
suaminya puspa perwitasari | ayahnya alonia dan xabier | #ynwa #pazzainteramala #halalafuriaroja | @detiksport
Anfield-Giuseppe Meazza-GBK
Joined July 2009
- Tweets411K
- Following1.1K
- Followers2.2K
- Likes223
Cover AI nya di menit-menit awal udah dikatain tuh sama bedul. Mana ngobrolnya NYAMBUUNGGG, jadi gak betah lama nontonnya
Lagipula gofar dan desta sama-sama striker. Dulu di GMHR gofar dipartnerin sama surya yang sama-sama striker, tapi keduanya bisa saling ngalah jadi enak
MRP Soerianatanegara retweeted
Kalo dipikir-pikir lucu banget baru kemarin pundit itu bilang ngga nonton Barcelona di CDR, cuma nontonnya di La Liga.
Eh netizen langsung nemu jejak digital dia nyari siaran CDR bahkan kesel karena OTT yang dia subscribe ngga siarin CDR😭
Sungguh plot twist😂
MRP Soerianatanegara retweeted
A sense of injustice lingered at Anfield but Liverpool were also guilty of giving away a stupid goal, failing to make pressure count and losing their way in the second half.
A day that underlined how they remain a work in progress under Iraola.
nytimes.com/athletic/7746847…
MRP Soerianatanegara retweeted
🚨✅ 𝗜𝗡𝗙𝗢: According to @Ahmadoubamba36, Liverpool are interested in Brentford’s El Hadji Malick Diouf (21) ahead of the next summer transfer window. @LFC has already made contact with the agent of the Senegalese left-back.
MRP Soerianatanegara retweeted
Under pressure from Israeli prime minister Benjamin Netanyahu, the Trump administration may be within days of launching a nuclear strike on Iran. The target would be Pickax Mountain in central Iran, where Israeli intelligence claims the Iranian government has restarted its nuclear enrichment program. No conventional weapon in the American arsenal can penetrate 300 feet of solid granite to destroy the tunnels where enrichment is supposedly taking place. The only military option is a nuclear strike. Netanyahu has been pushing hard for one. “Bibi calls Trump about it every day,” says an informed observer.
Netanyahu is cornered and desperate. After last week’s election results, he can’t form a government unless Trump intervenes directly in Israeli politics and brokers a deal with other parties that gives Netanyahu 61 seats in the Knesset. Otherwise, he is out as prime minister and on his way to ignominy, investigations and possibly jail. Netanyahu must stay close to Trump. He needs this war.
To that end, he’s applied maximum pressure to his closest allies in the administration, including Secretary of Defense Pete Hegseth and CENTCOM commander Brad Cooper. Both oppose a negotiated settlement to the war they’ve so grievously mismanaged; both are pushing to restart major combat operations. Secretary of State Marco Rubio and CIA director John Ratcliffe are also following Netanyahu’s lead, as are leaders of the Democratic Party. In a recent meeting on the subject, former president Barack Obama said he opposes the current Iran peace deal being drafted in Doha.
The rest of America’s longtime allies in the Middle East are terrified by the prospect of more war. On September 27th, Netanyahu flew secretly to Abu Dhabi to enlist the UAE in his lobbying effort for a final attack on Iran. The Emiratis refused. After eight months of conflict, Gulf economies are teetering. So are global energy and fertilizer markets. They won’t recover soon. Globally, there are a total of about 850 supertankers used to transport oil from producers to the rest of the world. In October alone, 11 of them were badly damaged in Hormuz. At this pace, a global depression is imminent. A nuclear strike would radically accelerate the destruction. Fallout from a ground explosion at Pickax Mountain would contaminate the Persian Gulf, poisoning the water supply for 100 million people.
And those are just some of the immediate consequences for the region. The rest of the world is every bit as exposed. No country other than the United States has ever used a nuclear weapon in war. Some would like to. An American nuclear attack on Iran would set a new precedent. The Russians have already told at least two other governments that an American nuclear strike on Iran would free them to use nuclear weapons against Ukraine. Pakistan and India would be tempted to do the same against each other, as would North Korea against Seoul. After the first nuclear strike, World War Three is inevitable. That war would be short and final.
We’ve been sleepwalking toward this moment for months. Since February, the administration has quietly rewritten America’s nuclear doctrine to make first use of so-called “battlefield nukes” easier and therefore more likely. No one in Washington in either party seems bothered by this. Now we’re on the brink of it.
Close observers say Trump is likely to decide by next weekend whether or not to use nuclear weapons. That would be November 7, six days from now. To his credit, he’s hesitating. At the moment, Trump is listening to his vice president, JD Vance, and to his envoy and friend Steve Witkoff, both of whom argue a deal with Iran can be made.
They’re right, though it won’t be simple. The Iranians are famously frustrating to negotiate with under any circumstances, and elements of that government have become more radical since Ayatollah Ali Khamenei and his family were killed in February. After decades of isolation, even relatively moderate Iranian leaders seem confused by how decisions are made in the West. (There is a widespread belief in Tehran, for example, that the United States government controls Israel.) But overall, people who have spoken to decision-makers in Iran say there is consensus there that more war is bad for everyone and a deal is worth making.
One group that hasn’t been consulted so far is the global population — the hundreds of millions of people who will be killed along with their children if Trump is pushed by Netanyahu into launching a nuclear strike next week. Now would be the time for them to speak up.
MRP Soerianatanegara retweeted
Ngaku dosa dulu: saya nggak inget kapan ngutak-atik PPT pake PowerPoint. Selalu di-draft Claude lalu diperbaiki lagi lewat Google Slides.
MRP Soerianatanegara retweeted
Kamal main film jadi pemeran utama, judulnya GAK MASUK AKAL.
Emang gak masuk akal banget, masa supporting cast-nya lebih terkenal wkwk.
MRP Soerianatanegara retweeted
Setelah pernyataan Filsuf Belanda, sekarang terbitlah reaksi dari imam besar Manchester United dan Hanif Thamrin
Gue sih siap meramaikan menjadi fans pertama Albacete cabang Ngaglik.
Dan gue akuin politik non-blok nya bang Pange sih juara. 🔥🔥🔥
🔥 AKHIRNYA HANIF THAMRIN BUKA SUARA!
Setelah disindir oleh seorang filsuf Belanda yang mengatakan bahwa dirinya tidak menonton Copa del Rey karena tidak mau menonton Alcorcón vs Albacete, Hanif Thamrin akhirnya memberikan respons yang cukup menohok.
Hanif mengatakan bahwa sesuatu itu harus dibuktikan dengan karya, bukan sekadar ngemeng-ngemeng doang.
**Dan hari ini, Hanif membuktikannya lewat karya.**
Maju terus, Bang Hanif! Sekarang Copa del Rey sudah bisa kita nikmati. Mari kita lihat dalam beberapa tahun ke depan, siapa yang akan tertawa di akhir.
Gue selalu yakin, bahkan kompetisi sekelas Copa del Rey pun punya potensi mempertemukan Barcelona vs Real Madrid. Kalau itu benar-benar terjadi, bukankah ini bisa menjadi batu loncatan untuk membuka peluang siaran kompetisi lain ke depannya?
Karena pada akhirnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.
Hari ini Copa del Rey. Siapa tahu, besok kompetisi lain menyusul.
Dan untuk mereka yang selama ini cuma bisa meremehkan, biarkan karya yang menjawab semuanya. 🔥
MRP Soerianatanegara retweeted
Gue bakalan play video ini kalo gue lagi stress😭
🐻: Memang lu lulusan jepang?
🐼: Nihongo hanashimasu / Saya bisa bahasa Jepang
🐻 : Monbukagakusho (Kementrian pendidikan jepang)
🐼 : Monbukagakusho janai yo / Bukan Monbukagakusho
🐻 : Monbukagakusho
🐼 : Uso hapyaku, Kimi wa Uso hapyaku / Omong kosong, Kamu pembohong banget
🐻 : Beasiswa Monbukagakusho 😡
🐼: Nihongo wakaranai yo / kamu Gak paham bahasa Jepang
Nisemono, nisemono desu / Palsu, itu palsu
🦉 : Sallallahu 'ala Muhammad
MRP Soerianatanegara retweeted
Szoboszlai had the chance to pass to a teammate, but nahhh, he wanted to run with the ball. And this is someone playing in a double pivot. 😭😂😂
Thank God Mac Allister was there to cover him.
MRP Soerianatanegara retweeted
Pemerintah kesulitan mencari penerimaan, yang disalahkan malah tukang cukur, tukang pijat, dan pedagang kelontong, wtf?
Oligarki satu ini sadar nggak sih betapa sulitnya kehidupan rakyat sekarang?
Dan tahu nggak, belanja APBN 2027 itu mencapai Rp4.106,3 triliun, terbesar sepanjang sejarah!
Tapi apa yang terjadi?
- Defisit tetap direncanakan Rp671,2 triliun.
- Utang pemerintah sudah menembus Rp10.000 triliun.
Artinya apa?
Sudah saatnya pemerintah mempertanggungjawabkan prioritas belanja dan cara mereka mengelola keuangan negara!
Mau penerimaan negara Rp100.000 triliun sekalipun, kalau pengelolaannya serampangan dan anggaran terus dihamburkan untuk program bermasalah modelan MBG dan Kopdes, uang sebanyak apa pun nggak akan pernah cukup!
Please lah, jangan terus-menerus menguji batas kesabaran rakyat.
Kalau negara semakin agresif memungut uang dari masyarakat yang bahkan sedang berjuang untuk bertahan hidup, jangan salahkan rakyat kalau akhirnya muncul gelombang perlawanan yang jauh lebih besar.
Rakyat sudah terlalu lama diminta berkorban untuk membiayai ambisi kekuasaan yang nggak ada habisnya! ⚠️
3 - Liverpool have failed to score in three of their five home Premier League games this season, already their most in a campaign in the competition since 2020-21 (6) and as many as in the previous two seasons combined (1 in 2024-25, 2 in 2025-26).
Blanks.
MRP Soerianatanegara retweeted
Belajarlah dari mahasiswa Serbia.
Buzzer pemerintah di sana juga ganas, bahkan mahasiswa dituduh teroris dan antek asing.
Tapi mereka tetap turun ke jalan, masuk ke desa-desa, dan membangun solidaritas langsung dengan rakyat, face to face.
Mereka paham, perubahan nggak akan datang hanya dengan memenangkan debat melawan buzzer di kolom komentar.
Replying to @akunhewan
“Pak/Bu, tahu nggak kalau pemerintah sekarang sedang mencari tambahan penerimaan pajak dari usaha-usaha kecil? Kalau kebijakan ini diterapkan, penghasilan yang sudah pas-pasan bisa makin tertekan.”
Sampaikan ini ke tukang cukur, tukang pijat, pedagang kecil, dan orang-orang di sekitar kita.
Perlawanan harus dimulai dari akar rumput!
MRP Soerianatanegara retweeted
The difference between Trey Nyoni and Szoboszlai, well explained by this fella.
MRP Soerianatanegara retweeted
try again, DJP.
hashim jelas ngomong pajak untuk SEMUA transaksi digital, even diberi contoh langsung kaya warteg dan umkm kecil, mau apa lo.
Gara-gara pernyataan Hashim soal pajak digital yang akan diterapkan...
DJP sampai perlu memberi klarifikasi.
Menurut DJP, yang dimaksud Hashim itu:
Sistem Pemungutan Pajak atas Transaksi Digital Luar Negeri (SPP-TDLN), dan itu bukan pengenaan pajak baru.
PPN-nya sudah ada dari dulu, yang diatur lewat sistem ini adalah cara memungutnya.
Jadi tuh, gak semua transaksi luar negeri otomatis dikenai PPN. Pemungutan lewat SPP-TDLN -> untuk transaksi digital luar negeri yang memenuhi kriteria sebagai objek PPN.
ITU KLARIFIKASI DJP, YA.
MRP Soerianatanegara retweeted
Tapi di data lainnya, jumlah atau persentase middle class kita masih menurun terus. Dan informal employment rate masih naik juga.
So, investasi yang masuk belum maksimal untuk memenuhi lapangan kerja yang diperlukan agar middle class & pekerja formal meningkat.
Logikanya kalo investasinya optimal harusnya pemerintah ngga perlu pajakin sektor lain di kondisi sulit sekarang, tinggal tunggu aja hasil dari FDI itu.
Secara fakta sebetulnya investasi di 2 tahun Prabowo itu udah 3.900T lho, melebihi 5 tahun nya Jokowi dan SBY. Targetnya sampai 2029 malahan 13.000T
Tapi kenapa belum kelihatan hasilnya saat ini? Eh malih, investasi ke operasional itu biasanya juga 3-5 tahun kali. Emang bisa investasi masuk, langsung terasa? Kan kudu bikin pabriknya dulu, ngatur supply chain, dll.
Investasi BYD di Subang itu tergolong cepat, 2 tahun udah bisa operasional.
Ini pada akhirnya bakalan naikin tax ratio, tapi yang akan menikmati adalah presiden periode 2029-2034.
Ini link beritanya biar nggak dianggap hoax atau buzzer
ekonomi.bisnis.com/read/2026…
Always follow the money! That's why this week's Qatar #MotoGP crisis is more about #F1 than MotoGP. Liberty Media's value has dropped almost £2 billion since the US/Iran war began, so it's desperate for its Middle Eastern races, especially F1, to go ahead
motorsportmagazine.com/artic…
































