisa tetap lembut setelah patah. Ga semua orang bisa tetap hormat setelah dikecewakan. Dan ga semua orang kuat buat tetap baik ke orang yang pernah bikin dia terluka.
Jadi kalau dia pergi…
Jangan cuma nyesel karena kehilangan dia.
Tapi sadar…
Kamu mungkin baru kehilangan orang baik yang ga akan datang dua kali.
gita panhar retweeted
Manajemen, talent, fanbase itu lingkaran yg harus saling mendukung.
Kalau memang talent nya mau survive di-industri ini.
gita panhar retweeted
the older i get the more i realise happiness is quiet mornings, a clean space, early nights, a safe home and people who don’t drain my energy.

























