yang modelan gini ada karena emang orangnya tone deaf dan satu lagi karena ga punya opsi.
“soal jalan ditutup dia gak masalah karena masih ada kereta dan transportasi lain” selain happy karena ada yang menyalurkan aspirasi, ga stres juga karena punya opsi buat pulang ke rumah
izin kutip @LambeSahamjja
sepengetahuanku karakter orang sby tuh ga nrimo ing pandum, mereka suka memperjuangkan apa yang menjadi kebanggaan dan identitas mereka. orang luar bukan mau sok pinter buat ngajarin tapi menyadarkan kalau mereka butuh transum, dan pemimpin mereka sekarang ga bisa kerja
Replying to @SuguruGriffin @ierophantes
Mengolok olok daerah meskipun mereka salah itu sama dengan penghinaan kultur budaya lokal dimata orang daerah. Jelas aja mereka malah bakal cari pembenaran atas kesalahannya mereka daripada mengakui mereka itu salah. Ini yang ga dipahami orang Jakarta.
kala. retweeted
Guys ada yang bisa benerin AC ga ? kalo ada dm yah. Btw nanti misal oke bisa long term untuk kerja sm keluarga gueh 🙏🏻💜
( Untuk keperluan servis ac kost , kontrakan, sm rumah pribadi )
📍 Jaksel area
Help rt ya guys barangkali ada yang butuh
kala. retweeted
Ada oknum yg ingin meracuni para massa aksi melalui perantara konsumsi.
Jadi, mereka memberikan teh kotak yg sudah disabotase dan ketika dibuka tercium bau sabun didalamnya. Beruntungnya para massa peka akan hal tersebut.
Belom jelas siapa oknum yg tega melakukan perbuatan keji dan jahanam ini.
—Jakarta, 28 Oktober 2026
#DEMO #INDONESIASADAR
—UPDATE AKSI #DEMO —
Menjelang malam situasi #DEMO menjadi memanas, aparat serang sipil, sipil serang aparat.
Untuk yg berada di lapangan mohon tetap berjaga-jaga, jangan mau diprovokasi atau manipulasi.
STAY SAFE KAWAN-KAWAN🙏
—Jakarta, 28 Oktober 2026
#INDONESIASADAR #AKSI
kala. retweeted
Kalian tahu triknya mahasiswa bisa tembus bundaran HI?
Pake T19 coy wkwkwk🤣
Ada yang mengalihkan perhatian (rombongan Fathimah & Bapis) pake bus kopaja dihadang, tapi T19 lancar jaya tembus ke Bundaran HI.
Panik ga tuh aparatnya tiba2 belasan angkot merah nurunin mahasiswa pose 3jari🤘
🗣: lapor ndan, mahasiswa udah di Bundaran HI
Pasukan digeser, barikade jebol, Fathimah dkk akhirnya bisa berkumpul dengan rekan2 di Bundaran HI. Anak-anak ITB menyusul jalan kaki. Keren kan?
#IndonesiaSadar
alasan kenapa aku bilang dia otak kosong adalah ya ini aku ga ngerti gimana cara mikir tuh wali konten. sekarang jakarta aja emang mrt dah sampe tangerang? orang tangerang juga masih mimpi mereka ke jakarta naik mrt, tetep harus transit stasiun duri dan sudirman juga, mrt fase 1 sama 2 kan juga masih di jakarta2 juga setidaknya tuh warga surabaya punya opsi buat berpergian.
“ketika kita membangun mrt dalam kota selesai, tidak akan balik modal” TOLOL. sejak kapan transportasi umum sifatnya harus balik modal? transportasi umum tujuannya yang mengurangi kemacetan, polusi, memangkas waktu perjalanan. coba tanya ke pemprov dki apakah mereka sudah balik modal? wkwk
“yang naik gaada” ya gimana mau naik orang barangnya belum ada, ndlogok ncen wong iki 🤣
Replying to @rigeldzikrullah @sampingfore
iyo dan akhire nolak. jarene:
-yg bikin macet di sby adl kendaraan dari luar. utk jumlah warga sby sendiri msh cukup tertampung dgn ruas jln yg ada
-kalo bangun mrt, hrs langsung konek di kota² sekitar sby, gak mau kalo cm dibangun di sby dulu
📰detik.com/jatim/berita/d-699…
tiap tahun aku ke solo setidaknya tiap tahun bisa 3-4x, bahkan tahun ini tiap 2 bulan sekali tapi emang ga pernah pergi ke tempat yang turis-able. sampe akhirnya, bulan kemarin aku pergi ke kampung batik kauman karena penginapan kesini tinggal jalan kaki dan ternyata ga sesuai ekspektasi.
ekspektasiku aku bakal nemuin orang lagi membatik karena aku ada mau ambil footage juga ternyata tidak sesuai ekspektasi, selama menelusuri gang tersebut tidak bertemu sama sekali. toko batik ada tapi orang lagi membatik gaada. justru yang aku temuin lebih banyak coffeshop dibanding toko batik.
Ada yang aneh di Kampung Batik Kauman, Surakarta.
Sehabis direvitalisasi dengan anggaran mencapai miliaran, galeri batik tulisnya malah makin berkurang.
Digantikan lonjakan gerai kuliner hingga 4x lipat.
Padahal, industri batik Kauman punya sejarah panjang.
Lahir dari pembagian kerja rumah tangga: saat abdi dalem pria ngurus tugas Keraton, para istri membatik kain pakem di rumah.
Gimana bisa pemugaran fisik malah berubah jadi ancaman bagi tradisi?
A thread 🧵 by Narasi Visual
“Mayoritas wisatawan datang hanya buat rekreasi visual dan berfoto di gang-gang cantik, bukan belanja kain batik tulis halus yang proses pembuatannya makan waktu bulanan dan berbiaya tinggi.” mungkin pemkot surakarta merapikan kauman ekspektasinya adalah dari yang sebelumnya yang kesana wisatawan usia 30+ menjadi anak gen z kesana juga dan bisa beli batik tulis juga,
sayangnya itu tidak terjadi, anak gen z jadi lebih banyak emang kesana tapi sekedar foto buat feeds sosial media mereka dan nongkrong di coffeshop sana, dan wisatawan 30+ kesana juga ikutan buat foto2 juga. aku rasa pembelian batik disana juga tidak meningkat signifikan sejak dirapikan bisa jadi malah turun
yang dikatain wc umum malah mau bersuara dan memperjuangkan kepentingan orang lain, dan hari ini dia malah mau bagi-bagi buku di aksi, salut sama siskaeee 🔥
btw soal pembalut, mungkin ini beberapa coffeshop yang menyediakan pembalut, aku start dari coffeshop malang raya dulu
1. Daily Blend
coffeshop ini lokasinya ada di pusat kota, di jalan jakarta. salah satu coffee shop yang aksesnya bisa dijangkau pake transjatim karena lokasinya deket halte. best sellernya disini kopi susu lontar
2. titik koma
brand satu ini cabang kota manapun selalu proper toilet dan servicenya. sekarang kopi susu tigerny ada versi es krim, dan mereka juga ada promo jam 7-9 free breakfast juga. cabang malang, solo, surabaya semuanya tempatnya proper buat wfc.
🤖 Made with AI





































































