Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd) header
Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd) profile picture

A jurist, a strategist, and managing partner of @remediaconsults. Chairman of Center for Interdisciplinary Conflict Engagement and Resolution (CICERO).

Joined February 2011
Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)Photo by Vincent Ricardo (柯仙森) (@vincentrcrd)
Minggu lalu, Dr. @gvnchrsty dan saya mulai mengajar kelas Hukum & Teknologi di kelas reguler dan internasional Universitas Pelita Harapan. Selama beberapa minggu ke depan, kami akan mengupas tuntas segala hal, mulai dari prinsip-prinsip utama perlindungan data pribadi, kejahatan siber hingga emerging tech dalam lingkup biotech hingga artificial intelligence.
1
1
39
6,054
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Semua bisnis SANGAT TIDAK MAU punya HQ di Indo karena: 1. PENGADILAN berisi gerombolan preman dan bandit, 2. BEA CUKAI berisi gerombolan preman dan bandit, 3. POLISI berisi gerombolan preman dan bandit, 4. PERIZINAN berisi gerombolan preman dan bandit, GOBLOK TOLOL SEKALI kalau disuruh ke Indo tapi gerombolan pejabat preman dan bandit buas berliur berseragamnya dibiarkan liar. Gerombolan overpopulasi hama tikus jijik membludak berkembang biak massal ini harus dipestisida-musnah-tumpas-genosida-libas-habiskan massal dulu kalau perlu dikumpulkan dan ditembak mati dan dibunuh dan kepalanya dipotong dan aset rumah / properti hasil korupsinya dirampas kayak zaman Sulla dan kalau perlu SEKOLAH KEDINASAN-nya dibakar dan dibubarkan dan ormas alumni sekolah kedinasannya dibubarkan dan dana APBN nya dibubarkan dan sekolah kedinaaannya dibangun ulang. Beneran. Kalo gw yang ngatur minimal harus ada 10.000 orang kapbir preman berseragam yang ditangkap dan kalau perlu dibunuh ditembak mati dan kalau kabur di drone strike. Tumpas, tumpas, tumpas, tumpas bersih, ganti, ganti, ganti, ganti. Anyways. Iya kalo dari observasi gw, kayaknya rankingnya berurut empat itu. 1. Pengadilan dan kejaksaan dan arbitrase (termasuk enforcement kontrak dan utang), lalu 2. Bea cukai, lalu 3. Polisi dan keamanan dari intimidasi bersenjata preman buas berseragam dan preman buas tidak berseragam, lalu 4. Perizinan dan pemda, lalu 5. Barulah kebijakan pajak, lalu 6. Barangkali perihal nyari funding dan utang. Inilah kenapa semua perusahaan di Singapura.
Dibanding nyalah2in Singapura, mending list aja Konglo yang punya HQ or Hub di Singapura deh. Suruh tutup di sana, buka di Jakarta, batam, apa mana kek. Contoh: >Royal Golden Eagle (RGE) - Sukanto Tanoto >Musim Mas - keluarga Karim >Sinar Mas - keluarga Widjaja >Indofood - Salim >Lippo (OUE) - Riady >First Resources - keluarga Fangiono >Bumitama - keluarga Hariyanto berani gak? apa mau performative aja?
40
466
16
1,436
56,222
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Gus Yaqut Tidak Sendiri Di tengah proses hukum yg yang masih terus berjalan, ada satu hal yang tak hilang dari sisi Gus Yaqut. Kepercayaan dan kepedulian dari para sahabatnya. Persahabatan yang tak hilang hanya karena Gus Yaqut sedang menghadapi perkara hukum. Seperti disampaikan Buya Anwar di depan majelis hakim "Kami berbeda organisasi, beliau NU dan saya Muhammadiyah. Tapi atas nama Muhammadiyah bolehlah saya mengapresiasi kerja beliau" Begitulah pandangan Buya Anwar Abbas saat bersaksi selaku Naib Amirul Hajj. Kehadirannya ditemani Cak Nanto yg juga eks ketua umum Pemuda Muhammadiyah. Kehadiran mereka berdua bukan sedang mengintervensi hukum. Buya Anwar dan Cak Nanto adalah sahabat yg tetap percaya, dan hanya berusaha ikut memastikan, agar hukum dan keadilan berjalan sebagaimana mestinya. Agar yg bersalah dan terbukti menerima uang dlm perkara ini diadili, dan yg tak bersalah segera dibebaskan.
1
6
21
911
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Kesaksian Buya Anwar Abbas menyatakan bahwa penyelenggaraan haji pada masa kepemimpinan mantan Menteri Agama Gus Yaqut dinilai sangat baik dan layak diberikan nilai A Plus (A+). Buya Anwar Abbas memberikan nilai A+ karena melihat langsung kerja keras Gus Yaqut yang turun ke lapangan hingga larut malam dan siaga memantau jemaah. Ia menilai kebijakan pembagian kuota tambahan secara proporsional (rata 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus) sebagai keputusan yang very wise (sangat arif dan bijaksana). Anwar Abbas mengaku meragukan jika Gus Yaqut mengambil keuntungan pribadi dari kasus tersebut, dengan menyatakan bahwa Yaqut bukan figur yang berorientasi pada hal demikian.
1
21
1
94
3,240
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Bismillah. Akhirnya semua dokumen kasasi selesai disubmit. Sekarang tinggal ikhtiar maksimal sambil menanti putusan. Mohon doanya teman-teman semua. Semoga hasilnya sesuai yang diharapkan. 🙏
21
51
5
530
15,740
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
This is so worrying, how can we help? Harapanku semua bisa bebas, tapi kalau ada yang sampai lanjut ke sidang, mohon bantu kami reach out ke LBH yang jadi advokat mereka, kami commit untuk gratiskan @PerkaraAI bagi kasus2 kriminalisasi pro bono seperti ini. Selama ini AI-nya baru kami coba ke perkara kriminalisasi kerugian negara, but we'll do our best to support what we can. 🙏🏼
🚨ALERTA, ALERTA🚨 BANTU UP❗️❗️❗️ Saudara seperjuangan kita Sekitar 32+ orang yang di tangkap saat demo di jogja, LBH jogja masih kesulitan dalam upaya pembebasan teman kita. BEBASKAN TEMAN KAMI❗️❗️❗️
4
38
176
6,394
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Kalian mungkin melewatkan sidang dua hari kemarin, semoga kalian membaca ulasan ini. Iya, ini masih tentang persidangan Gus Yaqut, mantan Menteri Agama RI yang sekarang didakwa kasus korupsi haji. Kemarin cukup masif pemberitaan bahwa ahli KPK telah membuktikan ada enam macam penyimpangan dalam kasus kuota haji tambahan yang diubah Gus Yaqut dari 92:8 menjadi 50:50 pada tahun 2024. Beritanya nyaris sama. Bahkan mengutip ulang kerugian negara sebesar Rp622 miliar itu. Uniknya adalah: nyaris semua koran dan media hanya mengutip persidangan pagi dan siang hari, ketika Jaksa KPK bertanya kepada ahli yang mereka datangkan. Tentu saja beritanya seragam. Jaksa KPK bertanya kepada ahli yang memang dari perhitungan merekalah Gus Yaqut dijadikan terdakwa karena dianggap merugikan negara. Sedikit koran yang memberitakan apa yang terjadi ketika persidangan berlangsung di sore hari, malam, hingga pagi hari lagi. Yaitu ketika tim advokat Gus Yaqut bertanya kepada ahli KPK terkait metodologi yang dipakai untuk menyebut Gus Yaqut telah merugikan negara. Padahal, bagi saya ini penting sebagai cover both sides. Jika kalian lihat tangkapan layar di bawah, ada titimangsanya, yaitu 28 Oktober 2026, pukul 02:18. Artinya, sidang empat ahli BPK yang dihadirkan KPK ini masih berlangsung hingga mau subuh. Benar, BPK menyatakan kebijakan Gus Yaqut telah merugikan negara sebesar Rp622 miliar. Tapi valid atau tidaknya perhitungan itu baru dikuliti di atas jam 10 malam. Kalau versi pagi dan siang, isinya validasi saja: KPK menanyakan apa yang sudah ditulis oleh BPK. Ketika advokat Gus Yaqut bertanya bagaimana cara menghitungnya, ternyata BPK hanya menghitung potensi hilangnya hak jemaah haji reguler, yang menurut ahli seharusnya mendapat 98%. Menurut advokat, ini tidak sejalan dengan Putusan MK Nomor 25/PUU-XIV/2016 yang mensyaratkan kerugian negara harus nyata dan pasti, bukan potensi seperti ini. Begitu pula pasal yang berkaitan dengan kewenangan menteri dalam mengubah kuota tambahan, ternyata tidak dicantumkan dalam paparan BPK di persidangan. Itu baru ketahuan ketika persidangan jam 10 malam ke atas, sementara yang diulas pagi dan siang hanya pasal-pasal yang memberatkan saja. BPK mengatakan kuota haji seharusnya 92:8, bukan 50:50. Ini baru dikuliti advokat Gus Yaqut: pasal yang mematok 92:8 (Pasal 64 ayat (2) UU 8/2019) berlaku untuk kuota asli, bukan kuota tambahan. Untuk kuota tambahan, berlaku Pasal 9 yang menyerahkan pengaturannya kepada Menteri Agama. Pasal ini tidak pernah disebutkan dari pagi hingga siang. Di paparan BPK yang ditampilkan di sidang pun, pasal UU 8/2019 yang dikutip adalah Pasal 8, Pasal 64, Pasal 65, dan Pasal 68. Pasal 9 tidak ada. Kenapa, ya? Begitu pula rekaman rapat Komisi VIII DPR yang menyarankan agar kuota tambahan diberikan ke haji khusus semua supaya nilai manfaat haji tidak defisit, baru diputar jam 12 malam. Karena calon haji khusus membayar biaya haji secara penuh, sementara haji reguler perlu "disubsidi" dengan nilai manfaat, maka bagi anggota DPR yang membidangi haji: kuota tambahan sebaiknya diperuntukkan haji khusus saja. "Kalau kuota tambahan diberikan ke reguler semua, bisa habis dana manfaat," kata salah satu anggota Komisi VIII yang bicara soal sustainability. Perhitungan semacam ini tidak muncul di sidang pagi hingga siang. Berkali-kali advokat bertanya soal itu, tapi keempat ahli BPK sepakat mengatakan: "Inilah penilaian kami sebagai profesional." Semoga hakim bisa adil melihat ini. Hari ini (29 Oktober 2026), Buya Anwar, naib amir al-hajj 2024, bersaksi di sidang yang sama. Menurut pengakuannya, jika kuota tidak diubah seperti ini (10.000 reguler, 10.000 khusus), pasti akan jatuh banyak korban. Dan nyawa jemaah haji itu bukan hanya urusan uang. Kata Buya di persidangan itu: درء المفاسد مقدم على جلب المصالح "Menghindari kerusakan diutamakan daripada mencari kemaslahatan." Saya paham, auditor memang bekerja dengan angka. Tapi Menteri Agama tidak hanya mengurus angka. Ia juga harus memikirkan jemaah yang makin sepuh dan desakan seperti 2023 yang tidak boleh terulang di tahun 2024. Atas dasar itulah kuota tambahan (bukan kuota asli) diubah menjadi 50:50.
6
29
1
58
3,446
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Ada pemandangan yg indah saat Sidang Gus Yaqut hari ini. Ada ketua PP Muhammadiyah, ada mantan ketua umuk Pemuda Muhammadiyah, ada KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah), ada Banser. Indah, Guyup Rukun. Mari terus kawal kedzoliman ini.
11
37
2
114
7,802
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
omak dia jadi buzzer haji isam 🤣🤣🤣 kurang nyata apa ini, sadar kalian semua dia ga seindependen itu wkwk. ya gmn ga rating MSCI ambruk kalo mainnya jelek dan sampah gini.
Jika kalian bermain-main dan tidak menyetujui akuisisi BCA, maka kecurangan bisnis rokok kalian akan dibongkar habis. Bisa-bisa tumbang tuh perusahaan rokok kalian. Mending jadi anak yang patuh. Toh BCA dulu kalian dapatkan dengan cara-cara kotor dan penuh kebusukan. Tinggal pilih: Selamatkan BCA, Djarum hancur. Atau lepas BCA, Djarum hidup normal.
52
515
13
2,291
56,194
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Diskursusnya kurang lebih mundur 85 tahun
jadi gini guys, ada usulan besar dari pengacara kondang hotman paris hutapea buat presiden prabowo. dia minta indonesia keluar dari new york convention, yaitu perjanjian internasional soal pengakuan putusan arbitrase asing. disampaikan rabu 28 oktober 2026 apa sih new york convention itu? singkatnya, ini perjanjian yang bikin putusan arbitrase internasional bisa dieksekusi di negara-negara anggotanya, termasuk indonesia. arbitrase itu semacam jalur penyelesaian sengketa dagang di luar pengadilan biasa. penjelasan ini dari aku sebagai gambaran umum, bukan dari artikelnya usulan hotman, prabowo diminta nerbitin perppu buat mencabut ratifikasi konvensi itu, yang dulu disahkan lewat keppres nomor 34 tahun 1981. kalau dicabut, katanya putusan arbitrase dari mana pun gak berlaku lagi di indonesia, dan perusahaan indonesia serta bumn jadi aman. yang mau nuntut silakan lewat pengadilan indonesia kenapa dia minta begitu? alasan pertama, biayanya mahal. hotman bilang arbitrase kayak di siac singapura bisa makan biaya jutaan dolar buat bayar arbiter dan pengacara asing, padahal sengketanya dan pihak yang bersengketa semuanya ada di indonesia alasan kedua, soal angka kasus. dari data jamdatun yang dia kutip, ada 34 perkara arbitrase internasional yang melibatkan bumn, dan 12 di antaranya masih jalan. dia juga bilang hampir 90 persen kasus indonesia kalah di arbitrase internasional alasan ketiga, ada denda gede. belum lama ini dua bumn dihukum bayar denda triliunan rupiah, salah satunya karena gagal ekspor gas dengan denda rp2,2 triliun alasan keempat, soal keadilan. menurut hotman, putusan pengadilan indonesia gak diakui dan gak bisa dieksekusi di luar negeri, jadi gak ada alasan indonesia tunduk sama putusan pengadilan atau arbitrase asing dia juga nyambungin ke sengketa yang lagi viral, yaitu soal gas dengan singapura. katanya kalau itu dibawa ke arbitrase, biaya dan risikonya besar kalau kita kalah. terakhir, dia nyebut langkah ini bisa jadi gebrakan berani berikutnya, kayak waktu indonesia geser fokus dari wto ke brics soal nikel nah menurut kalian guys, keluar dari new york convention ini langkah berani buat lindungi aset negara, atau malah bikin investor kabur?
3
73
1
277
11,078
Sejujurnya, sidang terbuka yang terjadi di FH UI itu preseden buruk penanganan kasus KS menurut gue, dan sayangnya terjadi di kampus hukum tertua di Indonesia. Salah satu kata menohok dari Prof Andri Gunawan W. disitu “Kalian anak FH! Ngerti ga tata beracara persidangan?!”
Pelaku KS di UGM kok ga ada sidang terbuka gini? Apa karena pelakunya CEWEK/BETINA/WANITA? . Gue ga membenarkan perilaku ks, tapi lo yang katanya "peduli akan korban KS" jangan standar ganda. Lo semua kontol feminis anjing.
10
148
23
1,508
59,090
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
TARIK MUNDUR TENTARA DALAM MENGHADANG AKSI MASSA! Demonstran bukan kombatan. Kritik bukan ancaman militer. Jalan raya bukan medan perang. Konstitusi menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
109
12,066
178
17,285
151,361
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Ingat, semua ricuh ini diawali dengan asap bakaran. Shameless.
Woaw resmi di unggah si akun sosial media Kementrian haji dan umrah : Wamenhaj imbau jemaah umrah tidak menggunakan maskapai trasit di Singapura dan Malaysia
11
230
4
698
11,466
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
jangan biarin nasionalis goblok belokin narasi sampai bikin lupa bahwa petantang-petenteng pemerintah indo ini asalnya KEBAKARAN HUTAN. petantang-petenteng sampai bayarin bejibun buzzer ini *wujud kebijakan pemerintah indonesia merespons kebakaran hutan*
5
229
1
522
9,337
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Mundurnya sudah tepat, tapi seharusnya: 1. Tidak mengangkat anak; atau 2. Anaknya nolak waktu diangkat. Segitu sulitnya memahami benturan kepentingan?
1
10
42
1,139
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Arsil Sukur (praktisi/pengamat hukum) menyebut pemahaman terkait kerugian negara terlalu luas bak pukat harimau karena sering kali menjaring semua pihak tanpa memilah konteks tindakan, niat jahat (mens rea), maupun motif pelaku. Istilah "pukat harimau" atau pasal karet dalam konteks ini marak digunakan dalam perdebatan hukum di Indonesia untuk menggambarkan pengenaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Pasal 2 dan 3 jadi alat APH untuk mengkriminalisasi orang² tidak bersalah sesuai pesanan atau sesuai kepentingan. Kebijakan atau tindakan administrasi yang sebenarnya didasarkan pada risiko bisnis (terutama di lingkup BUMN/BUMD atau lembaga seperti Danantara/Danareksa) kerap dikategorikan sebagai korupsi begitu terjadi kerugian keuangan, meskipun tidak ada unsur suap atau niat memperkaya diri sendiri.
13
19
1,876
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Pengurus cabang Nahdlatul Ulama di daerah ramai-ramai mengembalikan uang suap ke KPK. Uang itu diduga berasal dari Nusron Wahid yang terseret kasus korupsi tanah. #TempoPlus tempo.co/hukum/peran-nusron-…
76
250
39
550
25,216
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Dan saya salah satu petugas haji di Embarkasi Surabaya sejak tahun 2018. Saya bisa membedakan dan menilai pelaksanaan haji terbaik memang tahun 2024, dan paling kacau tahun 2025 di mana saat itu Kakak ku yang jadi ketua pelaksana haji Jawa Timur.☺️
Yup. Pertama kali tagline ramah lansia
1
3
12
1,307
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
KEBIJAKAN MENTERI, KOK KESALAHAN OKNUM DIBEBANKAN KE GUS YAQUT? Sidang ke-21, 19–20 Oktober 2026, menghadirkan poin krusial: Khalid Basalamah menjadi sorotan dalam perkara kuota haji,sementara aliran dana kepada Gus Yaqut dibantah. Ingat,dugaan bukan bukti keterlibatan langsung!
6
20
1
25
2,075
Vincent Ricardo (柯仙森) retweeted
Sejak kemarin saya disodori berita dan narasi bahwa Ustaz Khalid adalah korban Ibnu Mas'ud. Hah, korban? Sebelumnya, Ustaz Khalid (menurut pengakuan) bisnis furoda dengan lokasi maktabnya 6-7km dari jamarat. Ketika memakai haji khusus, maktabnya 200-300 meter dari jamarat. Kemudian, PIHK memasang tarif US$20.000 hingga US$25.000 untuk Haji Khusus (menurut pengakuan di persidangan). Itupun harus antre 5-9 tahun, dan yang diusulkan tahun 2024 itu minimal T2 (dua tahun lagi berangkat. Sementara Ustaz Khalid sudah menerima pelunasan furoda sebesar US$34.000. Taruhlah dipotong fee percepatan US$4.500, maka masih mengantongi US$29.500 per jamaah. Di tahun 2024, belum tentu yang furoda itu mendapatkan visa. Namanya juga mujamalah, pasti untung-untungan. Tapi dengan haji khusus, 100% jamaah Ustaz Khalid bisa haji semua, dengan T0, persis seperti tawaran furoda ke jamaahnya. Ketika Gus Yaqut mengundang seluruh ASN rapat dan meminta mereka mengaku siapa yang bermain-main soal kuota, akhirnya fee percepatan itu dikembalikan ke PIHK yang diminta, semuanya, tanpa pengecualian. Dikembalikan ke jamaah Ustaz Khalid? Beliau mengatakan di persidangan: tidak dikembalikan. Ketika dihubungi KPK, barulah uang itu diserahkan dan disita KPK. Korban itu pihak yang menderita. Pertanyaan saya: di bagian mana Ustaz Khalid ini "menderita"? 😅
Replying to @Stakof
8000 USD itu kalau Furoda kan beli/bayar visa ke Saudi, kalau kuota bonus dari negara kan gratis
40
59
6
189
24,776